Penyakit

Bukan Nama Makanan, Ini Pengertian Penyakit Blue Waffle

Beberapa tahun lalu, istilah blue waffle sempat cukup ramai diperbincangkan. Meski mirip dengan nama makanan, istilah ini sebenarnya digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi penyakit menular seksual.

Akan tetapi, meskipun banyak orang mengira kondisi ini adalah salah satu penyakit menular seksual, blue waffle sebenarnya hanyalah penyakit fiktif. Kata “waffle” digunakan untuk melambangkan vagina, sedangkan “blue” mewakili salah satu gejala khayalannya.

Blue waffle merupaka penyakit menular seksual fiktif yang sempat populer

Apa itu blue waffle?

Berita mengenai blue waffle sudah mulai beredar sejak tahun 2010. Orang-orang mengatakan kondisi ini merupakan penyakit menular seksual yang ditandai dengan perubahan warna vagina menjadi biru.

Akan tetapi, hal itu sebenarnya hanya merupakan rupor belaka. Tidak ada bukti ilmiah yang bisa membenarkan hal ini.

Menurut hoaks yang beredar, gejala dari kondisi ini berupa perubahan warna vulva menjadi biru, serta dipenuhi dengan koreng atau lesi. Orang-orang bahkan sampai mengedarkan foto gejala tersebut di media sosial.

Namun, meskipun penyakit menular seksual sangat berbahaya, tidak ada di antaranya yang bisa menyebabkan vagina berubah warna menjadi biru. Foto yang beredar tentunya telah diedit oleh orang-orang yang menyebarkan berita bohong ini.

Jadi, ketika mendengar berita mengenai penyakit wafel biru ini, Anda tidak perlu mempercayainya. 

Gejala yang serupa dengan blue waffle

Pada dasarnya, hubungan seksual yang tidak dilakukan secara aman dan sehat memang berpotensi menyebabkan penyakit menular seksual. Sebagian besar kondisi ini cukup fatal, tidak bisa diobati dan bisa mengancam nyawa.

Vagina secara alami akan memproduksi pelumas. Terlalu banyak berhubungan seksual bisa menyebabkan vagina Anda menjadi kering karena memproduksi pelumas terus-menerus dengan terlalu berlebihan.

Selain itu, hubungan seksual yang kasar juga bisa menyebabkan pembengkakkan pada vagina, bahkan sampai merobek jaringan vagina Anda. Hal ini tentu berbahaya. 

Ketika terjadi robekan di jaringan vagina, Anda lebih rentang mengalami infeksi. Infeksi ini ditandai dengan gejala berupa: 

  • Vagina dan area di sekitarnya terasa gatal, perih, dan bengkak
  • Nyeri ketika berhubungan seksual
  • Keputihan yang tampak tidak biasa dan berbau
  • Sensasi terbakar ketika buang air kecil

Gejala-gejala di atas memang serupa dengan tanda-tanda yang dikatakan merupakan gejala dari blue waffle. Akan tetapi, kondisi ini disebabkan oleh infeksi dan tidak menyebabkan perubahan warna vagina menjadi biru. 

Penyakit menular seksual yang benar-benar terjadi

Anda sudah memahami sekarang bahwa ungkapan penyakit wafel biru hanyalah rekayasa dan merupakan berita bohong. Penyakit ini bukanlah penyakit menular seksual.

Penyakit menular seksual yang sebenarnya bisa menimbulkan gejala yang serupa dengan wafel biru. Gejala itu antara lain: 

  • Keluarnya cairan yang tidak biasa dari vagina
  • Vulva memerah dan membengkak
  • Gatal atau iritasi di sekitar vagina

Jika Anda merasakan gejala di atas, Anda mungkin menderita vaginitis, salah satu penyakit menular seksual yang bisa dialami oleh wanita. Vaginitis bisa terjadi karena infeksi.

Sebagian infeksi pada vagina ditularkan melalui hubungan seksual. Namun, ada juga infeksi yang terjadi karena efek alergi terhadap kandungan tertentu. 

Selain vaginitis, beberapa jenis penyakit menular seksual lainnya yang perlu diwaspadai adalah klamidia, gonore, dan trikomoniasis. Sebaiknya, selalu waspada dan berhati-hati saat melakukan hubungan seksual. Ketahui cara yang aman dan sehat agar tidak terkena infeksi. Jika Anda mengalami infeksi, Anda mungkin akan merasakan gejala yang serupa dengan blue waffle.