Hidup Sehat

Jika Terlalu Berlebihan, Ini Bahaya Minuman Keras Bagi Kesehatan Mental

Bahaya minuman keras yang dikonsumsi berlebihan tentu bukanlah lagi rahasia umum. Minuman keras yang mengandung alkohol berjenis etanol ini dapat menyebabkan penurunan kesadaran. 

Berbagai jenis alkohol dalam minuman keras ini punya kadar alkohol yang berbeda-beda. 

Hepatitis alkoholik bisa menyebabkan kerusakan hati yang parah

Meskipun banyak orang merasa alkohol dapat membuat mereka melupakan masalah sejenak, tetapi nyatanya minum miras secara berlebihan hanya akan menimbulkan lebih banyak masalah.

Anda mungkin tidak menyadari bahwa minum mempengaruhi kesehatan Anda, terutama mental. Inilah beberapa bahaya minuman keras bagi kesehatan mental.

Mengganggu Sistem Kerja Otak 

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa bahaya minuman keras yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menurunkan fungsi serta cara kerja otak. 

Akibatnya, dapat menimbulkan gejala kesulitan berpikir seperti:

  • Linglung
  • Sering berpikir tidak logis
  • Kesulitan dalam mengambil keputusan
  • Masalah memori
  • Masalah konsentrasi
  • Merasa sulit untuk mempelajari hal-hal baru
  • Perubahan kepribadian
  • Pemikiran kabur
  • Kegelisahan
  • Depresi

Sulit Mengatasi Stress 

Awalnya Anda mengonsumsi alkohol untuk meredakan stress, ternyata jika terlalu sering hanya akan membuat Anda kehilangan cara mengatasi stress itu sendiri. 

Artinya, ketika stress kembali datang, Anda akan merasa lebih kewalahan dan lebih cenderung beralih ke alkohol lagi.  Sebaiknya, ketika mengalami stress Anda membicarakan masalahmu, mendapatkan bantuan profesional, dan menggunakan teknik manajemen stres

Memperburuk Kondisi Kesehatan Mental 

Bahaya minuman keras selanjutnya dapat memperburuk gejala kondisi kesehatan mental. Misalnya, depresi dan kecemasan yang sebelumnya sudah Anda alami. 

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering mabuk memiliki risiko lebih tinggi untuk bunuh diri dan mengalami gangguan kecemasan. 

Hal ini terjadi karena saat Anda minum miras terlalu banyak, fungsi zat kimia otak yang mengatur mood akan terganggu, sehingga muncul gejala depresi. Suasana hati Anda dapat membaik ketika Anda mengurangi atau berhenti minum.

Kecemasan Sosial 

Dampak buruk alkohol pada akhirnya akan mempengaruhi kehidupan sosial Anda. Karena depresi atau stress yang semakin parah, Anda mungkin mulai menghindari situasi sosial.

Mabuk atau menghabiskan terlalu banyak waktu untuk minum dapat menyebabkan pertengkaran. Itu juga dapat mengakibatkan pengabaian atau menyakiti orang-orang yang Anda sayangi.

Mematikan Emosi 

Alkohol dapat menyebabkan kecanduan yang akhirnya menjadikan Anda mulai mengandalkan minuman keras ketika mengalami berbagai masalah. 

Imbasnya, ini akan mematikan emosi Anda. Hal ini karena Anda hanya akan menenggelamkan kesedihan dengan minuman keras ketika masalah menghampiri.

Terkadang Anda mungkin tidak tahu apa yang mengganggu Anda. Anda hanya tahu bahwa Anda merasa buruk dan ingin melupakan untuk sementara waktu.

Anda mungkin menemukan bahwa Anda perlu minum lebih banyak untuk tetap mati rasa dan menghindari emosi Anda. Inilah yang dapat menyebabkan ketergantungan pada alkohol.

Menjadi Lebih Agresif

Sejatinya, minuman keras dapat melepaskan perasaan yang terpendam. Itu juga bisa membuat perasaan marah dan frustasi lebih intens.

Alkohol dapat membuat perasaan buruk muncul ke permukaan atau membuatnya merasa lebih intens. Ini adalah salah satu alasan Anda mungkin menjadi kesal, marah atau agresif saat minum. Hal ini dapat menyebabkan penyesalan yang mendalam jika Anda telah menyebabkan sakit hati.

Memicu Keinginan Bunuh Diri 

Tahukah Anda risiko bunuh diri meningkat jika menyalahgunakan alkohol? Minuman keras dapat membuat Anda lebih cenderung bertindak dengan cara yang tidak terkendali atau impulsif. 

Tindakan ini akan muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri dan bunuh diri. 

Perlu diingat, minuman keras mungkin membuat Anda merasa santai pada awalnya. Tetapi ketika efeknya hilang, stres dan masalah yang menyebabkan stress semakin memburuk.