Hidup Sehat

Jangan Sepelekan Manfaat Buah Sukun untuk Kesehatan

Buah sukun merupakan salah satu buah yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya memiliki rasa yang unik, manfaat buah sukun juga ternyata baik untuk kesehatan.

buah sukun

Jika mendengar tentang buah sukun, apa yang terbayang dalam pikiran Anda? Buah yang memiliki tekstur kulit cukup berduri dan serupa dengan buah nangka, apakah seperti itu? Nangka dan sukun memang sebenarnya masih dalam satu keluarga Moraceae. Biasanya buah nangka diolah dengan cara digoreng atau dikukus. Namun, bagaimana cara mengolahnya, sehingga manfaat buah sukun dapat diperoleh secara maksimal? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Manfaat buah sukun untuk kesehatan yang tidak boleh disepelekan

  • Mengurangi risiko timbulnya penyakit jantung

Siapa sangka bahwa buah sukun ini ternyata memiliki banyak kandungan serat? Satu buah sukun mengandung serat harian sekitar 10,8 gram yang setara dengan 39% rekomendasi asupan harian untuk tubuh.

Serat memiliki peran penting dalam mengurangi kolesterol jahat pada tubuh. Diketahui bahwa adanya kolesterol jahat dalam tubuh, dapat menyumbat pembuluh darah, sehingga memicu timbulnya berbagai penyakit jantung, seperti hipertensi dan aterosklerosis. 

  • Sumber energi

Manfaat buah sukun lainnya, yaitu dapat dikonsumsi sebagai sumber asupan yang ramah. Maksudnya, yaitu buah sukun banyak mengandung karbohidrat, namun tidak mengandung gluten yang diyakini dapat berbahaya jika dikonsumsi oleh orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Dalam satu buah sukun kering, terdapat setidaknya sekitar 2,2-5,9% karbohidrat dengan kalori sebesar 227 kcal. Jenis karbohidrat yang ada dalam buah sukun diperbolehkan untuk dikonsumsi oleh individu yang mengalami penyakit Celiac. 

Biasanya, penderita Celiac tidak direkomendasikan untuk menghindari konsumsi karbohidrat gluten. Pasalnya, gluten diyakini memicu peradangan pada usus halus, sehingga menyebabkan gangguan pencernaan. 

Di samping itu, daging buah sukun memiliki kandungan pati sekitar 58% berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh Biosynthesis Nutrition Biomedical. Pati itu sendiri merupakan karbohidrat kompleks yang memiliki indeks glikemik rendah, sehingga aman untuk dikonsumsi tanpa menyebabkan gula darah meningkat secara tiba-tiba. Dengan demikian, sukun juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

  • Menangkal radikal bebas yang menyerang tubuh

Tahukah Anda mengenai radikal bebas? Radikal bebas ini unsur berbahaya yang dapat memicu timbulnya penyakit kronis, seperti hipertensi. Manfaat buah sukun dipercaya mampu menangkal radikal bebas yang menyerang tubuh. Hal ini didukung oleh hasil penelitian yang diterbitkan oleh Biotechnology and Applied Biochemistry, bahwa buah sukun memiliki antioksidan jenis flavonoid. 

Dari hasil penelitian tersebut juga diketahui bahwa kandungan antioksidan buah sukun lebih kuat jika dibanding dengan vitamin C dan E. Sumber antioksidan pada buah sukun tidak hanya ditemukan dalam dagingnya, namun juga ekstrak kulit buah sukun itu sendiri.

Cara mengolah buah sukun

Jika Anda menginginkan untuk memperoleh manfaat buah sukun secara maksimal, hal yang perlu Anda perhatikan adalah untuk tidak mengolah buah sukun dengan cara digoreng. Buah sukun dapat diolah dengan cara dikukus, dipanggang, direbus, atau diolah sebagai bubur.

Menggoreng buah sukun hanya akan menambah lemak trans dalam buahnya, sehingga memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh jika dikonsumsi. Jika Anda menggoreng buah sukun, justru cara mengolah tersebut bertentangan dengan segala manfaat buah sukun yang telah diinformasikan sebelumnya. 

Buah sukun juga dapat diolah dengan diekstraksi dan diambil patinya. Lalu, tepung ini dapat dijadikan bahan olahan makanan yang bersifat bebas gluten. Meski begitu, karena hanya pati buah sukun yang diambil, serat pada buah sukun pun akan turut hilang. Padahal, 39% sumber kandungan serat harian dalam buah sukun ini sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Penyakit

Apakah Cedera Ligamen Lutut Anterior Harus Dioperasi?

Cedera ligamen lutut anterior (ACL) adalah kondisi ligamen krusiat anterior (salah satu ligamen utama di lutut) mengalami robekan atau keseleo. Cedera ACL paling sering terjadi saat berolahraga yang melibatkan gerakan berhenti mendadak atau perubahan arah, lompatan, dan pendaratan, seperti sepak bola, bola basket, dan ski lereng.

Memahami anatomi lutut

Struktur tulang sendi lutut terdiri atas tulang paha, tibia, dan patela. Ligamen krusiat anterior adalah salah satu ligamen utama pada lutut untuk menghubungkan tulang paha ke tibia.

Lutut pada dasarnya adalah sendi yang berengsel dan disatukan oleh ligamen kolateral medial (MCL), kolateral lateral (LCL), krusiat anterior (ACL), dan krusiat posterior (PCL). ACL adalah salah satu ligamen lutut yang menghubungkan tulang paha (femur) ke tulang kering (tibia) dan memberikan stabilitas rotasi pada lutut.

Permukaan lutut yang menahan beban ditutupi oleh lapisan tulang rawan artikular. Di antara permukaan tulang rawan femur dan tibia, terdapat meniskus yang bertindak sebagai peredam kejut dan bekerja sama dengan tulang rawan untuk mengurangi tekanan antara tibia dan tulang paha.

Penyebab cedera ligamen lutut anterior

Ligamen adalah pita penghubung antar tulang yang sangat kuat. ACL adalah salah satu jenis ligamen yang sering kali mengalami cedera. Secara umum, cedera ligamen lutut anterior sering terjadi saat melakukan olahraga yang memberikan tekanan pada lutut, termasuk:

  • Gerakan tiba-tiba melambat dan mengubah arah (memotong).
  • Berputar dengan kaki tertanam kuat di tanah atau lantai.
  • Gerakan mendarat yang canggung dari lompatan.
  • Berhenti tiba-tiba.
  • Pukulan langsung ke lutut atau benturan, seperti tekel sepak bola.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa atlet wanita berisiko lebih tinggi mengalami cedera ligamen lutut anterior dibandingkan atlet pria pada cabang olahraga tertentu. Hal ini karena adanya perbedaan kekuatan otot, kondisi fisik, dan kontrol neuromuskuler. Adapun perkiraan lainnya adalah perbedaan terkait gender, termasuk pelvis dan penyelarasan ekstremitas bawah (tungkai), peningkatan kelemahan ligamen, dan efek hormon estrogen pada ligamen.

Gejala umum

Saat cedera ligamen lutut anterior terjadi, Anda mungkin akan mendengar suara letupan yang keras di lutut. Segera setelahnya, lutut Anda akan mengalami nyeri, bengkak, dan jadi tidak stabil. Beberapa jam kemudian, pembengkakan akan semakin membesar, Anda akan kehilangan rentang gerak, nyeri hebat pada sendi lutut, dan ketidaknyamanan saat berjalan.

Lalu, apakah pengobatannya harus dioperasi?

Sebelum memutuskan pengobatan yang akan diberikan, dokter akan melihat seberapa parah cedera ligamen lutut anterior yang dialami. Dokter Anda mungkin akan melakukan pemeriksaan dengan rontgen untuk mencari kemungkinan patah tulang. Selain itu, juga dilakukan pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) untuk mengevaluasi dan memeriksa cedera pada ligamen lutut lainnya, tulang rawan meniskus, atau tulang rawan artikular.

Beberapa pengobatan yang mungkin dapat dilakukan adalah:

  • Mengangkat kaki melebihi tinggi kepala.
  • Kompres lutut yang cedera dengan kantong es (dibungkus handuk).
  • Minum obat ibuprofen untuk mengurangi nyeri dan bengkak.

Pengobatan cedera ligamen lutut anterior tidak selalu dioperasi. Operasi hanya dilakukan apabila tingkat kerobekan ligamen lutut akibat cedera cukup serius, misalnya terjadi cedera gabungan dengan bagian lutut yang lain. Namun, pada pasien tertentu, mungkin keputusan untuk menunda operasi adalah hal yang harus dilakukan, misalnya pada seorang atlet tertentu, anak-anak kecil, dan remaja.

Sebagian besar penderita cedera ligamen lutut anterior berisiko tinggi mengalami kerusakan lutut sekunder. Oleh sebab itulah, Anda mungkin harus mempertimbangkan untuk dilakukan operasi. Dalam kasus cedera gabungan, perawatan bedah akan sangat diperlukan.  

Jika dokter tidak merekomendasikan Anda untuk operasi dan lutut tetap stabil, maka pengobatan mungkin melibatkan:

  • Menggunakan kruk untuk menahan beban di lutut.
  • Memakai penjepit untuk menopang dan menstabilkan lutut.
  • Menjalani terapi fisik untuk memperkuat otot-otot di kaki dan mengembalikan gerakan menjadi normal.

Catatan dari SehatQ

Terlepas dari apakah Anda menjalani operasi atau tidak, rehabilitasi tetap berperan penting untuk membantu memulihkan dan mengembalikan kekuatan dan gerakan lutut Anda. Selalu diskusikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan penanganan cedera ligamen lutut anterior yang tepat sesuai dengan tingkat keparahan, tujuan, dan kebutuhan khusus lainnya.

Hidup Sehat

Sebelum Melakukan Donor Jantung Anak, Ketahui Risiko-Risikonya!

Donor jantung merupakan tindakan mengganti jantung lama dengan jantung baru yang sehat. Tindakan ini dilakukan jika orang tua penerima donor dan pendonor sama-sama setuju. Donor jantung dikatakan berhasil apabila anak dapat hidup normal dan sehat setelah operasi. Akan tetapi sebelum melakukan donor, ada baiknya orang tau memahami risiko apa saja yang mungkin terjadi.

  • Penolakan jantung baru

Salah satu masalah yang paling sering ditemui dalam operasi donor jantung ialah penolakan tubuh terhadap jantung baru. Tubuh akan menganggap jantung baru sebagai benda asing layaknya tubuh mempertahakan diri dari kuman dan bakteri. Sistem imun akan menyerang keberadaan benda asing tersebut. Obat-obatan imunosupresan membantu mengontrol reaksi penolakan sehingga tubuh pada akhirnya dapat menerima jantung baru. Jika memang terjadi penolakan, maka akan terlihat reaksinya di minggu-minggu awal setelah operasi donor.

  • Infeksi

Berbagai pengobatan setelah operasi donor dilakukan agar tidak terjadi penolakan jantung baru, salah satunya obat anti-rejeksi. Akan tetapi, obat anti-rejeksi berpotensi menimbulkan efek samping seperti demam, sakit kepala, mual, kelelahan, dan iritasi. Jika anak mengalami reaksi-reaksi tersebut, segera hubungi dokter. Dokter akan memberikan obat tambahan untuk menaggulangi efek samping yang terjadi.  Obat anti-rejeksi juga dapat menyebabkan infeksi sehingga orang tua disarankan untuk menjauhkan anak dari orang yang sedang sakit.

  • Penggumpalan darah

Donor jantung anak memiliki risiko tinggi terhadap kejadian tromboembolisme vena akut yang terdiri dari trombosis vena dalam. Kondisi tersebut mengakibatkan penggumpalan darah di satu pembuluh darah atau lebih. Selain itu, trombosis vena dalam juga menyebabkan nyeri dan pembengkakan di bagian betis. Jika tidak ditangani dengan serius penggumpalan darah setelah operasi bisa mengakibatkan stroke dan serangan jantung.

  • Permasalahan paru-paru

Selain menyebabkan penggumpalan darah, kejadian tromboembolisme vena akut juga mengakibatkan gangguan embolisme pulmonari. Embolisme pulmonari merupakan kondisi saat gumpalan darah masuk ke dalam aliran darah kemudian menyumbat pembuluh darah di paru-paru. Jika tidak ditangani dengan segera embolisme pulmonari bisa menyebabkan kematian.

  • Jerawat dan penambahan berat badan

Obat imunosupresan mengakibatkan munculnya jerawat dan penambahan berat badan terutama bagi pasien remaja. Hal ini menyebabkan anak tidak ingin mengonsumsi imunosupresan lagi setelah selesai operasi donor jantung. Penolakan jantung baru pun dapat terjadi apabila pengobatan dihentikan. Peran orang  tua sangan penting untuk meyakinkan anak mengenai fungsi obat yang diminum serta berbagai risikonya.

Dukungan orang tua terhadap anak

Tindakan donor jantung memang tak mudah dihadapi oleh orang tua apalagi anak. Berikut ini merupakan cara agar anak tetap merasa nyaman dan sehat mental setelah melakukan operasi donor jantung:

  • Orang tua harus selalu ada saat anak ingin bercerita dan mengeluhkan kondisinya. Dengan demikian, orang tua akan mengetahui apabila ada efek samping yang timbul sehingga anak akan mendapatkan penanganan secepatnya
  • Jika anak dirasa membutuhkan dukungan lebih, orang tua bisa mendatangkan terapis atau konselor
  • Temukan kelompok yang mengalami kondisi serupa, terlebih apabila anak di usia remaja yang sedang aktif dalam lingkup sebaya mereka. Pengalaman orang lain mampu menjadi cara penghilang stres dan menumbuhkan rasa optimisme

Tindakan donor jantung anak tidak dipungkiri membuat orang tua khawatir. Orang tua juga membutuhkan dukungan mental dalam menghadapi kondisi anak. Ada baiknya, jika orang tua berkomunikasi dengan orang-orang yang memahami kondisi yang sama. Jika perlu, tanyakan kepada tim perawatan transplantasi mengenai kelompok keluarga lain yang mengalami kondisi tersebut agar mampu saling menguatkan. 

Kehamilan

CPD Panggul Sempit, Masalah Ketika Melahirkan

Cephalopelvic disproportion (CPD) adalah masalah medis yang dapat muncul saat melahirkan. Kondisi ini terjadi ketika bayi mengalami kesulitan untuk melewati jalan lahir. Bayi mungkin sangat besar atau dalam posisi persalinan yang sulit, atau panggul ibu mungkin terlalu sempit untuk bayi dapat lewat dengan selamat.

Sebenarnya CPD panggul sempit terjadi ketika ukuran kepala bayi dan panggul ibu tidak cocok, sehingga bayi sulit atau tidak mungkin dapat melewatinya. Hal ini sangat jarang terjadi. Namun, masalah lain, seperti posisi tubuh atau kepala bayi di dalam rahim, dapat menyebabkan persalinan berlangsung lambat atau berhenti berkembang. Komplikasi ini juga dapat menyebabkan persalinan terhambat dan terkadang dianggap CPD.

Kebanyakan wanita, termasuk ibu mungil, dapat dengan aman melahirkan bayi meskipun dokter yakin bayinya mungkin besar. Panggul fleksibel untuk menampung kelahiran, dan tulang di kepala bayi dirancang untuk berubah bentuk saat melahirkan. CPD biasanya didiagnosa selama persalinan ketika bayi tidak berkembang secara alami melalui proses kelahiran.

Dokter akan mencurigai Anda memiliki CPD panggul sempit jika:

  • Persalinan berlangsung lama atau berlangsung lebih lama dari yang diharapkan.
  • Kontraksi uterus tidak cukup kuat untuk membuat persalinan terus berjalan.
  • Penipisan dan pelebaran serviks terjadi secara perlahan atau tidak terjadi sama sekali.
  • Kepala bayi tidak menempel atau memasuki panggul.
  • Bayi tidak bergerak ke bawah melalui stasiun panggul.

Karena CPD biasanya tidak terdiagnosis sampai timbul masalah selama persalinan, hal ini sulit untuk dicegah. Namun, dokter Anda akan memeriksa Anda dan memantau bayi Anda selama kehamilan Anda. Jika dokter mencurigai bahwa CPD bisa menjadi masalah, karena panggul Anda sempit, dokter akan mendiskusikan pilihan dengan Anda.

Perawatan untuk CPD adalah melanjutkan persalinan atau melanjutkan ke operasi caesar. Tujuan pengobatan adalah agar persalinan aman, sehingga dokter akan memutuskan bagaimana menangani kondisi tersebut berdasarkan bagaimana persalinan Anda berlangsung.

Jika Anda memiliki panggul sempit dan pernah mengalami CPD pada persalinan sebelumnya, dokter akan lebih siap untuk membuat rencana persalinan dengan Anda untuk mencegah komplikasi pada persalinan berikutnya.

Menghadapi CPD selama persalinan jarang terjadi. Tapi, masih wajar jika Anda merasa sedikit cemas, apalagi jika Anda merasa memiliki panggul sempit atau kecil. Jika Anda khawatir, Anda dapat berbicara dengan dokter Anda tentang kekhawatiran Anda. 

Tips

Digunakan untuk Kesehatan, Ini Cara Kerja Stocking Varises

Bagi penderita varises, stocking varises menjadi salah satu upaya pengobatan yang dianjurkan secara medis. Varises merupakan kondisi ketika darah terkumpul di belakang katup kecil di pembuluh darah, menghambat proses aliran darah untuk kembali ke jantung.

Kondisi ini sering terjadi pada area kaki, saat darah harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk mencapai ke jantung. Darah yang terhambat akan menggumpal di area pergelangan kaki atau betis, menimbulkan bercak kebiruan di kulit Anda.

Cara kerja stocking varises

Stocking varises merupakan salah satu cara tradisional untuk mengobati penyakit varises. Metode ini sudah dilakukan sejak bertahun-tahun silam, saat teknologi pengobatan belum berkembang seperti sekarang ini.

Secara fisik, stocking varises tampaknya tidak jauh berbeda dengan stocking biasa. Akan tetapi, menurut penelitian, stocking biasa tidak terbukti mampu mengatasi gejala varises. Oleh sebab itu, penderita varises harus secara khusus mengenakan stocking yang didesain untuk mengobati gejala varises.

Perbedaan fungsi stocking ada pada tekanan yang diberikan. Stocking yang dikhususkan untuk pengobatan varises umumnya memiliki tekanan yang berbeda dengan stocking biasa, menekan hambatan pada pembuluh darah agar darah dapat kembali mengalir dengan normal.

Tekanan pada stocking akan menekan permukaan arteri dan vena, mendorong pembukaan katup vena agar darah dapat mengalir dengan baik kembali ke jantung. Setiap stocking memiliki kadar tekanan yang berbeda-beda, dan pemakaiannya pun disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Memilih stocking varises yang tepat

Ketika memilih stocking varises, Anda perlu terlebih dahulu mengetahui tingkat keparahan kondisi Anda. Karena itu, lakukan konsultasi dengan dokter dan ikuti anjuran dokter dalam memilh stocking.

Tersedia beberapa jenis stocking dengan ukuran dan tingkat tekanan yang berbeda-beda. Secara umum, ada tiga jenis stocking utama yang digunakan sebagai pengobatan varises, yaitu:

  • Pantyhose, stocking yang tergolong ringan, mampu mengatasi varises ringan. Stocking ini tidak terlalu ketat, sehingga tekanan yang diberikan pun tidak terlalu besar.
  • Kaus kaki dan stocking kompresi, terdiri atas berbagai jenis ukuran dan tekanan. Anda bisa mendapatkannya di apotek atau toko online. Stocking ini memberikan tekanan yang lebih besar dari pantyhose.
  • Stocking resep dokter, hanya dapat dibeli berdasarkan resep dari dokter. Stocking jenis ini memberikan tekanan yang paling besar namun tidak terlampau ketat, sehingga tidak akan mempengaruhi sirkulasi darah.

Selain berbeda dari segi ukuran dan tekanan, stocking yang digunakan untuk pengobatan varises juga terdiri atas pilihan panjang yang berbeda. Terdapat stocking yang panjangnya mencapai lutut, sementara stocking lainnya memiliki panjang sampai ke paha.

Biasanya, untuk kasus varises yang cukup parah, dokter akan merespkan stocking dengan panjang mencapai paha. Selain itu, stocking dengan panjang ini juga sering digunakan untuk pembekuan darah sebagai proses pemulihan setelah operasi.

Cara menggunakan stocking varises

Stocking varises sebaiknya dikenakan pada pagi hari sebelum bangkit dari tempat tidur. Hal ini membantu agar katup tetap berada di posisi yang tepat untuk mendukung sirkulasi darah sepanjang hari.

Setelah digunakan, stocking bisa dicuci menggunakan air hangat, lalu keringkan dengan sinar matahari. Umumnya, penderita varises akan diminta untuk mengganti stocking baru setelah pemakaian selama tiga atau enam bulan.

Setelah penggunaan stocking varises secara rutin, kondisi varises yang Anda derita akan berangsur-angsur membaik. Pastikan untuk tetap melakukan pemeriksaan secara rutin dengan dokter untuk mengetahui kondisi diri Anda.

Hidup Sehat

Penting! Ini 8 Manfaat Udara Bersih di Rumah

Menghirup udara bersih memiliki banyak manfaat baik bagi tubuh kita. Contoh sederhana dan mudah dideteksi mengenai manfaat udara bersih adalah Anda akan merasa segar ketika menghirupnya. Sementara itu, jika Anda menghirup udara kotor Anda akan merasa sesak, batuk–batuk, hingga tidak nyaman dalam bernapas.

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang sering menghirup udara bersih lebih memiliki tingkat harapan hidup yang lebih lama dibanding mereka yang menghirup udara kotor. Sebab, udara yang kita hirup akan langsung masuk ke dalam paru-paru dan disebarkan ke seluruh tubuh oleh aliran darah. Jika udara bersih yang selalu masuk ke tubuh kita, tubuh kita akan menerima dampak positif.

Penting kiranya untuk memastikan lingkungan kita dipenuhi dengan udara bersih. Unit lingkungan terkecil yang dapat kita upayakan adalah rumah. Rumah yang dipenuhi udara bersih akan membuat penghuninya nyaman dan tentu saja segudang manfaat lain. Apa saja? Berikut ulasannya: 

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh  

Udara yang bersih ternyata dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit, karena sel darah putih menjadi lebih sehat. Udara  bersih ini memasok sistem kekebalan dengan oksigen yang dibutuhkan untuk membunuh dan menghancurkan bakteri, virus, dan kuman.

  • Paru-paru menjadi bersih

Manfaat udara bersih di dalam rumah lainnya adalah membuat saluran udara di paru-paru bisa melebar dan meningkatkan aksi pembersihan paru-paru. Efeknya, paru-paru Anda menjadi lebih sehat.

  • Meningkatkan tekanan darah dan detak jantung

Kurang oksigen dapat menyebabkan darahmu tidak berjalan lancar dan itu memperburuk proses sirkulasi. Untuk mendapatkan darah yang bagus, kita juga harus memenuhi syarat-syarat bernapas dengan baik, salah satunya adalah kualitas udara.

4.     Membantu tidur lebih lelap

Rumah yang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Membatasi udara yang masuk ketika malam dan membiarkan udara segar pagi hari masuk adalah solusi utama masalah ini.

  • Meningkatkan kesehatan otak

Salah satu manfaat udara bersih yang cukup penting adalah mengoptimalkan fungsi otak. Dengan hanya menghirup udara bersih maka kualitas oksigen yang masuk ke otak juga akan berkualitas. Efeknya dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Ketika otak mendapatkan lebih banyak udara bersih, maka otak akan dapat berfungsi dan bekerja secara lebih efisien.

  • Menghilangkan stres

Bagi Anda yang memiliki potensi beban pikiran tinggi, seperti tugas sekolah atau tuntutan pekerjaan, stres merupakan efek samping paling populer. Sejak dahulu banyak orang percaya bahwa pergi ke suatu tempat yang berudara bersih dan segar bisa merilis stres yang Anda derita.

Namun, jika lingkungan rumah, sekolah, atau tempat kerja Anda memiliki kualitas udara yang baik, kondisi itu juga bisa menghindarkan Anda dari stres, meski tidak refreshing keluar.

  • Meningkatkan energi tubuh

Hanya dengan menghirup udara bersih, Anda bisa meningkatkan energi di dalam tubuh Anda sampai 90%. Hal ini sudah terbukti dan sudah banyak orang yang mencobanya sendiri dan merasakan manfaatnya. Maka dari itu Anda harus rajin–rajin membersihkan ruangan Anda dan membuka ventilasi agar udara yang kotor tergantikan dengan udara yang bersih.

Nah dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa ada banyak sekali manfaat udara bersih bagi tubuh kita. Walaupun saat ini Anda tinggal di perkotaan dan sedikit sulit untuk mendapatkan udara segar, rumah Anda harus memiliki udara yang bersih agar terhindar dari berbagai macam ancaman kesehatan. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah memastikan sirkulasi udara rumah Anda bekerja dengan cukup baik.

Uncategorized

Beda Masalah Kulit Beda Masker Wajah Juga, Lho!

Merawat wajah merupakan salah satu keharusan. Ibarat teras rumah, wajah merupakan bagian tubuh yang pertama tampak dan memberikan kesan pada orang lain. Apabila wajah Anda tidak terawat dan kurang sehat, tentu penampilan Anda menjadi kurang menarik, bukan? Nah, untuk merawat wajah, Anda dapat menggunakan masker alami yang dibuat sendiri di rumah. Keuntungan menggunakan masker alami ini adalah bebas dari zat kimia berbahaya serta murah. Jenis masker alami bisa disesuaikan tipe kulit wajah Anda. Berikut ini masker wajah alami yang sesuai untuk masing-masing tipe kulit wajah.

  1. Masker wajah alami untuk kulit kering

Kulit kering dapat diatasi dengan masker wajah alami berbahan pisang dan madu. Kandungan antioksidan dan vitamin E dalam buah pisang memiliki banyak manfaat bagi kulit wajah seperti melembapkan kulit, mempercepat regenerasi kulit wajah, serta menangkal radikal bebas. Pembuatannya cukup mudah. Anda hanya perlu mencampurkan dua sendok madu dengan satu buah pisang yang sudah dihancurkan. Setelah itu oleskan merata pada wajah dan diamkan 10 hingga 15 menit. Ketika membilas wajah, gunakan air hangat. 

  • Masker wajah alami untuk kulit berminyak

Bahan alami seperti yogurt dengan lemon dapat membantu mengatasi kulit berminyak. Kombinasi kedua bahan ini dapat dijadikan masker alami. Penggunaan masker ini secara teratur juga dapat mencegah timbulnya jerawat di wajah, lho. Untuk membuat masker ini, campurkan yogurt dengan lemon dan berikan sedikit madu. Pastikan Anda menggunakan yogurt tanpa rasa. Aduk rata semua bahan kemudian oleskan pada wajah. Diamkan selama 15 menit lalu bilas menggunakan air dingin.

  • Masker wajah alami untuk kulit kombinasi

Merawat kulit kombinasi memang cukup sulit sebab jika salah kulit bisa menjadi lebih kering atau lebih berminyak. Untuk membuat masker khusus kulit wajah dengan tipe kombinasi, Anda dapat menggunakan bahan alami berupa alpukat dengan minyak kelapa. Campuran kedua bahan alami ini cocok untuk Anda yang memiliki tipe kulit kombinasi. Cara membuatnya ialah dengan mencampurkan 1 sendok minyak kelapa ke dalam alpukat yang sudah dihancurkan. Aduk merata kemudian oleskan pada wajah dan diamkan selama 20 menit. Setelahnya bilas menggunakan air dingin.

  • Masker wajah alami untuk kulit berjerawat

Jerawat pada wajah semakin banyak dan mengganggu? Coba atasi menggunakan masker alami berbahan putih telur. Masker putih telur memiliki beberapa manfaat sekaligus seperti membantu menghilangkan jerawat pada wajah, mencerahkan kulit, membuat kulit lebih kencang, serta dapat membantu membasmi komedo. Protein dalam putih telur berperan dalam menutup sumber minyak dengan cara mengecillkan pori-pori kulit wajah. Untuk membuatnya, Anda hanya perlu mengocok putih telur hingga lembut, kemudian oleskan busa hasil kocokan putih telur tersebut pada wajah. Diamkan 10 menit kemudian bilas menggunakan air hangat.

  • Masker wajah alami untuk kulit kusam

Kulit Anda sering terlihat kusam? Jangan khawatiir! Cobalah atasi dengan menggunakan masker alami berbahan oatmeal setiap haris selama minimal 2 minggu. Oatmeal merupakan eksfoliator alami yang berguna menghilangkan tumpukan sel kulit mati di wajah. Campurkan dua sendok oatmeal dengan satu sendok baking soda ke dalam air secukupnya. Aduk rata kemudian oleskan pada wajah dan diamkan beberapa saat. Bilas menggunakan air hangat. Dalam beberapa minggu, wajah Anda akan nampak lebih cerah dan sehat.

Pembuatan masker wajah alami tergolong mudah serta tidak menyita banyak waktu Anda. Gunakan setiap hari secara teratur agar hasilnya maksimal. Untuk lebih amannya, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter. Nantinya, dokter akan memberi saran tentang jenis bahan alami apa saja yang sebaiknya digunakan sebagai masker untuk jenis kulit Anda. Selain itu, konsultasi dengan dokter dapat membuat Anda sadar lebih awal jika memiliki alergi terhadap bahan masker tertentu.

Kehamilan

7 Cara Efektif Atasi Stres pada Ibu Hamil

Stres adalah suatu kondisi yang sering kali dialami seseorang, termasuk ketika sedang hamil. Stres pada ibu hamil justru telah dianggap lebih berbahaya, karena sangat berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan janin yang dikandung. Penyebab stres pada ibu hamil pun bisa bermacam-macam, mulai dari masalah pribadi, keluarga, kondisi kesehatan, ekonomi, serta faktor lingkungan.

Fatalnya, jika ibu hamil tidak mengelola stresnya ini dengan baik, maka dapat memengaruhi kesehatan janin di dalam rahim. Bagaimana bisa ini terjadi? Apa yang sebaiknya bumil lakukan agar tidak stres selama hamil? Tenang, Anda akan menemukan jawabannya di sini.

Penyebab stres pada ibu hamil

Umumnya, penyebab stres pada ibu hamil yang sering dirasakan, meliputi:

  • Khawatir mengalami keguguran.
  • Takut terhadap proses persalinan atau melahirkan.
  • Mengalami berbagai keluhan selama hamil, seperti mual, kelelahan, perubahan mood, dan sering sakit punggung.
  • Masih bekerja saat hamil.
  • Memikirkan nanti apakah bisa atau tidak merawat bayi.
  • Takut kondisi finansial tidak mampu untuk membesarkan anak.

Penyebab stres pada ibu hamil yang paling serius memengaruhi kesehatan ibu dan janin, termasuk:

  • Mengalami duka cita yang mendalam, seperti kematian orang terdekat, perceraian, atau kehilangan pekerjaan atau rumah.
  • Hamil dalam kondisi sulit, seperti terlilit hutang, punya gangguan kesehatan, mengalami pelecehan, atau depresi yang dimulai sebelum hamil.
  • Terjadi suatu bencana, seperti angin topan, gempa bumi, atau sejenisnya.
  • Berada dalam lingkungan yang rasisme atau kelompok minoritas, sehingga sulit menjalani aktivitas sosial sehari-hari.
  • Punya trauma masa lalu, seperti riwayat keguguran, melahirkan prematur, atau berat badan bayi lahir rendah (BBLR).

Bahaya stres pada ibu hamil dan janin.

Sebenarnya, stres adalah bagian dari kehidupan seseorang dan ini normal terjadi. Bahkan, adanya rasa khawatir akan masa depan bayi yang dikandung merupakan tanda bahwa Anda ingin menjadi orang tua yang terbaik untuk si Kecil.

Hanya saja, stres yang berlebihan selama hamil, tidak dikelola dengan baik, atau berlarut hingga waktu yang lama, itulah yang berbahaya. Saat Anda stres, tubuh akan berada di dalam kondisi ‘fight or run’. Akibatnya, terjadilah ledakan sekresi hormon kortisol dan hormon stres lainnya. Peningkatan hormon ini akan membuat detak jantung Anda semakin cepat dan memicu komplikasi kehamilan, seperti kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah (BBLR), atau keguguran.

Suatu studi yang diterbitkan oleh jurnal Obstetric Medicine menjelaskan bahwa ibu hamil yang mengalami stres lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit selama kehamilan. Ini disebabkan adanya efek perlawanan dari sistem kekebalan tubuh sebagai respon stres pada ibu hamil.  Selain itu, stres juga akan memengaruhi pola perilaku ibu selama hamil, seperti nafsu makan menurun, malas bergerak, dan susah tidur.

Tips mencegah dan mengatasi stres pada ibu hamil

Anda bisa melakukan beberapa tips di bawah ini untuk membantu mencegah dan mengurangi stres yang berlebihan saat hamil.

  1. Tetap sehat dan bugar dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, istirahat cukup, dan rajin berolahraga, seperti berenang, yoga prenatal, atau meditasi.
  2. Mengikuti kelas kehamilan atau persalinan untuk mempersiapkan diri, agar tidak cemas dan panik berlebihan jelang lahiran tiba.
  3. Jika Anda adalah seorang pekerja, selesaikan pekerjaan dengan baik sebelum Anda mengambil cuti hamil dan melahirkan.
  4. Cerita kepada pasangan setiap keluhan yang Anda miliki, agar tidak menjadi beban dan pikiran Anda sendiri nantinya.
  5. Tidak memaksakan diri melakukan aktivitas yang dirasa berat. Bila memungkinkan, Anda dapat meminta bantuan oranag tua atau kerabat untuk membantu Anda selama di rumah.
  6. Sesekali, lakukan aktivitas yang membuat Anda senang dan bisa menghilangkan stres, seperti mendengarkan musik, berbelanja, pergi ke salon, dan sejenisnya.
  7. Tidak langsung percaya dengan mitos-mitos tentang kehamilan yang ada. Jika mengalami keluhan tertentu, segera konsultasikan dengan bidan atau dokter kandungan.

Stres pada ibu hamil tentu tidak bisa disepelekan. Jika cara di atas tidak dapat mengatasi stres yang Anda alami, maka pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter psikiater untuk menemukan solusi terbaik. Ini bertujuan agar stres tidak membawa dampak buruk untuk kesehatan Anda dan janin di dalam kandungan.

Tips

Obat Tekanan Darah Tinggi, Perbedaan Captopril dan Amlodipine

Tekanan darah atau juga disebut juga dengan hipertensi, jika dibiarkan justru berisiko menyebabkan komplikasi hipertensi, bisa seperti serangan jantung atau stroke. Selain menerapkan gaya hidup sehat, seorang penderita tekanan darah sangat dimungkinkan mengonsumsi obat tekanan darah untuk mengurangi atau menurunkan tekanan darah yang muncul.

Dari sekia banyak obat yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah, captoril dan amlodipine terbilang paling populer. Tak jarang, keduanya kerap kali digunakan untuk mengatasi tekanan darah yang diderita seseorang. Meskipun fungsinya sama, kedua obat ini memiliki perbedaan yang perlu diketahui para penggunannya.

Beda Captopril dan Amlodipine

Captopril

Perbedaan yang paling jelas dari captopril dan amlodipine adalah golongan obatnya, berbeda golongan obat berarti juga beda cara kerjanya. Captopril merupakan jenis obat yang masuk ke dalam golongan ACE Inhibitor. ACE merupakan singkatan dari angioestin converting enzyme, angioestin adalah zat kimia dalam tubuh yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Kondisi ini bisa terjadi terutama pada ginjal, namun komponen tersebut sebenarnya bisa ditemukan di semua bagian tubuh. Penyempitan pembuluh darah akan menyebabkan terjadinya peningkatan atau kenaikan tekanan darah. Sementara, ACE Inhibitor adalah obat yang mencegah produksi angiostensin di tubuh.

Sehingga pembuluh darah dapat kembali rileks dan melebar, mekanisme inilah yang akan membuat tekanan darah turun. Catopril termasuk jenis obat resep, tidak sembarang orang bisa mendapatkan obat ini secara bebas di apotek. Selain itu, obat ini juga tidak aman dikonsumsi oleh ibu hamil, karena berisiko menimbulkan cacat hingga kematian pada janin.

Obat tekanan darah ini juga tidak boleh dikonsumsi pada ibu menyusui, dikarenakan kandungan dari obat tersebut bisa tercampur pada air susu dan terminum oleh bayi. Selain digunakan untuk menurunkan darah tinggi,captopril juga difungsikan untuk mengatasi gagal jantung kongestif, penyakit ginjal karena diabetes, hingga untuk mempercepat pemulihan setelah terjadi serangan jantung.

Amlodipine

Amlopidine merupakan obat penurun tekanan darah yang masuk golongan calcium blocker (CCB), cara kerja obat ini adalah dengan mncegah masuknya kalsium ke sel otot polos yang terdapat di jantung dan pembuluh darah. Jika ada kalsium yang masuk, pembuluh darah dan jantung akan bereaksi dengan cara berkontraksi lebih kuat serta kencang.

Kondisi itu meningkatkan tekanan darah naik, namun dengan mencegah kalsium masuk maka kenaikan tekanan darah tidak akan terjadi. Jika kalsium sudah terlanjur masuk dan menyebabkan kontraksi dalam pembuluh darah dan jantung. Obat CCB bisa membantu pembuluh darah untuk lebih rileks dan terbuka.

Sehingga detak jantung dan tekanan darah akan menurun, obat ini berbeda dengan captopril, almodipine bisa dikonsumsi oleh anak-anak yang sudah berusia di atas enam tahun. Meskipun hingga saat ini, belum diketahui efek yang ditimbulkan apabila obat ini dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui.

Sangat direkomendasikan bagi para penderita tekanan darah tinggi untuk selalu melakukan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Obat tekanan darah tinggi ini juga dapat digunakan untk mengatasi kondisi nyeri dada atau angina, hingga gangguan yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner.

Setelah mengetahui lebih jauh mengenai perbedaan captopril dan amlodipine, diharapkan penderita tekanan darah tinggi tidak lagi sembarangan menggunakan obat tersebut. Sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika setelah mengonsumsi kedua obat tersebut tidak merasakan efek yang diinginkan.

Penyakit

Hati-Hati! Ini Bahaya Tetrodotoksin Pada Ikan Buntal

Jika Anda pecinta sushi, Anda pasti tidak asing dengan ikan buntal. Jenis ikan yang satu ini banyak digunakan sebagai bahan dasar sushi, khususnya di Jepang. Akan tetapi, bila sang pembuat sushi tidak pandai, racun tetrodotoksin pada ikan buntal dapat membahayakan kesehatan.

Menurut penelitian, tetrodotoksin merupakan salah satu racun alami paling berbahaya. Kasus keracunan ikan buntal paling tinggi terjadi di Jepang. Akan tetapi, kondisi keracunan ini sebenarnya cukup jarang terjadi secara umum.

Apa yang terjadi bila keracunan tetrodotoksin?

Ikan buntal dianggap sebagai salah satu hidangan populer tidak hanya di Jepang, tetapi juga di beberapa negara Asia lainnya. Umumnya, warga Asia tahu bahaya dari racun ikan buntal, namun menaruh kepercayaan pada koki untuk menghilangkan racun tersebut agar ikan buntal menjadi santapan yang aman.

Meski begitu, keracunan masih mungkin terjadi, khususnya bila sang koki tidak ahli dalam mengangkat racun. Apabila hal ini terjadi, Anda mungkin akan mengalami beberapa gejala, seperti:

  • Mati rasa di area bibir dan lidah hingga sulit bicara
  • Sakit kepala
  • Sakit perut, mual-mual, muntah, dan diare
  • Tubuh terasa ringan dan mengambang
  • Mati rasa pada bagian-bagian wajah
  • Gangguan pernapasan
  • Otot melemah dan sulit berjalan
  • Kejang-kejang
  • Gangguan mental

Umumnya, gejala keracunan muncul dalam waktu kurang lebih 10-45 menit setelah racun ikan buntal dikonsumsi. Mati rasa pada area mulut dan lidah merupakan gejala yang paling utama muncul.

Kejang-kejang dan kehilangan kesadaran merupakan gejala yang timbul apabila kondisi sudah sangat memburuk. Bahkan, bila tidak segera diatasi, Anda bisa mengalami gejala kesulitan bernapas dan berdampak pada kematian.

Penanganan pasien keracunan tetrodotoksin

Sebenarnya, belum ada penelitian yang bisa menemukan obat khusus untuk mengatasi keracunan ikan buntal. Dokter tidak bisa mengobati atau menghilangkan racun tersebut secara keseluruhan dari tubuh menggunakan obat.

Akan tetapi, penanganan pasien keracunan tetrodotoksin difokuskan untuk mempertahankan nyawa sang pasien. Dokter akan mengupayakan agar pasien tetap bernapas dan mencoba mengeluarkan racun melalui muntahan atau buang air kecil.

Muntah biasanya dijadikan langkah pertama untuk menangani pasien yang mengalami keracunan ikan buntal. Apabila tiga jam telah berlalu sejak pasien mengonsumsi ikan buntal, dokter harus berusaha agar pasien bisa muntah sebagai jalan keluar bagi racun.

Secara khusus, hal ini harus dilakukan apabila pasien masih tersadar hingga tiga jam setelah racun masuk ke dalam tubuh.

Jika muntah terus terjadi tanpa henti, cobalah membaringkan pasien dengan posisi menyamping. Hal ini diharapkan dapat membantu meringankan gejala muntah-muntah yang dialami.

Apabila racun sudah menyebar dan kondisi semakin memburuk, pasien mungkin akan mengalami kejang-kejang dan kelumpuhan. Hal ini dapat berdampak pada kemampuan sang pasien untuk bernapas.

Oleh sebab itu, pasien harus segera dibawa ke unit gawat darurat terdekat. Di sana, para tenaga medis akan mengupayakan agar pasien bisa tetap bernapas.

Sebaiknya, segera bawa pasien yang terkena racun tetrodotoksin ke rumah sakit terdekat. Bila Anda merasakan gejala awal seperti mati rasa pada area mulut, segera mencari pertolongan pertama ke dokter. Jangan tunggu sampai gejala semakin memburuk bahkan hingga mengancam jiwa.

Sebagai upaya pencegahan, Anda mungkin bisa menghindari konsumsi ikan buntal. Tidak seluruh juru masak memiliki keahlian yang sama dalam menghilangkan racun tetrodotoksin dari ikan buntal saat akan dikonsumsi.