Olahraga

Tips Melakukan Lari Maraton

Anda butuh tips melakukan lari maraton? Lari maraton merupakan jenis olahraga atletik. Olahraga ini pertama kali diselenggarakan di Olimpiade pada tahun 1896 di Yunani. 

Selain sebagai cabag olahraga di perlombaan atau turnamen, jenis olahraga ini juga merupakan olahraga yang sering digunakan untuk menjaga kebugaran karena bisa dipraktekkan oleh banyak orang tanpa memerlukan tempat yang eksklusif.

Olahraga ini memerlukan persiapan yang matang, baik secara fisik maupun psikis. Hal ini dikarenakan mengingat jarak tempuh maraton yang cenderung jauh dan membutuhkan waktu yang lama.

Oleh karena itu, Anda mungkin memerlukan beberapa tips untuk melakukan lari maraton.

Tips Melakukan Lari Maraton

Meski olahraga ini termasuk ringan dan bisa dilakukan oleh banyak orang, olahraga ini tetaplah tidak boleh diremehkan. Ada banyak yang harus diperhatikan agar tidak sampai terkena cedera.

Apapun tujuan berlari Anda, enah itu berlari untuk lomba, untuk kebugaran, maupun untuk bersenang-senang, beberapa tips ini bisa meningkatkan performa lari Anda.

  • Jarak langkah kaki jangan terlalu jauh
  • Pertahankan postur tinggi tubuh Anda saat berlari, jangan berubah-ubah seperti mencondongkan tubuh ke depan atau agak membungkuk
  • Jangan gunakan tumit sebagai tumpuan mendarat kaki Anda untuk berlari
  • Berlari seringan mungkin
  • Atur dan jaga ritme pernafasan, cocokan dengan ritme tubuh Anda 
  • Jaga siku Anda tertekuk pada posisi kurang lebih pada 90 derajat
  • Jangan biarkan lengan Anda menyilang di dada, usahakan tetap lurus kedepan
  • Rilekskan bahu, tangan, dan lengan Anda agar tidak menimbulkan ketegangan di tubuh bagian atas
  • Ayunkan lengan Anda dengan gerakan cepat dan menyesuaikannya dengan gerakan kaki
  • Saat berlari, usahakan tubuh tidak terpental atau memantul. Hal ini akan mengakibatkan tubuh terlalu banyak bergerak ke atas dan ke bawah, yang menghabiskan banyak energi
  • Untuk berlari lebih cepat, tingkatkan irama lengan Anda, namun tetap jaga kekompakan dengan irama kaki Anda

Persiapan Melakukan Lari Maraton

Bagi pemula, selain memperhatikan hal teknis, ada beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan. 

  • Berikut beberapa hal lainnya yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan olahraga ini.
  • Mengecek kondisi tubuh ke dokter, khususnya jika Anda memiliki kondisi medis khusus
  • Perhatikan perlengkapan lari yang yang bagus, seperti jenis sepatu yang tepat, pakaian dari bahan non katun, atau botol minum dan hydration belt

Manfaat Lari Maraton

Lari maraton ataupun lari ringan memiliki banyak manfaat untuk kondisi tubuh. Lari merupakan salah satu jenis olahraga yang efektif membakar kalori. Berikut adalah beberapa manfaat lari maraton.

  • Menurunkan berat badan
  • Menyehatkan jantung
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dan stamina
  • Melatih pernapasan
  • Meningkatkan kekuatan tulang kaki dan otot
  • Memperluas hubungan sosial karena berinteraksi dengan sesama pelari
  • Menjelajahi tempat-tempat baru jika Anda mau eksplore jalur lari Anda
  • Manfaat psikologis, seperti menambah kepercayaan diri, pantang menyerah, dan fokus pada tujuan

Demikian beberapa tips dan manfaat melakukan jenis olahraga yang satu ini. Beberapa tips ini bisa dicoba untuk Anda yang ingin melakukan lari maraton. Selamat mencoba.

Olahraga

Tidak Hanya Kesehatan Fisik, Ini Manfaat Bermain Basket untuk Mental

Basket merupakan salah satu jenis olahraga yang cukup banyak digemari. Banyak orang bermain basket sebagai upaya menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh secara fisik. Akan tetapi, selain manfaat fisik, ada juga manfaat bermain basket untuk kondisi mental dan emosional Anda. 

Manfaat bermain basket untuk kesehatan mental

Secara garis besar, basket membantu dalam melatih kekuatan, koordinasi, dan ketahanan otot. Selain itu, ada juga manfaat bermain basket untuk kesehatan mental Anda, yaitu: 

  • Mengurangi stres

Ketika Anda mengalami stres, olahraga bisa menjadi cara yang tepat untuk mengatasinya. Basket adalah salah satu jenis olahraga yang bisa membantu hal tersebut.

Ketika Anda terlibat dalam aktivitas fisik, termasuk berolahraga, tubuh akan melepaskan endorfin, yaitu hormon pemicu perasaan senang. Dengan dilepaskannya endorfin, suasana hati Anda akan menjadi lebih baik dan tubuh menjadi lebih rileks.

Tidak hanya itu, bermain basket juga melatih kemampuan konsentrasi Anda. Kemampuan ini penting untuk mengelola stres, agar Anda bisa memfokuskan pikiran pada hal-hal yang penting di masa kini. 

  • Menjalin hubungan dengan orang lain

Basket merupakan olahraga yang dimainkan dalam tim. Anda akan banyak berinteraksi dengan anggota sesama tim untuk merencanakan strategi dan berlatih. 

Hal ini secara tidak langsung juga memberi dampak positif untuk kondisi mental Anda. Anda bisa menjalin pertemanan baru sekaligus melatih kemampuan berkomunikasi dengan lebih efektif, baik komunikasi verbal maupun non-verbal.

  • Mengembangkan kepercayaan diri

Manfaat bermain basket lainnya adalah melatih kepercayaan diri. Anda akan bermain bersama dengan anggota tim. Di dalam tim tersebut, Anda dan anggota tim lainnya dapat saling memotivasi, mendorong, dan mendukung.

Selain itu, sesama anggota tim juga bisa memberikan Anda masukan. Dengan begitu, Anda bisa menyadari apa kekurangan diri Anda dan apa yang perlu dilakukan untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

Ketika Anda sukses bermain basket di lapangan, Anda juga bisa mendapatkan kesuksesan dalam bidang lainnya. Hal ini terjadi karena Anda telah memperoleh kepercayaan diri dan mental Anda telah terlatih untuk berubah menjadi lebih baik lagi. 

  • Mendorong semangat bekerja dalam tim 

Dalam hidup, Anda tidak akan bisa mencapai kesuksesan bila bekerja sendirian. Karena basket merupakan olahraga yang dilakukan dalam tim, Anda akan terbiasa untuk melatih kerja sama dan kepercayaan dengan sesama anggota tim lainnya.

Di dalam tim, Anda akan bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan perspektif yang berbeda. Pikiran Anda menjadi lebih terbuka dan lebih bisa berkompromi dengan orang lain.

Hal ini juga bisa Anda terapkan untuk kehidupan pekerjaan sehari-hari. Anda menjadi bersemangat saat bekerja di dalam tim, sehingga kondisi emosional Anda ketika bekerja dalam tim pun menjadi lebih terjaga. 

  • Mencegah rasa kesepian

Bermain basket adalah upaya yang tepat untuk mengatasi rasa kesepian. Anda akan bertemu dengan orang lain dan menjalin hubungan dengan anggota tim. Hal ini membantu Anda untuk bersosialisasi dan menghindari rasa kesepian.

Bahkan, sosialisasi tidak hanya Anda dapatkan dari interaksi dengan sesama anggota tim, tetapi juga dari lawan. Kehidupan sosial yang baik juga bisa berkontribusi dalam mengelola stres Anda. 

Itulah beberapa manfaat bermain basket untuk kesehatan mental Anda. Dengan bermain basket, Anda bisa mendapatkan keuntungan untuk kesehatan fisik keseluruhan dan juga emosional.

Olahraga

Ini 5 Manfaat Mandi Setelah Olahraga

Setelah lelah berolahraga, tentunya badan menjadi berkeringat, kulit menjadi kotor, dan tidak nyaman. Pastinya mandi setelah berolahraga menjadi kegiatan yang sangat menggoda. Bayangkan saja segarnya mandi di bawah kucuran air dingin atau hangat, ditambah dengan sabun yang dapat membersihkan kulit Anda dari keringat dan kotoran yang menempel di kulit. Selain itu, mandi dengan air dingin atau hangat hangat setelah olahraga, ternyata memiliki manfaatnya masing-masing. Mari kenali manfaat mandi setelah olahraga.

  • Mempercepat proses penyembuhan otot

Setelah berolahraga, tentu saja otot Anda dipaksa untuk kerja ekstra. Mandi setelah olaharaga dengan air dingin, ternyata bisa mempercepat proses penyembuhan otot, serta mengurangi peradangan otot, setelah olahraga. Perlu diketahui, mengurangi peradangan otot dengan mandi air dingin, bisa meminimalisir kemungkinan nyeri pada otot di keesokan harinya.

  • Membuat otot menjadi lebih rileks

Tidak hanya mempercepat proses penyembuhan otot, mandi setelah olahraga dengan menggunakan air dingin juga bisa membuat otot Anda rileks. Apalagi, jika jenis olahraga yang Anda lakukan sangatlah menguras tenaga, seperti angkat beban. Dengan mandi air dingin ini, otot-otot Anda bisa diperbaiki dan tidak merasa sakit di keesokan harinya.

  • Berpotensi menurunkan berat badan

Jika Anda berolahraga untuk menurunkan berat badan, maka mandi dengan air dingin lebih banyak manfaatnya. Perlu diketahui, beberapa sel lemak, seperti lemak cokelat, dapat memproduksi panas dengan membakar lemak. Lemak cokelat adalah jenis lemak tubuh yang diaktifkan saat Anda mendapatkan dingin. Hal ini terjadi saat tubuh Anda terekspos dengan kondisi dingin, seperti mandi dengan air dingin.

  • Meningkatkan sirkulasi darah

Meningkatkan sirkulasi darah menjadi manfaat mandi dengan air dingin selanjutnya. Ketika air dingin menyentuh anggota tubuh Anda, darah akan bersikulasi dengan lebih cepat, untuk mempertahankan suhu tubuh agar tetap ideal.

  • Membuat tubuh menjadi lebih rileks

Setelah olahraga, Anda pasti ingin beristirahat dengan santai, rileks, dan tidur dengan nyaman. Mandi dengan air hangat, bisa membantu Anda mencapai itu semua. Ini adalah cara paling umum untuk membuat otot-otot rileks, sebelum akhirnya Anda bisa tidur dengan nyenyak. Hal ini dimungkinkan, karena air hangat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang membuat tubuh Anda letih.

Bagi Anda yang memiliki penyakit jantung atau peradangan, mandi air dingin sangatlah baik, untuk memperlancar sistem peredaran, meredakan peradangan, dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Perlu diingat, mandi dengan air dingin tidaklah disarankan, jika temperatur tubuh Anda sedang rendah. Malahan, dengan mandi air dingin, temperatur tubuh Anda akan semakin rendah, dan akan membutuhkan waktu lebih lama, untuk kembali ke suhu tubuh normal.

Selain itu, jika Anda sedang sakit, mandi dengan air dingin, setelah olahraga, sangat tidak disarankan. Temperatur dingin yang menyentuh tubuh Anda, akan sulit diterima oleh sistem kekebalan tubuh.

Kesimpulannya adalah, air hangat maupun dingin, memiliki plus dan minusnya masing-masing. Seorang dokter bernama dr. Sebastian Kneipp, menciptakan teknik, agar Anda bisa mendapatkan manfaat keduanya.

Saat Anda mandi, gunakan air dingin terlebih dahulu, dan berdiri di bawah kucuran airnya selama satu menit. Setelah itu, Anda ganti airnya menjadi air yang tidak dingin atau hangat untuk satu menit selanjutnya. Lakukan hal ini sebanyak 3-5 kali.

Olahraga

Alat Fitness

Rekomendasi alat fitness untuk olahraga di rumah

Setiap orang tentunya ingin menjaga kesehatan tubuh supaya terlihat ideal. Salah satu cara untuk menerapkan pola tersebut adalah berolahraga. Meskipun demikian, fasilitas yang menyediakan alat fitness atau gym masih dibatasi jumlah pengunjungnya karena dunia masih menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19. Oleh karena itu, jika Anda ingin berolahraga, Anda bisa melakukannya di rumah.

Jika Anda ingin berolahraga yang ringan seperti jogging, Anda tidak perlu membeli perlengkapan tersebut. Namun, jika Anda ingin membentuk badan, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli alat fitness.

Alat fitness bisa Anda beli baik di toko maupun secara online. Ada berbagai jenis alat fitness yang dijual di pasaran. Harganya juga bervariasi. Meskipun Anda ingin pergi ke gym, namun tidak bisa karena ingin mencegah penularan virus Corona, Anda bisa melakukannya di rumah. Berikut adalah alat fitness yang dapat Anda gunakan di rumah:

  • Matras

Matras bisa Anda gunakan jika Anda ingin melakukan yoga. Tidak hanya yoga, alat tersebut juga dapat digunakan untuk push up atau sit up. Jika Anda berolahraga menggunakan matras, manfaat yang Anda peroleh adalah membuat tubuh Anda menjadi hangat.

  • Dumbbell

Dumbbell juga bisa Anda gunakan jika Anda ingin membentuk otot lengan. Anda dapat membeli alat tersebut baik dalam ukuran yang kecil maupun yang besar. Selain membentuk otot lengan, manfaat yang Anda peroleh dari dumbbell adalah membuat tubuh menjadi bugar.

  • Barbel

Barbel juga bisa Anda gunakan jika Anda ingin membentuk tubuh yang ideal. Barbel berbeda dengan dumbell dimana barbel secara khusus dipakai untuk latihan angkat beban berat. Barbel dapat digunakan untuk membentuk dan menguatkan otot-otot tubuh manusia.

  • Kettlebell

Kettlebell bisa Anda gunakan jika Anda ingin berolahraga di rumah. Alat tersebut memiliki bentuk yang sama dengan bola bowling, namun terdapat pegangan di bagian atas alat tersebut. Kettlebell juga bisa digunakan untuk banyak latihan, terutama latihan untuk meningkatkan kekuatan otot lengan, paha, dan betis manusia.

  • Balance ball

Balance ball bisa menjadi pilihan yang dapat Anda gunakan di rumah. Balance ball digunakan untuk membantu pergerakan otot manusia. Tidak hanya itu, alat tersebut juga bisa digunakan untuk peregangan.

  • Treadmill

Treadmill adalah alat yang paling umum digunakan jika seseorang ingin menjaga berat badan. Anda juga bisa menggunakan treadmill di rumah jika ingin melakukan olahraga yang berkaitan dengan kardio.

Jika Anda menggunakan treadmill, manfaat yang diperoleh adalah dapat mengurangi stres pada tubuh. Anda bisa atur sendiri kecepatan yang ingin ditempuh dengan alat tersebut.

  • Sepeda statis

Sepeda statis juga bisa menjadi pertimbangan jika Anda ingin berolahraga kardio di rumah. Kegunaan dari sepeda statis adalah membantu menurunkan berat badan dengan membakar kalori dan membuat jantung Anda lebih kuat.

Tidak hanya itu, sepeda statis juga dapat memperkuat otot Anda, membantu pernafasan, mengurangi kolesterol, dan mengurangi risiko diabetes.

  • Alat sit up

Alat sit up juga bisa menjadi pertimbangan jika Anda ingin berolahraga di rumah. Alat sit up dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan tubuh, meningkatkan postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, mengurangi risiko nyeri punggung, serta meningkatkan massa otot.

Itulah alat fitness yang bisa Anda gunakan di rumah. Jika Anda memiliki alat yang dibutuhkan, maka Anda tidak perlu pergi ke gym. Dengan menggunakan alat fitness di rumah, Anda akan berhemat setiap bulan dengan tidak membayar keanggotaan di sebuah fasilitas olahraga. Meskipun demikian, Anda perlu menggunakan alat fitness yang Anda beli secara teratur, dan lebih baik jika Anda memakainya setiap minggu untuk membentuk badan yang ideal.

Olahraga

Kenali Gejala GERD dan Cara Mengobatinya

GERD atau lengkapnya gastroesophageal reflux disease adalah suatu kondisi yang mengganggu sistem pencernaan. Kondisi ini terjadi di saat asam lambung dalam keadaan refluks atau mengalir kembali ke dalam kerongkongan (esofagus). Salah satu gejala GERD yang umum adalah rasa panas di daerah dada sesaat setelah makan.

Sebenarnya, terdapat katup di antara kerongkongan dan lambung yang mencegah asam lambung mengalir kembali pada kerongkongan. Pada kondisi yang normal, kondisi ini tentunya tidak dapat terjadi. Namun, dalam kasus tertentu, katup ini bermasalah, sehingga GERD tidak dapat dihindarkan.

Kondisi ini umumnya sering dirasakan ketika saat berbaring. Saat berdiri atau kondisi duduk, gravitasi berperan dalam membantu asam lambung agar tidak mengalami refluks. Namun, ketika berbaring kondisi ini lebih berisiko terjadi.

Di bawah ini, terdapat beberapa tips untuk mengobati gejala GERD, antara lain:

  • Menjaga berat badan tetap ideal.

GERD lebih sering dialami oleh orang-orang dengan berat badan berlebih. Kondisi ini menyebabkan tekanan dalam perut meningkat, sehingga tekanan pada lambung juga turut bertambah.

  • Selektif dalam memilih makanan dan minuman

Ketika akan menyantap hidangan atau minum, pilihlah menu dengan bijak. Hal ini dapat dilakukan dengan mengetahui lebih rinci, makanan dan minuman apa yang perlu dihindari. Biasanya, makanan atau minuman yang bersifat asam, mengandung kafein, bersoda atau beralkohol, lebih berisiko meningkatkan gejala GERD.

  • Luangkan waktu untuk duduk lebih lama

Mengontrol jumlah asupan atau porsi makanan juga penting untuk dilakukan. Porsi makanan yang terlalu banyak akan membuat lambung terisi penuh dan memicu asam lambung mengalir kembali menuju kerongkongan. Maka dari itu, Anda perlu mengatur porsi makanan dan luangkan waktu lebih banyak untuk duduk setelah makan. Selain itu, Anda juga perlu menghindari berbaring sesaat setelah makan.

  • Terapkan pola makan sehat

Memilih makanan dengan protein dan serat tinggi dan juga rendah lemak, akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, perilaku makan secara berlebihan dapat dihindari.

  • Stop kebiasaan merokok

Merokok juga berperan penting dalam memicu gejala GERD. Hal ini dikarenakan rokok merusak katup yang berada di antara kerongkongan dan lambung. Jika Anda tidak berhenti merokok, maka katup tersebut akan semakin rusak.