Kesehatan Mental

Fakta Tentang Kepribadian Ganda

Jika Anda pernah menonton film “Split” pasti Anda tidak asing lagi dengan karakter orang yang kepribadian ganda. Namun, dalam kenyataannya apakah benar ada orang yang memiliki kepribadian ganda atau mungkin memiliki banyak kepribadian yang berbeda-beda? Simak penjelasan berikut ini.

Apa itu kepribadian ganda?

Gangguan identitas disosiatif atau biasa dikenal dengan sebutan kepribadian ganda, ternyata bukan sekedar cerita belaka. Kondisi ini merupakan gangguan mental yang ditandai dengan ketidaksesuaian antara pikiran, ingatan, lingkungan, tindakan, serta identitas diri orang tersebut. Seseorang dengan kepribadian ganda mungkin akan merasakan ketidakpastian tentang identitas dirinya, seperti ada identitas lain dalam dirinya yang memiliki nama, latar belakang hidup, suara, serta tingkah laku yang berbeda-beda.

Berdasarkan panduan dari American Psychiatric Association, gangguan identitas disosiatif memiliki karakteristik adanya identitas diri yang berganti-ganti. Seseorang dengan gangguan ini dapat merasakan adanya orang lain, baik satu ataupun lebih yang tinggal di dalam dirinya. Bahkan orang tersebut dapat merasa dikuasai oleh identitas lain. Masing-masing identitas ini bisa memiliki karakter masing-masing yang berbeda.

Umumnya gangguan ini juga disertai dengan amnesia disosiatif, yaitu gangguan dengan gejala hilangnya ingatan. Amnesia yang terjadi juga lebih berat dibandingkan sifat pelupa yang biasanya terjadi sehari-hari, serta tidak diakibatkan oleh suatu penyakit. Seseorang yang mengalami amnesia disosiatif tidak dapat mengingat informasi mengenai dirinya sendiri atau kejadian yang terjadi di dalam suatu waktu dalam hidupnya.

Periode waktu yang tidak dapat diingat ini biasanya merupakan suatu masa yang traumatik. Selain itu, periode amnesia ini dapat terjadi selama beberapa menit, jam, bulan, hingga tahun. Gejala lain yang sering terjadi pada gangguan kepribadian ganda yaitu:

  • Fungsi sosial sehari-hari yang berubah drastis, dari berfungsi sangat baik dan efektif menjadi sangat terganggu atau tidak mampu
  • Merasa identitas dirinya tidak jelas
  • Sakit kepala atau sakit pada bagian tubuh lainnya
  • Depersonalisasi, merasa tidak terhubung dengan pikiran, perasaan dan tubuhnya sendiri
  • Derealisasi, merasa sekelilingnya sangat aneh, asing, dan tidak nyata
  • Gelisah
  • Depresi
  • Sulit makan dan tidur
  • Amnesia
  • Halusinasi
  • Adanya pikiran untuk bunuh diri