Penyakit

Ini Gejala dan Penyebab Nyeri di Belakang Mata

Beberapa orang pasti pernah mengalami nyeri di belakang mata. Gejalanya biasanya mirip seperti sakit kepala di bagian dalam. 

Selain itu, nyeri di belakang mata biasanya juga menimbulkan rasa pegal yang membuat aktivitas terganggu. Gejala lain yang muncul biasanya juga diikuti dengan ketegangan di area belakang mata. 

Nyeri di belakang mata juga bukan hal yang serius, dokter nantinya akan mencari sumber nyeri sehingga proses pengobatan jadi lebih tepat.

Gejala nyeri di belakang mata

Gejala nyeri di belakang mata biasanya ditandai dengan rasa sakit seperti terkena benda tumpul. Bahkan, beberapa orang merasa jika bagian belakang mata seperti ditusuk sesuatu. 

Berikut ini beberapa gejala nyeri di belakang mata yang wajib kamu ketahui.

  • Perasaan nyeri di belakang mata
  • Mata memerah, gatal, dan seperti terbakar
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Demam
  • Nyeri saat menggerakan mata
  • Tekanan sinus
  • Mata berair
  • Penglihatan kabur
  • Sakit bahu atau punggung

Penyebab nyeri di belakang mata

Berikut ini beberapa penyebab utama nyeri di belakang mata yang wajib kamu ketahui:

  1. Sakit kepala tensi
    Sakit kepala tensi ditandai dengan perasaan seperti sesak dan ada tekanan di sekitar dahi. Hal ini juga menyebabkan rasa nyeri di belakang mata. Selain itu, hal ini juga ditandai dengan gejala lain seperti nyeri di kulit kepala dan juga di area leher serta dahi.
  2. Sakit kepala cluster
    Sakit kepala ini ditandai dengan sakit kepala yang cukup pendek namun menyakitkan. Biasanya sakit kepala ini berlangsung selama 15 menit hingga 1 jam.
    Sakit kepala cluster juga digambarkan dengan rasa nyeri seperti terbakar dan menusuk di belakang mata. Gejala lain dari sakit kepala cluster yang membuat nyeri di belakang mata yakni mata menjadi merah, bengkak, dan terdapat robekan.
  3. Migrain
    Migrain juga bisa menyebabkan tekanan di belakang mata yang menimbulkan rasa sakit hingga berjam-jam.
    Selain itu, saat migrain, kamu juga mungkin mengalami beberapa gejala seperti sensitif terhadap cahaya, mual, muntah, hingga gangguan penglihatan.
  4. Mata tegang
    Mata tegang biasanya karena kelelahan menatap layar komputer terlalu lama atau televisi. Hal ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan pada otak dan juga mata serta menyebabkan sakit kepala.
  5. Sinusitis
    Infeksi sinus juga bisa menyebabkan peradangan sehingga menimbulkan rasa nyeri di belakang mata karena hidung yang tersumbat.
    Tersumbatnya area hidung bisa membuat tekanan di daerah dahi, pipi, dan juga belakang mata.

Berikut ini juga beberapa penyebab umum yang menimbulkan nyeri di belakang mata, yakni:

  • Skleritis atau peradangan
  • Neuritis optik
  • Radang saraf optik
  • Penyakit graves
  • Kelainan autoimun
  • Glaukoma
  • Penyakit mata yang memengaruhi saraf optik
  • Penggunaan alkohol
  • Terpapar bau parfum yang menyengat
  • Suara yang terllau keras
  • Kelelahan
  • Perubahan hormonal
  • Kurang tidur
  • Stres

Bagaimana mengatasi nyeri di belakang mata?

Untuk mengatasi nyeri, biasanya dokter akan memberikan resep pelemas otot, khusus untuk kamu yang memiliki gejala sakit kepala. Obat ini berfungsi untuk melemaskan otot agar tidak tegang.

Selain itu, dokter juga akan meresepkan antidepresan untuk menstabilkan kadar serotonin di otak. 

Kamu juga bisa melakukan perawatan mandiri untuk mengurangi rasa nyeri di belakang mata dengan melakukan beberapa hal berikut ini: 

  • Berolahraga setiap hari
  • Mengurangi asupan makanan olahan
  • Membatasi penggunaan alkohol
  • Mengurangi merokok
  • Mengurangi konsumsi kafein

Jika setelah melakukan perawatan mandiri kondisi masih memburuk, sebaiknya segera menemui dokter dan melakukan pemeriksaan yang lebih detail lagi.