obat

Cara Penggunaan Obat Demacolin Sirup pada Anak

Memasuki musim penghujan, Ayah dan Bunda mungkin akan mendengar suara batuk atau bersin-bersin pada anak-anak. Kedua gejala ini kerap kali dikaitkan dengan flu. Lebih dari 200 virus dapat menyebabkan flu, sehingga tidak ada obat yang benar-benar akan membunuh virus penyebab flu. 

Flu biasanya datang tiba-tiba, dengan gejala berupa demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan kelelahan. Untuk mengurangi gejalanya, Anda bisa memberikan obat bebas dengan kandungan paracetamol seperti Demacolin sirup. 

Deskripsi obat

Demacolin sirup merupakan obat yang bekerja sebagai analgesik dan antipiretik untuk meringankan gejala flu, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin. Setiap satu sendok takar (5 ml) sirup mengandung Parasetamol 120 mg, Pseudoefedrin HCl 7,5 mg, dan Klorfeniramin maleat 1 mg. 

Kombinasi ketiga bahan aktif tersebut juga dikatakan dapat membantu meringankan kondisi dan gejala berikut ini:

  • Alergi, termasuk yang disebabkan oleh serbuk bunga
  • Mata berair
  • Syok anafilatik
  • Rinitis
  • Urtikaria atau biduran

Cara pemakaian Demacolin pada anak

Demacolin sirup aman diberikan pada anak usia 2 tahun ke atas hingga usia 12 tahun dengan dosis sebagai berikut:

  • Anak usia 2-5 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali sehari, setiap setelah makan.
  • Anak usia 6-12 tahun: 2 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali sehari, setiap setelah makan.

Jika anak Anda melewati satu dosis, maka konsumsilah dosis yang tertinggal pada rentang waktu yang sama. Namun jika waktunya dekat dengan dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupa dan lanjutkan dosis seperti biasa. 

Misalnya, jika lupa minum obat di pagi hari maka segeralah minum obat jika masih termasuk dalam waktu pagi (antara jam 6-10 pagi). Namun jika sudah memasuki waktu siang, jangan konsumsi dosis ekstra dan lanjutkan minum sebagai dosis siang.  

Mengonsumsi dosis terlalu banyak bisa menyebabkan keracunan atau efek samping serius. 

Demacolin sirup bisa menyebabkan kantuk

Sebagian besar obat demam dan flu memiliki efek samping kantuk setelah dikonsumsi. Setelah meminum obat, anak disarankan untuk beristirahat untuk mempercepat pemulihan. 

Efek samping lain yang mungkin timbul antara lain:

  • Gangguan pencernaan, seperti mulas dan mual
  • Insomnia
  • Gelisah
  • Eksitasi
  • Tremor
  • Takikardia
  • Aritmia ventrikuler
  • Mulut kering
  • Palpitasi
  • Sulit buang air kecil
  • Kerusakan hati, jika dikonsumsi dalam dosis besar dan jangka panjang

Jika efek samping tidak kunjung membaik atau semakin parah, diskusikan dengan dokter dan tanyakan adakah alternatif obat flu lainnya. 

Tips agar anak cepat pulih dari pilek

Selain memberikan obat flu dan demam, Ayah dan Bunda bisa mengikuti tips berikut agar si kecil bisa kembali bermain dengan ceria:

  • Jaga anak agar tetap terhidrasi. Berikan dia lebih banyak cairan, seperti kaldu, jus buah segar, susu, dan terutama air putih. 
  • Jaga kelembaban udara. Udara yang terlalu kering bisa memicu dan memperparah pilek. 
  • Pastikan anak beristirahat. Istirahat sangat penting untuk pemulihan. Jangan berikan atau batasi penggunaan smartphone pada anak. 
  • Cek suhu tubuh. Perhatikan jika anak demam tinggi, dan bawa ke dokter jika demam tak kunjung turun setelah kompres dan pemberian obat. 

Catatan

Demacolin sirup adalah obat yang paling sering diresepkan untuk demam, flu, dan pilek. Demacolin tergolong obat berlabel warna biru (obat bebas terbatas), dimana meskipun bisa digunakan tanpa resep dokter disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.