Uncategorized

Bukan Sekadar Ruam, Ini Gejala Mastocytosis

Apakah Anda pernah mendengar penyakit bernama mastocytosis? Ini merupakan kondisi ketika terjadi penumpukan salah satu jenis sel darah putih yang bernama sel mast di jaringan tubuh seseorang. Penumpukan sel mast ini bisa menghadirkan gejala yang membuat Anda tidak nyaman, bahkan bisa memicu komplikasi yang serius, seperti pengeroposan tulang, gangguan hati, sampai pada masalah kanker darah. 

Penumpukan jenis sel darah putih ini kebanyakan terjadi di bawah kulit sehingga mudah menghadirkan ruam-ruam berwarna merah ataupun cokelat pada kulit Anda. Namun mesti diingat, penumpukan sel mast juga bisa terjadi di berbagai organ lain, seperti hati, sumsum tulang belakang, sampai usus Anda. Di mana gejalanya bukan lagi sekadar ruam. 

Ya, gejala dari mastocytosis sangatlah beragam. Bahkan ketika penumpukan terjadi di bawah kulit Anda, bukan hanya ruam yang Anda alami. Berikut ini adalah berbagai gejala dari mastocytosis yang bisa muncul karena dipicu oleh berbagai sebab, mulai dari perubahan suhu sampai karena kecemasan berlebih. 

Rasa Gatal 

Ruam yang terjadi akibat penumpukan sel mast di bawah kulit tidak datang sendirian. Gejala tersebut kerap diikuti oleh rasa gatal yang mengelilingi ruam-ruam yang muncul di area kulit Anda. Kebanyakan orang tidak menyadari ini merupakan gejala mastocystosis karena berbagai macam penyakit kulit lainnnya ataupun alergi juga kerap menghadirkan gejala ruam dan rasa gatal. 

Bintik Merah

Bintik-bintik merah di sekujur kulit Anda tidak melulu mengarah pada penyakit demam berdarah. Kenyataannya, orang-orang dengan penyakit mastocystosis juga bisa mengalami gejala munculnya bintik-bintik merah di sekujur badan. Bahkan bukan hanya bintik banyak pula penderita mastocystosis yang mengalami bentol merah cukup besar di banyak bagian kulit. 

Kulit Melepuh 

Mastocytosis bisa membuat kulit penderitanya melepuh. Namun, gejala ini lebih jarang terjadi dan tidak semua penderita penyakit ini mengalaminya. Biasanya, gejala kulit melepuh lebih sering didapati pada anak-anak yang mengalami penumpukan sel mast di bawah kulit mereka. 

Hidung Tersumbat 

Ketika mengalami hidung tersumbat, kebanyakan orang akan langsung berpikir dirinya mengalami pilek ataupun flu. Padahal kenyataannya, beberapa penyakit lain juga menghadirkan gejala hidung tersumbat, salah satunya adalah mastocystosis. 

Perut Kembung 

Penumpukan sel mast di bagian usus bisa menimbulkan berbagai masalah pencernaan. Kebanyakan penderita mastocystosis yang mengalami penumpukan sel mast di usus akan mengalami kondisi perut kembung yang disertai rasa nyeri ataupun mulas. 

Diare 

Gejala mastocytosis lainnya yang mengarah ke masalah pencernaan adalah diare. Tidak jarang, penderita penyakit ini akan sering mengalami diare tanpa sebab dan sulit untuk sembuh tanpa intervensi medis. 

Tekanan Darah Rendah 

Kondisi mastocystosis juga bisa berpengaruh pada tekanan darah Anda. Kebanyakan penderita penyakit ini cenderung memiliki tekanan darah rendah atau hipotensi. Di mana seseorang disebut berada dalam kondisi hipotensi jika tekanan darahnya berada di bawah 90/60 mmHg. 

Anemia 

Selain berpengaruh pada tekanan darah, kondisi mastocystosis juga dapat berpengaruh pada produksi hemoglobin alias sel darah merah. Tidak jarang penderita mastocystosis yang memiliki gejala anemia yang cukup parah yang membuat kelelahan ekstrem sampai pada kondisi seperti akan pingsan. 

Jantung Berdebar 

Penumpukan sel mast bisa terjadi di mana saja, tidak terkecuali di organ jantung Anda. Jika penumpukan terjadi di sana, risiko mengalami jantung berdebar pun bisa Anda alami. Walaupun setelah diperiksa, tidak ada masalah terkait kesehatan jantung Anda. 

*** 

Jangan remehkan gejala-gejala mastocytosis. Pastikan gejala yang Anda alami ke dokter agar penanganan bisa segera diberikan untuk mencegah komplikasi terjadi.