Kesehatan Kulit

Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Bayi dengan Mudah

Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Bayi dengan Mudah

Kulit bayi dapat dikatakan lebih sensitif dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Bekas gigitan nyamuk pada bayi dapat meninggalkan bintik kehitaman atau bekas luka. Anda tidak disarankan untuk menggunakan produk sembarangan yang dapat memperparah kondisi kulit bayi yang sensitif. Namun, Anda juga tidak perlu khawatir karena terdapat berbagai cara untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada kulit bayi.

Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Kulit Bayi

Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, bekas gigitan nyamuk juga dapat menyebabkan bentol yang berwarna putih atau kemerahan. Untuk mengatasi kondisi ini, berikut beberapa cara untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada kulit bayi.

  1. Lidah buaya

Lidah buaya atau aloe vera sering kali digunakan sebagai bahan utama produk perawatan kulit. Tanaman ini mengandung senyawa anti radang yang dapat mengatasi infeksi akibat gigitan nyamuk. Selain itu, lidah buaya mempunyai sifat anti inflamasi yang dapat meredakan rasa gatal, sakit, dan bengkak.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, simpan gel lidah buaya di dalam kulkas selama 10 hingga 15 menit. Setelah itu, oleskan gel lidah buaya pada area kulit bayi yang digigit oleh nyamuk.

  1. Madu

Madu dikenal dengan berbagai macam manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Madu memiliki khasiat antibakteri dan anti peradangan, sehingga dapat digunakan untuk mengatasi peradangan akibat bekas gigitan nyamuk.

Oleskan sedikit madu pada bekas gigitan nyamuk agar bayi tidak menggaruknya dan tidak menyebabkan luka permanen.

  1. Kentang

Selain menjadi bahan masakan, kentang juga menyimpan khasiat untuk mengatasi bekas gigitan nyamuk pada bayi. Kentang mempunyai kandungan potasium dan vitamin C yang dapat membantu menghilangkan rasa gatal dan luka bekas gigitan nyamuk.

Caranya adalah dengan oleskan bagian dalam kentang pada kulit bayi yang terkena gigitan dan diamkan selama beberapa menit. Kemudian bersihkan kulit bayi secara perlahan menggunakan kain basah.

  1. Bawang putih

Apabila kulit bayi meradang akibat gigitan nyamuk, bawang putih dapat menjadi pilihan untuk mengatasinya. Usapkan bawang putih yang telah dipotong kecil ke kulit bayi untuk meredakan peradangan dan menghilangkan rasa gatal.

Selain itu, bawang putih dapat menjadi penangkal nyamuk sehingga aktivitas bayi dapat aman dari gigitan nyamuk.

  1. Minyak sereh

Aroma dari minyak sereh dapat menjadi alat untuk mengusir nyamuk. Tidak hanya aroma, minyak sereh juga mempunyai manfaat antimikroba yang dapat mengatasi radang. Maka dari itu, minyak sereh juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi bekas gigitan nyamuk pada bayi.

  1. Minyak kelapa

Saat terkena gigitan nyamuk, sangat penting untuk menjaga kelembapan kulit terutama di area yang terkena gigitan. Minyak kelapa dapat menjadi pilihan untuk menjaga kelembapan kulit tanpa mengganggu proses penyembuhan luka gigitan.

  1. Daun basil

Air rebusan daun basil mengandung eugenol yang dapat mengatasi rasa gatal pada kulit akibat gigitan nyamuk. Mengatasi rasa gatal dapat menghindari bayi untuk menggaruk bekas gigitan nyamuknya. 

Untuk membuatnya, rebus 28 gram daun basil kering dan kemudian diamkan airnya hingga dingin. Celupkan kain ke dalam rebusan air daun basil dan oleskan pada kulit bayi dengan lembut. 

  1. Lemon balm

Selama bertahun-tahun, lemon balm telah digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi gangguan cemas dan sakit perut. Lemon balm adalah tanaman herbal yang mempunyai aroma sama dengan lemon.

Tidak hanya mengatasi gangguan cemas dan sakit perut, lemon balm juga dapat mengatasi bekas luka gigitan nyamuk. Hal ini dikarenakan lemon balm memiliki kandungan tanin dan polifenol.

  1. Teh chamomile

Selain mempunyai aroma yang menyenangkan, teh chamomile juga memiliki khasiat anti radang yang mampu mengatasi bekas gigitan nyamuk. 

Cara menggunakannya adalah dengan seduh terlebih dahulu teh chamomile di dalam air dan simpan di kulkas selama 30 menit. Kemudian, peras sisa air yang ada di kantung teh dan oleskan ke kulit bayi. Diamkan selama 10 menit dan setelah itu bilas kulit bayi dengan air bersih.

  1. Memijat area yang digigit nyamuk

Memijat bagian kulit yang tergigit nyamuk dapat menjadi pilihan untuk menghilangkan bekas luka. Memijat dapat melancarkan aliran darah sehingga, tubuh mendorong produksi kolagen yang membuat bekas luka gigitan nyamuk menghilang.

Anda dapat memijat area yang tergigit nyamuk secara perlahan sehingga tidak menyebabkan rasa nyeri pada kulit bayi.

  1. Kompres dingin

Suhu dingin dipercaya dapat meredakan peradangan dan rasa sakit karena gigitan nyamuk. Anda dapat mengkompres kulit bayi dengan kain bersih dan es batu. Namun, perlu diperhatikan jangan langsung menempelkan es batu ke kulit bayi, karena hal tersebut malah dapat merusak kulit bayi.

Saat akan mencoba beberapa alternatif untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada kulit bayi, Anda disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Kondisi kulit tiap bayi berbeda-beda, sehingga dokter dapat memberikan arahan yang tepat untuk menghindari efek samping yang dapat terjadi.

Kesehatan Kulit

Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Pemilik Kulit Kering

Memiliki kulit wajah yang kering memang tidak nyaman, karena akan terasa sensasi kulit tertarik. Untuk mengatasi hal tersebut seseorang mungkin butuh perawatan atau setidaknya menggunakan produk skincare. Namun, tidak semua produk skincare cocok dengan kondisi kulit kering. Ada beberapa kandungan skincare yang justru bisa memperparah kondisi kulit kering.

skincare

Oleh karena itu, perawatan jenis kulit kering tergolong gampang-gampang susah. Salah sedikit, bisa menyebabkan kulit wajah mengalami beberapa masalah, mulai dari kulit mengelupas atau bahkan iritasi. Untuk menjaga kulit kering dengan lebih baik, Anda perlu memperhatikan kandungan-kandungan skincare yang dipakai sehari-hari.

Ingat-ingat kandungan skincare yang tidak cocok untuk kondisi kulit kering di bawah ini. Informasi ini dapat Anda gunakan dalam proses pemilihan produk skincare agar tak salah ketika membeli.

  • Alkohol

Zat yang satu ini sudah sangat umum digunakan untuk kandungan skincare. Beberapa produk perawatan wajah, utamanya facial wash atau toner kerap memanfaatkan alkohol. Dalam produk perwatan kulit, alkohol berguna untuk membantu kulit menyerap kandungan skincare lain dengan baik. 

Namun, bagi Anda yang memiliki kulit kering sebaiknya menghindari menggunakan produk skincare yang mengandung alkohol. Karena kandungan ini dapat menghilangkan kelembapan alami yang membuat kulit semakin kering dan pecah-pecah. 

  • Salicylic acid 

Senyawa ini sebenarnya bagus untuk kulit karena dapat mengeksfoliasi dan membersihkan pori-pori, sehingga bisa menghancurkan komedo dan jerawat. Tetapi akan berbeda jika kandungan skincare ini diaplikasikan pada jenis kulit kering. 

Salicylic acid dapat memperburuk kondisi kulit kering. Kulit Anda bisa mengalami iritasi, apalagi jika Anda memakai salicylic acid secara berlebihan. Salicylic acid biasanya hadir dalam produk-produk untuk menangani masalah jerawat, mulai dari toner, pelembap, foundation, hingga bedak.

  • Retinoid

Retinoid adalah bahan yang sering dipakai untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti jerawat, keriput, dan psoriasis. Kandungan skincare yang satu ini sering dipakai untuk kondisi kulit berjerawat dan keriput. Namun, perlu diingat bahwa kandungan ini sama sekali tidak cocok untuk tipe kulit kering.

Retinoid dapat menyebabkan berbagai masalah pada kulit kering, karena efek samping retinoid adalah membuat kulit menjadi kering. Jika Anda memakai kandungan ini, kulit yang secara alami sudah kering akan semakin kering, sehingga bisa menyebabkan iritasi. Bukan itu saja, retinoids juga bisa membuat kulit menjadi merah, bengkak, dan lecet.

  • Benzoyl Peroxide

Sebenarnya, kandungan yang satu ini cukup sering ditemukan pada produk acne-spot treatment gel. Meskipun dikenal sebagai penghilang jerawat dengan mudah dan ampuh, ternyata zat ini tidak selamanya cocok untuk semua jenis kulit, salah satunya kulit kering.

Benzoyl peroxide yang terdapat di skincare disarankan untuk dihindari oleh pemilik kulit kering. Pasalnya, selain menyebabkan kulit menjadi sangat kering, kandungan skincare ini juga dapat menyebabkan kulit kering menjadi merah dan iritasi.

  • Wewangian (Fragrance)
Pemilik kulit kering memang tidak direkomendasikan menggunakan produk skincare yang mengandung wewangian atau yang sering terlihat di label produk sebagai fragrance. Karena kandungan ini dapat menimbulkan iritasi bagi kulit kering khususnya pemilik kulit sensitif. Oleh karena itu, pilihlah skincare yang bebas fragrance untuk mencegah kulit semakin kering.
***

Untuk mengatasi kulit kering,  Anda mungkin dapat mencegah dan mengobatinya dengan lebih  memerhatikan produk skincare yang ingin Anda pakai. Mulai dari pembersih, krim, pencuci muka, hingga makeup. Pemilik kulit kering sebaiknya menggunakan produk dengan kandungan skincare yang menjaga kelembapan kulit, agar kulit terhidrasi. Jangan asal menggunakan produk dengan kandungan yang tidak semestinya jika tidak ingin kondisi kulit kering Anda menjadi semakin buruk. 

Kesehatan Kulit

Efektifkah Asam Salisilat Mengobati Jerawat?

Asam salisilat hampir selalu ada dalam daftar komposisi atau kandungan bahan-bahan untuk salep obat jerawat. Kandungan ini memang umumnya digunakan untuk mengobati berbagai masalah kulit.

Asam salisilat juga dapat ditemukan dalam kandungan obat-obatan kulit yang dijual secara bebas, seperti obat untuk mengatasi panu, kurap, kutil, maupun kapalan. Hal ini disebabkan oleh sifat dari asam salisilat itu sendiri, yaitu bersifat anti radang, anti jamur, dan keratolitik yang dapat membantu mengelupas sel-sel kulit mati.

Khasiat dan kegunaan asam salisilat

Kini muncul pertanyaan, apakah memang asam salisilat efektif untuk mengobati jerawat? Jawaban atas pertanyaan tersebut tentu bergantung pada berbagai faktor, seperti jenis jerawat itu sendiri.

Asam salisilat secara rinci adalah jenis asam yang dapat diserap hingga masuk ke dalam pori-pori, sehingga akan lebih efektif digunakan untuk mengatasi jerawat atau komedo yang disebabkan oleh produksi minyak berlebih atau pori-pori tersumbat.

Karakter dari kulit berminyak umumnya memiliki pori-pori yang lebih terbuka. Ketika kotoran dan sel-sel kulit mati dan terjebak di dalam pori-pori bersama dengan minyak, maka biasanya akan muncul bintik putih komedo pada wajah. Sementara itu, komedo putih tersebut dapat berubah menjadi hitam jika minyak dan kotoran yang bercampur tadi mengalami proses oksidasi. Jerawat akan muncul ketika ada bakteri yang menginfeksi pori-pori tersumbat tersebut.

Asam salisilat akan bekerja dengan menghilangkan zat yang memicu sel kulit mati menggumpal dalam pori-pori. Ia akan membantu untuk melembutkan dan mengeluarkan kotoran dan sel kulit mati keluar dari pori-pori.

Anjuran dosis asam salisilat seperti apa yang aman digunakan?

Umumnya, salep obat jerawat yang dijual bebas mengandung sekitar 0.5-2% asam salisilat. Penggunaannya cukup mudah, yaitu Anda hanya perlu untuk mengoleskan salep tersebut pada jerawat sebanyak 1-3 kali. Obat ini akan mengeringkan jerawat dan membantu pengelupasan bekas jerawat tersebut.

Anda juga dapat menggunakan sabun wajah atau pembersih wajah dengan kandungan asam salisilat untuk mencegah timbulnya jerawat baru. Penting bagi Anda untuk mengikuti anjuran pemakaian produk tersebut.

Penggunaan asam salisilat yang terlalu banyak dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi. Tentunya, ini merupakan catatan penting karena asam salisilat besar kemungkinannya tidak cocok digunakan pada kulit kering.