obat

5 Cara untuk Memenuhi Kebutuhan Zat Besi Anak, Bisa dengan Suplemen Ferlin Drops

Zat besi memiliki peran yang penting dalam tumbuh kembang anak. Senyawa ini akan meningkatkan kadar hemoglobin ke sel, jaringan, dan organ yang rusak, sehingga proses penyembuhan lebih cepat. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencukupi kebutuhan zat besi dalam tubuh anak. Bisa dengan memberikan asupan makanan tinggi zat besi hingga memberikan suplemen multivitamin seperti Ferlin Drops

Ternyata kekurangan zat besi pada anak juga bisa mempengaruhi kecerdasan, perilaku, dan kemampuan motorik anak. Anak yang sejak kecil mengalami kekurangan zat besi akan terlihat hingga dewasa nanti.

Cara Memenuhi Kebutuhan Zat Besi Anak

Ada banyak sumber zat besi untuk anak, mulai dari ASI, MPASI, hingga suplemen multivitamin. Berikut beberapa cara untuk memenuhi kebutuhan zat besi anak:

  1. Konsumsi makanan kaya zat besi

Pastikan makanan yang dikonsumsi anak seperti MPASI pada bayi atau makanan lain yg dimakan balita mengandung tinggi zat besi. Makanan yang kaya zat besi berupa bayam, hati sapi, hati ayam, brokoli, hingga daging sapi cincang.

  1. Memperbanyak asupan makanan yang mengandung vitamin C

Makanan yang mengandung vitamin C bisa meningkatkan penyerapan zat besi dari serelia dan sayuran hingga 2 kali lipat hingga tubuh akan menyerap zat besi melalui saluran pencernaan. Oleh karena itu, Anda perlu memasak makanan yang mengandung tinggi zat besi dan vitamin C untuk anak. Makanan yang tinggi vitamin C adalah jeruk, stroberi, brokoli, paprika, hingga kiwi.

  1. Menghindari pemberian susu dan teh di waktu makan

Kandungan kalsium yang tinggi yang terkandung dalam susu bisa menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Hal ini karena kalsium akan berkompetisi dengan penyerapan zat besi.

Selain susu, teh juga bisa menghambat penyerapan zat besi. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari masing-masing minuman, sebaiknya susu dan teh diminum di waktu berbeda dari waktu makan.

  1. MPASI yang difortifikasi

Salah satu upaya untuk memastikan kecukupan zat besi adalah dengan mengonsumsi makanan yang sudah difortifikasi. Makanan yang difortifikasi adalah makanan yang sudah diperkaya dengan berbagai macam zat gizi secara alamiah tidak terkandung di dalamnya. 

Bayi membutuhkan konsumsi hati ayam 85 gram sehari atau setara dengan 3 potong, atau membutuhkan daging sapi 385 gram untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian yakni 11 mg. Jumlah ini sebenarnya sangat banyak bagi bayi yang baru berusia 6-12 bulan. Solusinya adalah dengan memberikan MPASI yang difortifikasi atau diperkaya dengan zat besi. Dengan demikian, zat besi yang dibutuhkan bayi bisa terpenuhi.

  1. Memberikan asupan suplemen zat besi

Selain memberikan makanan yang tinggi zat besi, Anda juga bisa memberikan suplemen zat besi untuk memenuhi kebutuhan zat besi anak. Salah satu suplemen zat besi yang aman dikonsumsi anak adalah Ferlin Drops. 

Suplemen Ferlin Drops ini akan membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan zat besi untuk proses tumbuh kembang anak. Suplemen ini aman dikonsumsi oleh bayi yang berusia kurang dari 1 tahun, tentu dengan dosis yang dianjurkan. 

Sesuai namanya, produk ini disediakan dalam kemasan drops sehingga mempermudah penggunaan pada anak. Ferlin drops ini mengandung zat besi, vitamin B1, asam folat, vitamin B6, serta vitamin B12. 

Asam folat dan zat besi berguna dalam pembentukan sel darah merah. Asam folat dan vitamin B12 akan bersama-sama membentuk DNA. Vitamin B1, B6, dan vitamin B12 termasuk vitamin neurotropik yang akan menjaga kesehatan fungsi saraf. 

Bayi berusia kurang dari 6 bulan bisa konsumsi Ferlin Drops sesuai dengan petunjuk dokter. Sedangkan anak berusia 6-12 bulan bisa minum 1,2 ml yang dikonsumsi 1-2 kali sehari. Sedangkan anak berusia 1-2 tahun bisa mengonsumsi 1,6 ml sebanyak 1-2 kali sehari. 

Itulah beberapa cara untuk mencukupi kebutuhan zat besi anak. Jangan sampai anak mengalami kekurangan zat besi karena bisa membahayakan kesehatannya.