Diet Keto

3 Hal yang Menjadi Pertanda Bahwa Diet Keto Sukses

Pada umumnya, pertanda keberhasilan diet itu berat badan turun. Tetapi, pada orang-orang yang menjalani diet ketogenik atau yang lebih populer disebut diet keto, tenda keberhasilan dietnya bisa bermacam-macam, dan terkesan unik dari diet lainnya. Diet keto adalah pola makan rendah karbohidrat tinggi lemak yang dapat menaikkan kadar keton di dalam darah. Keton sendiri adalah asam yang dibuat ketika tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi.

Di masa awal menjalani diet keto, Anda mungkin akan merasa lemas. Hal ini dikarenakan tubuh mengalami masa transisi dari biasanya membakar karbohidrat jadi membakar lemak untuk energi. Saat tubuh sudah mulai memasuki fase ketosis alias terbiasa menghasilkan keton, ia akan menunjukan gejala. Berikut beberapa tandanya:

  1. Bau mulut

Saat tubuh sudah mencapai ketosis, jangan heran jika mulut menjadi bau. Hal in merupakan efek samping yang lumrah terjadi karena meningkatnya kadar keton dalam tubuh salah satunya dengan ditandai pelepasan aseton lewat mulut.

  • Urine yang lebih pesing

Selain yang keluar dari mulut, aseton juga keluar dari tubuh melalui urin. Tanda yang akan muncul, pipis Anda akan berbau lebih pesing dari biasanya.

  • Meningkatkan konsentrasi dan energi

Setelah Anda merasa lemas selama beberapa hari, Anda akan kembali berenergi ketika sudah berada pada fase ketosis. Keton sendiri sudah terbukti bisa meningkatkan fungsi otak.

Selain ketiga pertanda di atas, gejala lain yang menandakan diet keto Anda sudah berhasil adalah:

  • Berat badan turun: seperti diet pada umumnya, diet keto juga efektif menurunkan berat badan
  • Nafsu makan berkurang: saat asupan protein dan sayur bertambah, Anda akan berangsur kehilangan selera untuk makan makanan lain
  • Meningkatkan kadar keton dalam darah: indikator ini hanya bisa diukur dengan alat khusus.

Walaupun demikian, perlu Anda catat bahwa terlalu tingginya kadar keton dapat menjadi racun bagi tubuh atau disebut juga ketosiadosis. Hal ini lah yang menyebabkan Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum dan selama menjalani diet keto, apalagi jika Anda menderita diabetes tipe 1.