Hidup Sehat

10 Tips Menurunkan Berat Badan Secara Permanen Setelah Melahirkan dengan Aman

10 Tips Menurunkan Berat Badan Secara Permanen

Ketika hamil, berat badan ibu cenderung naik secara drastis yang disebabkan oleh berat bayi. Ibu hamil juga sering merasa lapar sehingga membuat ibu makan dengan porsi dua kali lebih banyak, memicu kenaikan berat badan yang tidak sehat. 

Kegiatan menyusui memang bisa membantu menurunkan berat badan setelah melahirkan. Namun, ibu juga membutuhkan sekitar 500 kalori tambahan, sehingga ibu tidak bisa mengandalkan kegiatan tersebut untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

Menjalani diet tertentu selama kehamilan juga bisa berisiko. Berikut ini 10 tips menurunkan berat badan secara permanen yang aman bagi ibu menyusui. 

  1. Membatasi jumlah karbohidrat

Membatasi jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi dapat membantu menurunkan berat badan dengan cepat. Hindari karbohidrat olahan, seperti kue, roti putih, serta spageti dan pasta karena makanan tersebut dapat membuat berat Anda semakin bertambah.

Ibu menyusui membutuhkan kalori sekitar 1.800-2.500 kalori harian. Saat Anda membatasi jumlah karbohidrat, pastikan jumlah kalori yang dibutuhkan mencukupi.

  1. Perbanyak protein, buah, dan sayur

Lengkapi menu makan Anda dengan buah, sayur, dan protein tanpa lemak. Porsi buah dan sayur harus lebih besar dari asupan kalori Anda. Misalnya, Anda bisa membuat smoothies buah dan sayuran atau menjadikannya salad sebagai camilan disaat Anda lapar.

Menambahkan susu kedelai ke dalam smoothies melengkapi camilan sehat Anda. Untuk mendapat manfaat maksimal dari protein, sertakan sepotong daging tanpa lemak atau kacang-kacangan dalam menu makan siang dan malam Anda.

  1. Berolahraga secara teratur

6-8 minggu pasca melahirkan, Anda akan diperbolehkan untuk berolahraga. Ibu dianjurkan melakukan olahraga ringan hingga sedang, seperti yoga, berjalan santai, atau kardio.

Jalankan program olahraga secara perlahan, mulai dari 20-30 menit perhari dan 150 menit per minggu untuk latihan sedang. 

  1. Tetap terhidrasi

Penting bagi ibu menyusui untuk terhidrasi. Meminum air 8-12 gelas setiap hari membantu melepaskan berat air sekaligus membuat Anda kenyang lebih lama, menyebabkan penurunan berat badan.

  1. Jangan melewatkan makan

Jangan sekali-kali melewatkan jadwal makan meskipun Anda sedang menyusui dan dalam program penurunan berat badan. 

Melewatkan makan dapat memperlambat metabolisme yang bisa mempengaruhi kecepatan penurunan berat badan. Ini juga membuat Anda tidak berenergi dalam beraktivitas dan merawat bayi. 

Jika Anda tidak sempat makan, makanan camilan sehat sepanjang hari, seperti sepotong buah atau salad untuk mengganti kalori yang hilang.

  1. Makan lebih sering

Berlawanan dengan kepercayaan umum yang membatasi waktu makan, makan lebih sering adalah salah satu tips menurunkan berat badan secara permanen pada ibu menyusui. 

Usahakan untuk mendapatkan 3 kali makan dan dua camilan sehat per hari. Jika Anda tetap merasa lapar, Anda bisa menambah jumlah camilan sehat Anda.

  1. Gunakan waktu istirahat secara maksimal

Bagi ibu menyusui, sulit untuk menemukan waktu tidur yang pas. Di tengah malam mereka terkadang terbagun demi menyusui si buah hati. 

Tidur sangat penting untuk mempercepat pemulihan pasca persalinan, dan membantu menurunkan berat badan lebih cepat. Jika Anda terjaga sepanjang malam, tidurlah di siang hari saat bayi tidur siang.

  1. Sering menyusui

Menyusui membakar kalori. Semakin sering Anda memberi ASI, kalori yang terbakar sepanjang hari semakin banyak. Mengatur pola makan, berolahraga, dan menyusui adalah kombinasi yang bagus untuk dipraktekkan.

  1. Jangan terburu-buru

Mungkin Anda tidak percaya diri dengan ukuran tubuh setelah melahirkan. Namun jangan sampai terjebak dengan tren diet cepat demi berat badan ideal. Saat Anda menurunkan berat badan terlalu cepat, suplai ASI menurun. 

  1. Berkonsultasi dengan ahli gizi

Berkonsultasilah dengan ahli gizi untuk menyusun rencana penurunan berat badan yang aman.

Itulah 10 tips menurunkan berat badan secara permanen bagi ibu setelah melahirkan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. 

Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.