Olahraga

Ini 5 Manfaat Mandi Setelah Olahraga

Setelah lelah berolahraga, tentunya badan menjadi berkeringat, kulit menjadi kotor, dan tidak nyaman. Pastinya mandi setelah berolahraga menjadi kegiatan yang sangat menggoda. Bayangkan saja segarnya mandi di bawah kucuran air dingin atau hangat, ditambah dengan sabun yang dapat membersihkan kulit Anda dari keringat dan kotoran yang menempel di kulit. Selain itu, mandi dengan air dingin atau hangat hangat setelah olahraga, ternyata memiliki manfaatnya masing-masing. Mari kenali manfaat mandi setelah olahraga.

  • Mempercepat proses penyembuhan otot

Setelah berolahraga, tentu saja otot Anda dipaksa untuk kerja ekstra. Mandi setelah olaharaga dengan air dingin, ternyata bisa mempercepat proses penyembuhan otot, serta mengurangi peradangan otot, setelah olahraga. Perlu diketahui, mengurangi peradangan otot dengan mandi air dingin, bisa meminimalisir kemungkinan nyeri pada otot di keesokan harinya.

  • Membuat otot menjadi lebih rileks

Tidak hanya mempercepat proses penyembuhan otot, mandi setelah olahraga dengan menggunakan air dingin juga bisa membuat otot Anda rileks. Apalagi, jika jenis olahraga yang Anda lakukan sangatlah menguras tenaga, seperti angkat beban. Dengan mandi air dingin ini, otot-otot Anda bisa diperbaiki dan tidak merasa sakit di keesokan harinya.

  • Berpotensi menurunkan berat badan

Jika Anda berolahraga untuk menurunkan berat badan, maka mandi dengan air dingin lebih banyak manfaatnya. Perlu diketahui, beberapa sel lemak, seperti lemak cokelat, dapat memproduksi panas dengan membakar lemak. Lemak cokelat adalah jenis lemak tubuh yang diaktifkan saat Anda mendapatkan dingin. Hal ini terjadi saat tubuh Anda terekspos dengan kondisi dingin, seperti mandi dengan air dingin.

  • Meningkatkan sirkulasi darah

Meningkatkan sirkulasi darah menjadi manfaat mandi dengan air dingin selanjutnya. Ketika air dingin menyentuh anggota tubuh Anda, darah akan bersikulasi dengan lebih cepat, untuk mempertahankan suhu tubuh agar tetap ideal.

  • Membuat tubuh menjadi lebih rileks

Setelah olahraga, Anda pasti ingin beristirahat dengan santai, rileks, dan tidur dengan nyaman. Mandi dengan air hangat, bisa membantu Anda mencapai itu semua. Ini adalah cara paling umum untuk membuat otot-otot rileks, sebelum akhirnya Anda bisa tidur dengan nyenyak. Hal ini dimungkinkan, karena air hangat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang membuat tubuh Anda letih.

Bagi Anda yang memiliki penyakit jantung atau peradangan, mandi air dingin sangatlah baik, untuk memperlancar sistem peredaran, meredakan peradangan, dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Perlu diingat, mandi dengan air dingin tidaklah disarankan, jika temperatur tubuh Anda sedang rendah. Malahan, dengan mandi air dingin, temperatur tubuh Anda akan semakin rendah, dan akan membutuhkan waktu lebih lama, untuk kembali ke suhu tubuh normal.

Selain itu, jika Anda sedang sakit, mandi dengan air dingin, setelah olahraga, sangat tidak disarankan. Temperatur dingin yang menyentuh tubuh Anda, akan sulit diterima oleh sistem kekebalan tubuh.

Kesimpulannya adalah, air hangat maupun dingin, memiliki plus dan minusnya masing-masing. Seorang dokter bernama dr. Sebastian Kneipp, menciptakan teknik, agar Anda bisa mendapatkan manfaat keduanya.

Saat Anda mandi, gunakan air dingin terlebih dahulu, dan berdiri di bawah kucuran airnya selama satu menit. Setelah itu, Anda ganti airnya menjadi air yang tidak dingin atau hangat untuk satu menit selanjutnya. Lakukan hal ini sebanyak 3-5 kali.

Olahraga

Alat Fitness

Rekomendasi alat fitness untuk olahraga di rumah

Setiap orang tentunya ingin menjaga kesehatan tubuh supaya terlihat ideal. Salah satu cara untuk menerapkan pola tersebut adalah berolahraga. Meskipun demikian, fasilitas yang menyediakan alat fitness atau gym masih dibatasi jumlah pengunjungnya karena dunia masih menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19. Oleh karena itu, jika Anda ingin berolahraga, Anda bisa melakukannya di rumah.

Jika Anda ingin berolahraga yang ringan seperti jogging, Anda tidak perlu membeli perlengkapan tersebut. Namun, jika Anda ingin membentuk badan, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli alat fitness.

Alat fitness bisa Anda beli baik di toko maupun secara online. Ada berbagai jenis alat fitness yang dijual di pasaran. Harganya juga bervariasi. Meskipun Anda ingin pergi ke gym, namun tidak bisa karena ingin mencegah penularan virus Corona, Anda bisa melakukannya di rumah. Berikut adalah alat fitness yang dapat Anda gunakan di rumah:

  • Matras

Matras bisa Anda gunakan jika Anda ingin melakukan yoga. Tidak hanya yoga, alat tersebut juga dapat digunakan untuk push up atau sit up. Jika Anda berolahraga menggunakan matras, manfaat yang Anda peroleh adalah membuat tubuh Anda menjadi hangat.

  • Dumbbell

Dumbbell juga bisa Anda gunakan jika Anda ingin membentuk otot lengan. Anda dapat membeli alat tersebut baik dalam ukuran yang kecil maupun yang besar. Selain membentuk otot lengan, manfaat yang Anda peroleh dari dumbbell adalah membuat tubuh menjadi bugar.

  • Barbel

Barbel juga bisa Anda gunakan jika Anda ingin membentuk tubuh yang ideal. Barbel berbeda dengan dumbell dimana barbel secara khusus dipakai untuk latihan angkat beban berat. Barbel dapat digunakan untuk membentuk dan menguatkan otot-otot tubuh manusia.

  • Kettlebell

Kettlebell bisa Anda gunakan jika Anda ingin berolahraga di rumah. Alat tersebut memiliki bentuk yang sama dengan bola bowling, namun terdapat pegangan di bagian atas alat tersebut. Kettlebell juga bisa digunakan untuk banyak latihan, terutama latihan untuk meningkatkan kekuatan otot lengan, paha, dan betis manusia.

  • Balance ball

Balance ball bisa menjadi pilihan yang dapat Anda gunakan di rumah. Balance ball digunakan untuk membantu pergerakan otot manusia. Tidak hanya itu, alat tersebut juga bisa digunakan untuk peregangan.

  • Treadmill

Treadmill adalah alat yang paling umum digunakan jika seseorang ingin menjaga berat badan. Anda juga bisa menggunakan treadmill di rumah jika ingin melakukan olahraga yang berkaitan dengan kardio.

Jika Anda menggunakan treadmill, manfaat yang diperoleh adalah dapat mengurangi stres pada tubuh. Anda bisa atur sendiri kecepatan yang ingin ditempuh dengan alat tersebut.

  • Sepeda statis

Sepeda statis juga bisa menjadi pertimbangan jika Anda ingin berolahraga kardio di rumah. Kegunaan dari sepeda statis adalah membantu menurunkan berat badan dengan membakar kalori dan membuat jantung Anda lebih kuat.

Tidak hanya itu, sepeda statis juga dapat memperkuat otot Anda, membantu pernafasan, mengurangi kolesterol, dan mengurangi risiko diabetes.

  • Alat sit up

Alat sit up juga bisa menjadi pertimbangan jika Anda ingin berolahraga di rumah. Alat sit up dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan tubuh, meningkatkan postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, mengurangi risiko nyeri punggung, serta meningkatkan massa otot.

Itulah alat fitness yang bisa Anda gunakan di rumah. Jika Anda memiliki alat yang dibutuhkan, maka Anda tidak perlu pergi ke gym. Dengan menggunakan alat fitness di rumah, Anda akan berhemat setiap bulan dengan tidak membayar keanggotaan di sebuah fasilitas olahraga. Meskipun demikian, Anda perlu menggunakan alat fitness yang Anda beli secara teratur, dan lebih baik jika Anda memakainya setiap minggu untuk membentuk badan yang ideal.

Olahraga

Kenali Gejala GERD dan Cara Mengobatinya

GERD atau lengkapnya gastroesophageal reflux disease adalah suatu kondisi yang mengganggu sistem pencernaan. Kondisi ini terjadi di saat asam lambung dalam keadaan refluks atau mengalir kembali ke dalam kerongkongan (esofagus). Salah satu gejala GERD yang umum adalah rasa panas di daerah dada sesaat setelah makan.

Sebenarnya, terdapat katup di antara kerongkongan dan lambung yang mencegah asam lambung mengalir kembali pada kerongkongan. Pada kondisi yang normal, kondisi ini tentunya tidak dapat terjadi. Namun, dalam kasus tertentu, katup ini bermasalah, sehingga GERD tidak dapat dihindarkan.

Kondisi ini umumnya sering dirasakan ketika saat berbaring. Saat berdiri atau kondisi duduk, gravitasi berperan dalam membantu asam lambung agar tidak mengalami refluks. Namun, ketika berbaring kondisi ini lebih berisiko terjadi.

Di bawah ini, terdapat beberapa tips untuk mengobati gejala GERD, antara lain:

  • Menjaga berat badan tetap ideal.

GERD lebih sering dialami oleh orang-orang dengan berat badan berlebih. Kondisi ini menyebabkan tekanan dalam perut meningkat, sehingga tekanan pada lambung juga turut bertambah.

  • Selektif dalam memilih makanan dan minuman

Ketika akan menyantap hidangan atau minum, pilihlah menu dengan bijak. Hal ini dapat dilakukan dengan mengetahui lebih rinci, makanan dan minuman apa yang perlu dihindari. Biasanya, makanan atau minuman yang bersifat asam, mengandung kafein, bersoda atau beralkohol, lebih berisiko meningkatkan gejala GERD.

  • Luangkan waktu untuk duduk lebih lama

Mengontrol jumlah asupan atau porsi makanan juga penting untuk dilakukan. Porsi makanan yang terlalu banyak akan membuat lambung terisi penuh dan memicu asam lambung mengalir kembali menuju kerongkongan. Maka dari itu, Anda perlu mengatur porsi makanan dan luangkan waktu lebih banyak untuk duduk setelah makan. Selain itu, Anda juga perlu menghindari berbaring sesaat setelah makan.

  • Terapkan pola makan sehat

Memilih makanan dengan protein dan serat tinggi dan juga rendah lemak, akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, perilaku makan secara berlebihan dapat dihindari.

  • Stop kebiasaan merokok

Merokok juga berperan penting dalam memicu gejala GERD. Hal ini dikarenakan rokok merusak katup yang berada di antara kerongkongan dan lambung. Jika Anda tidak berhenti merokok, maka katup tersebut akan semakin rusak.