Uncategorized

Mengapa Nikotin Menyebabkan Kecanduan Merokok?

Ketika merokok Anda tentu merasakan suatu hal yang menyebabkan Anda menjadi kecanduan, dan hal tersebut berasal dari nikotin yang menyebabkan kecanduan, zat aktif yang terkandung dalam rokok.

Dalam kehidupan yang serbacepat dan serbamodern, merokok tanpa dipungkiri menjadi suatu bagian dari gaya hidup yang instan dan praktis.

Merokok seperti menjadi solusi yang awalnya sekadar untuk iseng kemudian menjadi suatu kebiasaan atau ritual wajib. 

Akibatnya, disadari atau tidak, kegiatan tersebut malah menyebabkan sejumlah penyakit kronis yang berhubungan dengan organ pernapasan utama, yaitu kanker paru-paru serta serangan jantung.

Sebenarnya banyak orang yang gemar merokok itu sudah tahu akan hal tersebut namun tetap saja diabaikan karena kecanduan dari nikotin.

Lalu mengapa itu bisa terjadi? Sebelum membahas mengenai penyebabnya, Anda tentu perlu mengetahui gejalanya terlebih dahulu.

Gejala pada orang yang sudah pada nikotin biasanya adalah mengalami ketergantungan seperti tidak bisa berhenti merokok, dan tetap merokok walaupun mengidap penyakit tertentu.

Gejala lainnya adalah penarikan nikotin yang berupa keinginan secara intensif menggunakan nikotin, kesemutan di tangan dan kaki, berkeringat, mual dan kram perut, sembelit, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, insomnia, kesulitan berkonsentrasi, lekas marah, gelisah, depresi, dan berat badan bertambah.

Mengapa nikotin dapat menyebabkan kecanduan merokok? Berikut penjelasannya!

Adanya kandungan obat

Nikotin menyebabkan kecanduan adalah karena zat aktif dalam rokok itu mengandung obat yang dapat memengaruhi pikiran dan mental Anda serta suasana yang sedang Anda hadapi.

Adapun obat-obatan yang dikandung nikotin adalah kokain yang memang mempunyai sifat yang cukup adiktif.

Memberi efek relaksasi

Banyak orang merokok karena beralasan dapat menenangkan diri. Efek itu berasal dari nikotin yang dalam waktu 7 detik sudah cukup memberi efek yang menenangkan pada otak.

Efek itu terus-menerus ada, dan ketika rokok habis Anda berupaya mendapatkan efek tersebut dengan membakar satu batang lagi dan seterusnya.

Ini karena efek relaksasi yang jika dihilangkan tersebut membuat otak Anda menjadi sulit tenang.

Kebiasaan rutin

Merokok menjadi sebuah kebiasaan rutin yang harus Anda lakukan sebab jika tidak Anda merasa ada sesuatu yang kurang.

Kebiasaan inilah yang direkam oleh otak Anda yang menganggap hal itu adalah sebuah stimulus atau rangsangan.

Akibatnya, setiap kali Anda mencium bau rokok, terkadang tanpa disadari Anda malah latah ingin merokok.

Memengaruhi alam bawah sadar

Saat merokok, Anda seperti terbawa pada hal-hal yang Anda anggap menyenangkan. Hal itu karena rokok melalui nikotin di dalamnya memengaruhi alam bawah sadar Anda.

Dan, bisa ditebak Anda pun terus-menerus kecanduan, dan akan tidak terima jika diminta berhenti merokok.

Merasa mampu berpikir jernih

Banyak orang merokok karena kegiatan ini mampu membuat mereka yang mengembuskan asap rokok bisa berpikir jernih mengenai kondisi yang dialaminya.

Pada akhirnya, hal tersebut akan menjadi prinsip hidup bagi Anda bahwa Anda tidak akan bisa hidup tanpa merokok.

Untuk menghilangkan depresi 

Depresi serta stres sudah pasti akan terus ada dalam kehidupan manusia. Banyak orang berupaya mengatasi hal ini dengan merokok karena efek dari nikotin yang menyebabkan kecanduan karena adalah menenangkan dan merelaksasi.

Akibatnya, bisa ditebak, kondisi ini akan menjadi suatu pelarian, dan orang yang menderita stres berat dan depresi akan sulit menghilangkan kecanduan pada nikotin.

Faktor lingkungan

Terakhir adalah faktor lingkungan yang turut menyebabkan kecanduan pada nikotin. Biasanya merokok karena faktor ini agar dapat dianggap sebagai bagian dari lingkungan.