Hidup Sehat

Jangan Sepelekan Manfaat Buah Sukun untuk Kesehatan

Buah sukun merupakan salah satu buah yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya memiliki rasa yang unik, manfaat buah sukun juga ternyata baik untuk kesehatan.

buah sukun

Jika mendengar tentang buah sukun, apa yang terbayang dalam pikiran Anda? Buah yang memiliki tekstur kulit cukup berduri dan serupa dengan buah nangka, apakah seperti itu? Nangka dan sukun memang sebenarnya masih dalam satu keluarga Moraceae. Biasanya buah nangka diolah dengan cara digoreng atau dikukus. Namun, bagaimana cara mengolahnya, sehingga manfaat buah sukun dapat diperoleh secara maksimal? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Manfaat buah sukun untuk kesehatan yang tidak boleh disepelekan

  • Mengurangi risiko timbulnya penyakit jantung

Siapa sangka bahwa buah sukun ini ternyata memiliki banyak kandungan serat? Satu buah sukun mengandung serat harian sekitar 10,8 gram yang setara dengan 39% rekomendasi asupan harian untuk tubuh.

Serat memiliki peran penting dalam mengurangi kolesterol jahat pada tubuh. Diketahui bahwa adanya kolesterol jahat dalam tubuh, dapat menyumbat pembuluh darah, sehingga memicu timbulnya berbagai penyakit jantung, seperti hipertensi dan aterosklerosis. 

  • Sumber energi

Manfaat buah sukun lainnya, yaitu dapat dikonsumsi sebagai sumber asupan yang ramah. Maksudnya, yaitu buah sukun banyak mengandung karbohidrat, namun tidak mengandung gluten yang diyakini dapat berbahaya jika dikonsumsi oleh orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Dalam satu buah sukun kering, terdapat setidaknya sekitar 2,2-5,9% karbohidrat dengan kalori sebesar 227 kcal. Jenis karbohidrat yang ada dalam buah sukun diperbolehkan untuk dikonsumsi oleh individu yang mengalami penyakit Celiac. 

Biasanya, penderita Celiac tidak direkomendasikan untuk menghindari konsumsi karbohidrat gluten. Pasalnya, gluten diyakini memicu peradangan pada usus halus, sehingga menyebabkan gangguan pencernaan. 

Di samping itu, daging buah sukun memiliki kandungan pati sekitar 58% berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh Biosynthesis Nutrition Biomedical. Pati itu sendiri merupakan karbohidrat kompleks yang memiliki indeks glikemik rendah, sehingga aman untuk dikonsumsi tanpa menyebabkan gula darah meningkat secara tiba-tiba. Dengan demikian, sukun juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

  • Menangkal radikal bebas yang menyerang tubuh

Tahukah Anda mengenai radikal bebas? Radikal bebas ini unsur berbahaya yang dapat memicu timbulnya penyakit kronis, seperti hipertensi. Manfaat buah sukun dipercaya mampu menangkal radikal bebas yang menyerang tubuh. Hal ini didukung oleh hasil penelitian yang diterbitkan oleh Biotechnology and Applied Biochemistry, bahwa buah sukun memiliki antioksidan jenis flavonoid. 

Dari hasil penelitian tersebut juga diketahui bahwa kandungan antioksidan buah sukun lebih kuat jika dibanding dengan vitamin C dan E. Sumber antioksidan pada buah sukun tidak hanya ditemukan dalam dagingnya, namun juga ekstrak kulit buah sukun itu sendiri.

Cara mengolah buah sukun

Jika Anda menginginkan untuk memperoleh manfaat buah sukun secara maksimal, hal yang perlu Anda perhatikan adalah untuk tidak mengolah buah sukun dengan cara digoreng. Buah sukun dapat diolah dengan cara dikukus, dipanggang, direbus, atau diolah sebagai bubur.

Menggoreng buah sukun hanya akan menambah lemak trans dalam buahnya, sehingga memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh jika dikonsumsi. Jika Anda menggoreng buah sukun, justru cara mengolah tersebut bertentangan dengan segala manfaat buah sukun yang telah diinformasikan sebelumnya. 

Buah sukun juga dapat diolah dengan diekstraksi dan diambil patinya. Lalu, tepung ini dapat dijadikan bahan olahan makanan yang bersifat bebas gluten. Meski begitu, karena hanya pati buah sukun yang diambil, serat pada buah sukun pun akan turut hilang. Padahal, 39% sumber kandungan serat harian dalam buah sukun ini sangat bermanfaat untuk kesehatan.