Kehamilan

Tips Membeli Suplemen CDR untuk Ibu Hamil

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan manusia (khususnya ibu hamil) jika mereka ingin menjaga kesehatan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengkonsumsi suplemen. Suplemen digunakan untuk menjaga daya tahan tubuh sehingga manusia. Suplemen dapat mendukung aktivitas manusia sehari-hari. Jika Anda hamil, Anda bisa mengkonsumsi suplemen seperti CDR. Meskipun dapat mendukung kesehatan, CDR untuk ibu hamil perlu dibatasi.

Suplemen makanan mengandung vitamin, mineral, serta ekstrak buah dan tumbuhan alami

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Suplemen

Jika Anda ingin membeli suplemen untuk membantu menjaga kondisi kehamilan, Anda perlu perhatikan hal-hal di bawah:

  • Harga

Salah satu hal yang sebaiknya Anda perhatikan adalah harga suplemen. Jika harga yang ditawarkan terjangkau, Anda bisa membeli suplemen tersebut dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan. Jika harganya kurang terjangkau, Anda sebaiknya pertimbangkan lagi apakah Anda ingin menggunakan suplemen tersebut atau tidak, atau Anda bisa mencari pilihan lain.

Jika suplemen tersebut tersedia dengan harga promo (potongan harga), Anda sebaiknya cari tahu apakah promonya masih berlaku atau tidak.

  • Kualitas

Hal lain yang sebaiknya Anda perhatikan adalah kualitasnya. Jika kualitas produk tersebut baik, sebagian orang mungkin akan membeli produk yang sama di lain waktu. Jika Anda merasa bingung untuk memilih merek suplemen yang mana, Anda sebaiknya cari suplemen yang dapat memberikan lebih banyak manfaat bagi tubuh.

  • Pembelian

Jika Anda ingin membeli suplemen (baik di toko maupun secara online), Anda sebaiknya beli produk tersebut di toko-toko resmi atau ternama. Toko-toko tersebut memiliki izin operasi resmi dan dapat menjamin keaslian produk.

  • Izin edar

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah izin edar produk kesehatan. Jika produk kesehatan, termasuk suplemen, ingin dijual di Indonesia, produk-produk tersebut perlu diuji terlebih dahulu oleh pihak terkait seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Tujuannya untuk mengetahui apakah produknya aman untuk digunakan atau tidak.

  • Diskusi dan rekomendasi

Hal lain yang dapat membantu keputusan Anda dalam membeli suplemen bisa melalui diskusi dan rekomendasi. Jika Anda sudah bertanya kepada orang-orang yang Anda kenal (yang sering membeli produk tersebut) dan mayoritas memberikan tanggapan positif tentang produknya, Anda bisa membelinya.

  • Ketentuan

Anda juga perlu memperhatikan ketentuan produk kesehatan, khususnya suplemen. Tidak semua produk kesehatan memiliki aturan pakai yang sama. Sebelum Anda menggunakan produk tersebut, Anda sebaiknya baca aturan pakai yang tertera pada kemasannya.

Jika Anda tidak mengikuti aturan pakainya, Anda bisa mengalami efek samping. Untuk menghindari kemungkinan efek samping pada tubuh, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Berkonsultasi Dengan Dokter Melalui SehatQ

Jika Anda ingin bertanya tentang kehamilan, atau mengalami masalah pada tubuh, Anda bisa berkonsultasi secara online. Salah satu aplikasi yang menawarkan konsultasi dengan dokter adalah SehatQ.

Salah satu orang telah bertanya tentang CDR untuk ibu hamil. Salah satu dokter telah memberikan tanggapan bahwa ibu hamil perlu membatasi asupan vitamin dan mineral di dalam tubuh. Dokter tersebut juga menyatakan bahwa menjaga kesehatan selama masa kehamilan tidak cukup dengan mengkonsumsi suplemen, namun juga perlu menerapkan cara lain seperti mengkonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur.

Kesimpulan

CDR untuk ibu hamil bisa menjadi pilihan bagi ibu hamil yang ingin menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Sebelum Anda membeli suplemen tersebut, Anda sebaiknya perhatikan hal-hal yang disebutkan di atas supaya Anda bisa belanja dengan aman. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang kehamilan atau CDR, Anda bisa berkonsultasi dengan salah satu dokter melalui SehatQ.

Kehamilan

Cegah Kehamilan Dengan KB Alami, Efektifkah?

Dalam mencegah kehamilan, banyak hal yang bisa dilakukan oleh pasangan yang ingin menunda memiliki anak. Salah satunya adalah dengan menggunakan KB alami. KB alami sering digunakan untuk mengendalikan adanya kemungkinan hamil tanpa menggunakan alat kontrasepsi. 

KB alami dapat menjadi pilihan bagi pasangan yang enggan memakai alat kontrasepsi

Namun, seberapa efektifkah menggunakan KB alami dalam mencegah kehamilan? Apakah ada kemungkinan Anda tetap hamil atau tidak sama sekali? Yuk, simak penjelasannya berikut ini. 

Metode KB alami

KB alami atau keluarga berencana alami adalah salah satu bentuk pengendalian kelahiran atau kehamilan yang tidak menggunakan alat atau pil sama sekali, sehingga biasanya tidak menimbulkan efek samping sama sekali. 

Dengan metode ini, Anda harus mendeteksi kapan kesuburan Anda di mana kemungkinan besar Anda akan hamil. Jadi Anda dapat berhubungan seksual disaat waktu tidak subur Anda. 

Biasanya, ovarium melepaskan sel telur pada waktu yang hampir sama setiap bulannya, yang disebut ovulasi. Telur bergerak melalui saluran tuba menuju rahim. Telur yang tidak dibuahi bisa hidup 24 jam. Kesuburan terjadi sekitar 6 hari setiap bulan: 5 hari sebelum ovulasi dan hari ovulasi. KB alami menggunakan metode yang berbeda untuk menunjukkan hari-hari kesuburan tersebut. 

Jenis KB Alami

Anda dapat menggunakan KB alami untuk mengontrol kehamilan dengan beberapa cara, seperti:

  • Metode ritme atau kalender. Salah satu cara KB alami adalah berdasarkan kalender. Siklus menstruasi normal berlangsung antara 28 hingga 32 hari. Ovulasi biasanya terjadi sekitar hari ke-14. Jadi, hindari berhubungan seks tanpa kondom pada hari ke-8 hingga 19, karena saat itulah Anda paling subur. Tanyakan pada dokter Anda cara terbaik menggunakan metode ini. Pasalnya, metode ritme ini tidak berlaku untuk semua pasangan. Wanita dengan siklus menstruasi yang tidak teratur ini bukan metode terbaik untuk pengendalian kelahiran.
  • Metode ovulasi atau lendir serviks. Di sini, Anda dapat melacak lendir yang dihasilkan serviks Anda. Saat Anda berovulasi, lendir Anda akan bening, melar, dan basah, seperti putih telur mentah. Catat setiap hari tentang seperti apa lendir Anda, sehingga Anda tahu kapan Anda sedang berovulasi. 
  • Metode basal body temperature (BBT). Suhu tubuh Anda bisa naik antara 0,5 dan 1 derajat saat Anda berovulasi dan tetap di sana sampai periode berikutnya. Dengan metode ini, Anda mengukur suhu tubuh sebelum bangun dari tempat tidur setiap hari. Dengan metode ini, Anda mengukur suhu tubuh sebelum bangun dari tempat tidur setiap hari, sebelum makan atau minum. 
  • Metode simtotermal. Metode ini menggabungkan antara BBT dan lendir serviks. 

Namun, apakah KB alami efektif?

KB alami tidak seefektif metode pengendalian kelahiran dibandingkan metode lainnya. Menurut CDC, tingkat kegagalannya adalah 24%. Artinya sekitar 1 dari 4 orang yang menggunakan KB alami akan hamil. Anda perlu berhati-hati, rajin, dan memiliki banyak pengendalian diri untuk mempraktikkan keluarga berencana yang alami. Anda harus mengikuti instruksi sepenuhnya untuk sukses. 

Manfaat KB alami

  • Keluarga berencana alami tidak membutuhkan biaya sama sekali alias gratis
  • Tidak ada efek samping
  • Anda dapat berhenti kapan saja, dan hal ini tidak akan berdampak pada tubuh Anda

Risiko KB alami

KB alami berencana alami mengharuskan Anda untuk memantau tubuh Anda dan mengikuti jadwal. Ini mungkin bukan untuk Anda jika Anda mengalami menstruasi yang tidak teratur atau jika Anda sedang menyusui. 

Bicara dengan dokter atau ginekolog Anda jika Anda memiliki pertanyaan tentang metode KB alami. Selain itu, metode ritme atau kalender dan bentuk KB alami lainnya tidak melindungi Anda dari penyakit menular seksual. Kondom pria memberikan perlindungan terbaik dari penyakit tersebut.

Kehamilan

Virtual Baby Shower yang Menyenangkan di Tengah Pandemi Covid-19

Salah satu trend masyarakat urban yang cukup sering ditemui adalah baby shower. Baby shower merupakan pesta kecil dengan konsep modern yang dipersiapkan bagi calon ibu. 

Konsep baby shower pertama kali muncul pada tahun 1940 an dan berasal dari kebiasaan masyarakat Amerika. Bagian dari acara ini adalah seperti gender reveal, makan-makan, permainan yang menyenangkan, dan memberikan kado untuk bayi.

Pandemi Covid 19 membuat perayaan baby shower sedikit berubah. Covid 19 mengharuskan orang-orang untuk tidak berkumpul dan mempraktikkan social distancing. Namun, bukan berarti baby shower tidak dapat dilakukan sama sekali. 

Ide virtual baby shower hadir untuk menggantikan baby shower yang mengharuskan tamu berkumpul pada satu tempat. Keseruan dari virtual baby shower juga tidak kalah dengan baby shower secara langsung. Virtual baby shower dilakukan secara online dan menggunakan media penghubung seperti telepon genggam atau laptop.

Persiapan Mengadakan Virtual Baby Shower

Untuk mengadakan virtual baby shower, diperlukan beberapa persiapan agar acara tidak kalah seru dengan baby shower secara langsung. Lalu, apa saja persiapan yang perlu dilakukan?

  1. Memilih Tanggal dan Waktu

Langkah pertama yang harus disiapkan untuk virtual baby shower adalah memilih tanggal dan waktu. Anda dapat mengundang tamu di akhir pekan yang memungkinkan tamu juga dapat menikmati acara ini. 

Selain itu, beri batasan waktu pada acara agar tamu tidak merasa bosan dan dapat melakukan aktivitas pribadi lainnya.

  1. Menyusun Rundown Acara

Agar virtual baby shower menjadi acara yang menyenangkan dan tersusun, Anda dapat membuat rundown acara. Atur waktu setiap kegiatan agar semua kegiatan yang seru dapat dijalankan. Anda dapat memasukkan gender reveal party sebagai salah satu kegiatan dalam acara.

Rundown acara ini dapat disusun oleh calon ibu dan dibantu dengan kerabat terdekat. 

  1. Memilih Platform

Jika pada baby shower secara langsung Anda memilih tempat acara, maka pada virtual baby shower Anda dapat memilih platform acara diselenggarakan. Beberapa platform yang dapat Anda pilih adalah seperti Google Hangouts, Zoom, atau Skype. 

Jika Anda atau ada tamu undangan yang belum terbiasa menggunakan platform tersebut, Anda dapat mencoba hangout virtual terlebih dahulu untuk menghindari gangguan teknis saat virtual baby shower berlangsung.

  1. Memilih Tema dan Membuat Dekorasi

Pilih tema kesukaan Anda dan berikan sentuhan dekorasi sesuai dengan tema yang dipilih. Walaupun tidak meriah seperti acara baby shower secara langsung, Anda dapat menghias menggunakan balon pada ruangan Anda atau menggunakan latar belakang Zoom yang meriah dan sesuai tema.

Anda juga dapat meminta tamu untuk berdandan menggunakan warna yang sama atau mengikuti tema yang telah dibuat.

  1. Menyiapkan Games

Baby shower tanpa games rasanya seperti ada yang kurang. Bermain games secara online saat virtual baby shower juga tidak kalah menyenangkan dengan bermain games secara langsung. Beberapa referensi game yang dapat dimainkan adalah sebagai berikut:

  • Beri nama lagu: Putar beberapa chord lagu sesuai tema acara atau lagu anak, kemudian biarkan tamu menebak lagu yang didengar.
  • Permainan alfabet: Sebutkan alfabet secara acak, kemudian tiap tamu dapat menyebutkan kata yang berhubungan dengan bayi sesuai dengan alfabet yang diberikan.

Selain itu, ada beberapa jenis games yang disediakan oleh situs website atau aplikasi secara gratis dan dipadukan dengan platform acara. Contohnya adalah seperti, Google Form quiz, Jackbox Games, dan Kahoot.

  1. Makan Bersama Secara Virtual

Sebelum memulai acara, Anda dapat meminta tamu untuk menyiapkan makanan atau minuman terlebih dahulu. Anda juga dapat mengirimkan makanan dan minuman kerumah tiap tamu agar tamu tetap bisa merasakan hidangan yang siapkan. Makan dan minum jarak jauh dapat menjadi aspek pemersatu saat virtual baby shower berlangsung.

  1. Berikan Calon Ibu Semangat Virtual

Menjadi ibu, terutama pada kehamilan pertama adalah kehidupan baru yang akan dijalani oleh calon ibu. Terlebih dengan kondisi pandemi, kehamilan dapat menjadi lebih berat dibandingkan dengan kondisi normal. Tiap tamu undangan dapat memberikan semangat bagi calon ibu dan membuatnya merasa istimewa pada masa yang sulit ini. Calon ibu juga akan merasakan kehadiran teman dan keluarga meski terhalang jarak yang jauh.Virtual baby shower dapat menjadi acara yang lebih menyenangkan dibanding baby shower secara langsung karena Anda bisa mengundang tamu dari kota yang berbeda. Pengeluaran pada baby virtual baby shower juga lebih murah dari pada baby shower yang mengharuskan tamu hadir secara langsung sehingga membuat Anda dapat lebih berhemat.

Kehamilan

Penyebab Perut Terasa Kencang Pada Setiap Trimester

Kehamilan adalah perjalanan yang penuh lika liku. Di atas semua perasaan tentang hidup yang berubah selamanya, tubuh Anda menjadi aneh dan sakit. Salah satu gejala kehamilan yang tidak terduga adalah perut terasa kencang.  

Pengencangan perut terjadi karena beberapa alasan, meskipun penyebabnya berbeda di setiap trimester. Inilah yang terjadi dengan perasaan mual di setiap bab perjalanan kehamilan Anda. Pada trimester pertama, terdapat tiga alasan perut terasa kencang, antara lain:

  • Terjadi penggembungan

Gas dan sembelit sering terjadi pada awal kehamilan, yang bisa membuat perut Anda terasa keras dan kencang. 

  • Sakit 

Rahimmu tumbuh seperti kotoran.  Terkadang jaringan dan ligamen di sekitarnya merasakan ketegangan. Semua peregangan itu dapat menyebabkan sesak, kram, atau bahkan rasa sakit yang menusuk di sisi perut Anda.

  • Peringatan keguguran

Kondisi ini sangat jarang terjadi, perut terasa kencang pada trimester pertama bisa mengindikasikan keguguran. Keguguran juga memiliki tanda peringatan lain, jadi segera hubungi dokter Anda jika Anda kurang yakin.

Saat trimester kedua dan perut Anda lebih menonjol, Anda mungkin merasakan perut terasa kencang yang disebut nyeri ligamen bundar. Pada dasarnya, ligamen di sekitar rahim Anda terentang seperti karet gelang.

Meskipun terasa sangat mengganggu saat merasakan nyeri menusuk di sekitar perut Anda, nyeri ligamen bundar benar-benar normal. Kemungkinan besar Anda akan merasakannya saat berganti posisi. Kemungkinan lain Anda memiliki rahim yang mudah teriritasi.

Dan ada kontraksi yang mungkin mulai Anda perhatikan pada trimester kedua. Jangan khawatir Anda belum saatnya melahirkan. Kontraksi kecil ini disebut Braxton-Hicks, dan itu adalah latihan tubuh Anda untuk yang kontraksi yang sebenarnya.

Pada trimester ketiga Anda mulai sering mengalami Braxton-Hicks, dan ya, Anda mungkin dalam bahaya persalinan nyata. Perut terasa kencang selama trimester ketiga sangat umum terjadi, tetapi itu tidak berarti Anda harus mengabaikannya. Anda disarankan untuk mengatur waktu kontraksi dan mencatat perbedaan antara persalinan palsu.

Perut terasa kencang adalah kondisi yang normal, tetapi ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat perut Anda lebih baik. Jika perut kencang Anda tidak membaik, segera menghubungi dokter Anda jika Anda khawatir.

Kehamilan

CPD Panggul Sempit, Masalah Ketika Melahirkan

Cephalopelvic disproportion (CPD) adalah masalah medis yang dapat muncul saat melahirkan. Kondisi ini terjadi ketika bayi mengalami kesulitan untuk melewati jalan lahir. Bayi mungkin sangat besar atau dalam posisi persalinan yang sulit, atau panggul ibu mungkin terlalu sempit untuk bayi dapat lewat dengan selamat.

Sebenarnya CPD panggul sempit terjadi ketika ukuran kepala bayi dan panggul ibu tidak cocok, sehingga bayi sulit atau tidak mungkin dapat melewatinya. Hal ini sangat jarang terjadi. Namun, masalah lain, seperti posisi tubuh atau kepala bayi di dalam rahim, dapat menyebabkan persalinan berlangsung lambat atau berhenti berkembang. Komplikasi ini juga dapat menyebabkan persalinan terhambat dan terkadang dianggap CPD.

Kebanyakan wanita, termasuk ibu mungil, dapat dengan aman melahirkan bayi meskipun dokter yakin bayinya mungkin besar. Panggul fleksibel untuk menampung kelahiran, dan tulang di kepala bayi dirancang untuk berubah bentuk saat melahirkan. CPD biasanya didiagnosa selama persalinan ketika bayi tidak berkembang secara alami melalui proses kelahiran.

Dokter akan mencurigai Anda memiliki CPD panggul sempit jika:

  • Persalinan berlangsung lama atau berlangsung lebih lama dari yang diharapkan.
  • Kontraksi uterus tidak cukup kuat untuk membuat persalinan terus berjalan.
  • Penipisan dan pelebaran serviks terjadi secara perlahan atau tidak terjadi sama sekali.
  • Kepala bayi tidak menempel atau memasuki panggul.
  • Bayi tidak bergerak ke bawah melalui stasiun panggul.

Karena CPD biasanya tidak terdiagnosis sampai timbul masalah selama persalinan, hal ini sulit untuk dicegah. Namun, dokter Anda akan memeriksa Anda dan memantau bayi Anda selama kehamilan Anda. Jika dokter mencurigai bahwa CPD bisa menjadi masalah, karena panggul Anda sempit, dokter akan mendiskusikan pilihan dengan Anda.

Perawatan untuk CPD adalah melanjutkan persalinan atau melanjutkan ke operasi caesar. Tujuan pengobatan adalah agar persalinan aman, sehingga dokter akan memutuskan bagaimana menangani kondisi tersebut berdasarkan bagaimana persalinan Anda berlangsung.

Jika Anda memiliki panggul sempit dan pernah mengalami CPD pada persalinan sebelumnya, dokter akan lebih siap untuk membuat rencana persalinan dengan Anda untuk mencegah komplikasi pada persalinan berikutnya.

Menghadapi CPD selama persalinan jarang terjadi. Tapi, masih wajar jika Anda merasa sedikit cemas, apalagi jika Anda merasa memiliki panggul sempit atau kecil. Jika Anda khawatir, Anda dapat berbicara dengan dokter Anda tentang kekhawatiran Anda. 

Kehamilan

7 Cara Efektif Atasi Stres pada Ibu Hamil

Stres adalah suatu kondisi yang sering kali dialami seseorang, termasuk ketika sedang hamil. Stres pada ibu hamil justru telah dianggap lebih berbahaya, karena sangat berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan janin yang dikandung. Penyebab stres pada ibu hamil pun bisa bermacam-macam, mulai dari masalah pribadi, keluarga, kondisi kesehatan, ekonomi, serta faktor lingkungan.

Fatalnya, jika ibu hamil tidak mengelola stresnya ini dengan baik, maka dapat memengaruhi kesehatan janin di dalam rahim. Bagaimana bisa ini terjadi? Apa yang sebaiknya bumil lakukan agar tidak stres selama hamil? Tenang, Anda akan menemukan jawabannya di sini.

Penyebab stres pada ibu hamil

Umumnya, penyebab stres pada ibu hamil yang sering dirasakan, meliputi:

  • Khawatir mengalami keguguran.
  • Takut terhadap proses persalinan atau melahirkan.
  • Mengalami berbagai keluhan selama hamil, seperti mual, kelelahan, perubahan mood, dan sering sakit punggung.
  • Masih bekerja saat hamil.
  • Memikirkan nanti apakah bisa atau tidak merawat bayi.
  • Takut kondisi finansial tidak mampu untuk membesarkan anak.

Penyebab stres pada ibu hamil yang paling serius memengaruhi kesehatan ibu dan janin, termasuk:

  • Mengalami duka cita yang mendalam, seperti kematian orang terdekat, perceraian, atau kehilangan pekerjaan atau rumah.
  • Hamil dalam kondisi sulit, seperti terlilit hutang, punya gangguan kesehatan, mengalami pelecehan, atau depresi yang dimulai sebelum hamil.
  • Terjadi suatu bencana, seperti angin topan, gempa bumi, atau sejenisnya.
  • Berada dalam lingkungan yang rasisme atau kelompok minoritas, sehingga sulit menjalani aktivitas sosial sehari-hari.
  • Punya trauma masa lalu, seperti riwayat keguguran, melahirkan prematur, atau berat badan bayi lahir rendah (BBLR).

Bahaya stres pada ibu hamil dan janin.

Sebenarnya, stres adalah bagian dari kehidupan seseorang dan ini normal terjadi. Bahkan, adanya rasa khawatir akan masa depan bayi yang dikandung merupakan tanda bahwa Anda ingin menjadi orang tua yang terbaik untuk si Kecil.

Hanya saja, stres yang berlebihan selama hamil, tidak dikelola dengan baik, atau berlarut hingga waktu yang lama, itulah yang berbahaya. Saat Anda stres, tubuh akan berada di dalam kondisi ‘fight or run’. Akibatnya, terjadilah ledakan sekresi hormon kortisol dan hormon stres lainnya. Peningkatan hormon ini akan membuat detak jantung Anda semakin cepat dan memicu komplikasi kehamilan, seperti kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah (BBLR), atau keguguran.

Suatu studi yang diterbitkan oleh jurnal Obstetric Medicine menjelaskan bahwa ibu hamil yang mengalami stres lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit selama kehamilan. Ini disebabkan adanya efek perlawanan dari sistem kekebalan tubuh sebagai respon stres pada ibu hamil.  Selain itu, stres juga akan memengaruhi pola perilaku ibu selama hamil, seperti nafsu makan menurun, malas bergerak, dan susah tidur.

Tips mencegah dan mengatasi stres pada ibu hamil

Anda bisa melakukan beberapa tips di bawah ini untuk membantu mencegah dan mengurangi stres yang berlebihan saat hamil.

  1. Tetap sehat dan bugar dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, istirahat cukup, dan rajin berolahraga, seperti berenang, yoga prenatal, atau meditasi.
  2. Mengikuti kelas kehamilan atau persalinan untuk mempersiapkan diri, agar tidak cemas dan panik berlebihan jelang lahiran tiba.
  3. Jika Anda adalah seorang pekerja, selesaikan pekerjaan dengan baik sebelum Anda mengambil cuti hamil dan melahirkan.
  4. Cerita kepada pasangan setiap keluhan yang Anda miliki, agar tidak menjadi beban dan pikiran Anda sendiri nantinya.
  5. Tidak memaksakan diri melakukan aktivitas yang dirasa berat. Bila memungkinkan, Anda dapat meminta bantuan oranag tua atau kerabat untuk membantu Anda selama di rumah.
  6. Sesekali, lakukan aktivitas yang membuat Anda senang dan bisa menghilangkan stres, seperti mendengarkan musik, berbelanja, pergi ke salon, dan sejenisnya.
  7. Tidak langsung percaya dengan mitos-mitos tentang kehamilan yang ada. Jika mengalami keluhan tertentu, segera konsultasikan dengan bidan atau dokter kandungan.

Stres pada ibu hamil tentu tidak bisa disepelekan. Jika cara di atas tidak dapat mengatasi stres yang Anda alami, maka pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter psikiater untuk menemukan solusi terbaik. Ini bertujuan agar stres tidak membawa dampak buruk untuk kesehatan Anda dan janin di dalam kandungan.

Kehamilan

Terapkan Hidup Sehat sebagai Cara agar Cepat Hamil

Program hamil atau yang sering disingkat dengan promil banyak diusahakan oleh pasangan yang memiliki keinginan untuk segera memiliki keturunan. Namun, berdasarkan fakta sebanyak 15% pasangan ternyata memiliki masalah kesuburan.

Mengubah pola hidup menjadi lebih sehat merupakan salah satu cara untuk mengatasi permasalahan kesuburan. Pola hidup sehat dapat memperbaiki kesuburan hingga 70%. Di bawah ini terdapat beberapa cara agar cepat hamil yang dapat Anda lakukan jika berencana memiliki keturunan dalam waktu dekat:

  • Makan pagi dengan porsi yang lebih banyak

Sebuah hasil studi menunjukkan bahwa wanita dengan berat badan normal dan mengalami PCOS yang mengonsumsi sebagian besar asupan kalori pada pagi hari, memiliki tingkat kesuburan yang lebih baik. Hal ini disebabkan menurunnya kadar hormon insulin dan testosteron, sehingga berdampak pada meningkatnya kesuburan. Namun, Anda perlu untuk mengurangi asupan makan di siang dan malam hari untuk menjaga berat badan ideal. 

  • Hilangkan kebiasaan merokok dan minum alkohol

Sudah bukan rahasia lagi, bahwa kebiasaan merokok dan minum alkohol dapat membahayakan kesehatan jantung dan paru-paru. Tidak hanya itu, dua kebiasaan ini dapat menyebabkan infertilitas.

  • Penuhi kebutuhan protein nabati

Konsumsi daging secara berlebihan dapat memicu infertilitas. Sebagai gantinya, Anda dapat mengonsumsi kacang-kacangan atau biji-bijian untuk memenuhi kebutuhan protein bagi tubuh.

  • Aktif bergerak

Memiliki kebiasaan berolahraga merupakan salah satu kebiasaan baik dalam menerapkan pola hidup sehat. Tidak hanya bermanfaat untuk mengurangi lemak, namun melakukan olahraga dapat memperbaiki keturunan. Sebagai catatan, melakukan olahraga yang terlalu berat dapat memengaruhi infertilitas.

  • Hindari mengonsumsi lemak trans

Mengonsumsi lemak trans dalam jumlah yang terlalu banyak dapat mengganggu ovulasi yang berakibat pada meningkatnya risiko infertilitas.

  • Konsumsi makanan dengan kandungan antioksidan yang tinggi

Antioksidan dapat memperbaiki kesuburan pria dan wanita. Kandungan ini dapat mengatasi radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh melalui polusi udara atau kebiasaan merokok. Radikal bebas inilah yang menjadi penghambat kesuburan sperma. Anda dapat mengonsumsi makanan dengan kaya akan antioksidan dari buah-buahan, sayur, maupun kacang-kacangan. Antioksidan ini dapat berupa vitamin C dan E, folat, seng, dan juga beta-karoten.