Hidup Sehat

Probiotik dalam Obat Lacto-B, Apa Manfaatnya?

Probiotik merupakan salah satu jenis obat yang baik untuk mengobati gangguan pada sistem pencernaan. Lacto-B adalah salah satu obat berjenis probiotik yang bisa mengatasi masalah seperti diare.

Secara khusus, obat ini bisa diberikan kepada anak-anak. Karena komposisinya sudah disesuaikan dengan kebutuhan anak yang berusia antara satu sampai dengan 12 tahun.

Apa saja manfaat probiotik dalam Lacto-B?

Probiotik memang terbukti efektif untuk mengobati penyakit atau gangguan pada sistem pencernaan. Tapi, selain itu, ada manfaat lain yang bisa Anda rasakan, yaitu: 

  • Menjaga kesehatan usus

Probiotik pada dasarnya merupakan sejenis bakteri yang baik. Bakteri baik ini penting untuk memelihara kesehatan usus Anda. 

Bakteri berkumpul pada usus Anda. Bakteri ini bisa diolah di dalam usus untuk kemudian dijadikan kandungan nutrisi lain yang diperlukan oleh tubuh guna meningkatkan sistem kekebalan.

Jadi, ketika Anda mengonsumsi obat probiotik seperti Lacto-B, Anda pun bisa mendapatkan manfaatnya untuk kesehatan usus.

  • Sindrom iritasis usus besar

Selain diare, kondisi pencernaan lain yang bisa diatasi dengan probiotik adalah sistem iritasi usus besar. Ini merupakan gangguan pencernaan yang cukup umum terjadi, ditandai dengan gejala gas, kembung, sembelit, dan lain sebagainya.

Ketika anak mengalami gejala dari sindrom ini, pemberian probiotik juga bisa menjadi solusi yang tepat. Tapi, tentunya konsumsi probiotik ini harus dilakukan dengan dosis yang tepat. 

Jenis bakteri probiotik

Ada banyak sekali bakteri sehat yang dapat dikategorikan sebagai probiotik. Secara khusus, obat Lacto-B mengandung jenis bakteri sehat sebagai berikut: 

  • Lactobacillus acidophilus

Bisa dibilang, jenis bakteri yang satu ini adalah bakteri yang paling umum digunakan sebagai probiotik. Anda bisa menemukan kandungan bakteri ini pada banyak produk probiotik seperti yogurt atau suplemen kesehatan.

Kandungan probiotik yang satu ini memiliki fungsi utama untuk meredakan gejala diare. Selain itu, ini juga baik dikonsumsi oleh anak yang tidak mampu mencerna laktosa, gula, dan susu dengan baik.

  • Bifidobacterium longum

Bakteri baik berikutnya adalah Bifidobacterium longum. Bakteri ini juga cukup umum digunakan sebagai probiotik. Umumnya, kandungan bakteri ini dapat ditemukan pada produk susu seperti yogurt. 

Salah satu kondisi utama yang bisa diatas oleh bakteri Bifidobacterium longum adalah sindrom iritasi usus besar. Tapi, bukan berarti bakteri ini hanya mampu mengatasi kondisi tersebut saja. 

  • Streptococcus thermophilus

Ada juga kandungan bakteri Streptococcus thermophilus yang terdapat dalam obat Lacto-B. Ini juga merupakan sejenis bakteri sehat probiotik yang sering ditemukan pada yogurt. 

Bakteri ini umumnya tinggal di dalam sistem pencernaan tanpa mengakibatkan dampak negatif. Sebaliknya, bakteri ini justru baik untuk mencegah diare, konstipasi, serta diabetes.

Bakteri-bakteri yang telah disebutkan di atas merupakan bakteri asam laktat. Bakteri tersebut baik digunakan untuk meningkatkan daya cerna, mengendalikan bakteri di saluran pencernaan, serta mencegah Anda dari sembelit. 

Apabila ingin menggunakan obat probiotik untuk anak, pastikan untuk menyesuaikan dosisnya dengan dosis anak-anak. Dalam hal ini, pemberian obat Lacto-B diberikan dengan dosis sebanyak tiga sachet per hari untuk anak usia 1 sampai 12 tahun.

Anda bisa mendapatkan obat ini secara bebas tanpa memerlukan resep dari dokter. Bila ingin mendapatkan arahan lebih jelas, Anda bisa mencoba berkonsultasi dengan apoteker ketika akan membeli obat ini.

Jika penggunaan Lacto-B pada anak kurang efektif untuk menyembuhkan gejala anak, maka sebaiknya bawalah anak Anda ke dokter.

Tindakan

Tes Rapid Antibody setelah Vaksinasi Covid-19, untuk Apa?

rapid antibody

Program vaksinasi covid-19 di Indonesia tengah berlangsung. Saat ini sudah banyak orang yang mendapatkan injeksi vaksin Covid-19. Vaksinasi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk perlindungan bagi tubuh seseorang sekaligus menciptakan herd immunity. Namun, belakangan muncul kabar bahwa mungkin seseorang memerlukan tes rapid antibody lagi setelah vaksinasi covid-19. Memangnya, untuk apa lagi? 

Rapid antibody yang dimaksud bisa disebut juga tes titer. Tes titer antibody ini memang hanya bisa dijalankan oleh seseorang yang telah disuntik vaksin Covid-19. Tes titer antibody merupakan tes laboratorium yang mengukur jumlah antibodi di dalam darah. 

Tes ini dapat digunakan untuk membuktikan imunitas terhadap suatu penyakit. Tes titer atau rapid antibody ini dilaksanakan dengan pengambilan dan pengujian sampel darah. Jika hasil tes tersebut positif atau di atas nilai tertentu, artinya seseorang yang dites telah memiliki imunitas. 

Antibody sendiri merupakan zat kimia yang beredar di dalam aliran darah dan termasuk bagian dari sistem imun atau kekebalan tubuh. Antibody memiliki fungsi yang penting untuk tubuh, yaitu sebagai benteng pertahanan terhadap antigen seperti virus, bakteri, dan zat beracun yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, termasuk covid-19. 

Di dalam tubuh antibody menjadi pelindung dengan cara menempel pada antigen, yakni benda asing atau zat yang masuk ke dalam tubuh dan dianggap berbahaya oleh sistem imun. Antibody dibuat oleh sel darah putih sebagai respons tubuh dalam melawan virus, bakteri, dan zat beracun yang dapat menimbulkan infeksi. 

Prosedur tes titer antibody serupa dengan sejumlah tes laboratorium pada umumnya. Pertama, perawat mengambil sampel darah pasien melalui pembuluh vena. Selanjutnya, pemeriksaan sampel darah tersebut akan dilakukan oleh analis. Terakhir, hasil tes akan mendapat persetujuan akhir dari dokter penanggung jawab. 

Jika kamu tertarik melakukan tes rapid antibody atau titer, salah satu faskes yang sudah menyediakan tes titer antibody adalah Eka Hospital. Eka Hospital dapat ditemukan di sejumlah daerah seperti Tangerang Selatan, Bekasi, Bogor, dan Pekanbaru. 

Melalui website SehatQ, diketahui bahwa tarif tes titer di Eka Hospital adalah Rp199.000. Harga itu berupa paket yang bisa langsung dibeli di website tersebut. Berikut beberapa syarat dan ketentuan jika tertarik membeli paket tes rapid antibody di SehatQ: 

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan; 
  • Kupon (voucher) berlaku 1 minggu setelah pembelian. Ketentuan ini berlaku mulai tanggal 20 Desember 2020; 
  • Lakukan pendaftaran (booking) terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di Eka Hospital;
  • Jadwal pendaftaran ke layanan pelanggan SehatQ adalah maksimal pada pukul 16.00 WIB untuk H+1. Jika dilakukan di atas jam tersebut, maka proses akan dilakukan pada hari lain; 
  • Jadwal pendaftaran akan disesuaikan dengan ketersediaan kuota di Eka Hospital; 
  • Eka Hospital memiliki kuota harian sebanyak 50 pemeriksaan dan dapat berubah sewaktu-waktu; 
  • Jika pasien tidak dapat hadir pada tanggal yang telah didaftarkan, pasien harus konfirmasi Eka Hospital secara langsung;
  • Harga dapat berubah sewaktu-waktu;
  • Harga sudah termasuk biaya administrasi dan Surat Hasil Pemeriksaan; 
  • Pemeriksaan hanya dapat dilakukan kepada pasien yang tidak sedang mengalami demam (suhu 37,5 derajat celsius atau lebih), batuk, sesak napas, dan pernah kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Setelah mengetahui kegunaan dari rapid antibody atau tes titer dan kamu tertarik untuk melakukan pemeriksaan ini, tak ada salahnya melakukan booking melalui SehatQ. Selain lebih mudah, harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau.

Resep

3 Resep Sop Buntut Istimewa untuk Akhir Pekan

Resep sop buntut cocok dihidangkan saat lebaran

Sop buntut merupakan salah satu menu favorit masyarakat Indonesia karena rasanya yang gurih dan enak. Ada banyak resep sop buntut yang bisa kamu coba apabila ingin memasak untuk menu di akhir pekan ini. 

Selain rasanya yang enak, sop buntut juga memiliki banyak nutrisi, loh! Hal ini karena di dalam sop buntut terdapat banyak sayuran seperti wortel, tomat, kentang, dan juga buncis. 

Tak hanya disajikan dalam bentuk kuah, sop buntut juga bisa disajikan dengan digoreng. Rasanya pun tak kalah enak.  Yuk coba resep sop buntut berikut ini. Dijamin bikin orang rumah ketagihan deh. 

Resep sop buntut dengan telur puyuh bakso

Bahan-bahan:

  • 500 gram buntut sapi, bersihkan dan potong kecil
  • 20 telur puyuh yang sudah direbus
  • 15 buah bakso sapi
  • 3 buah wortel, potong dadu
  • 1 batang daun bawang, potong kecil
  • 1 batang seledri, potong kecil
  • Air secukupnya
  • Gula, garam, lada bubuk, dan penyedap jamur secukupnya

Bumbu halus:

  • 7 siung bawang merah, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • ½ sdt pala yang sudah dihaluskan

Cara membuat:

  1. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga wangi.
  2. Masukkan air secukupnya dan masukkan daun bawang.
  3. Setelah air mendidih, masukkan buntut sapi, rebus hingga empuk.
  4. Masukkan garam, gula, pala, lada bubuk, dan penyedap jamur secukupnya.
  5. Setelah buntut sapi empuk, masukkan wortel, bakso, dan telur puyuh, masak hingga buntut sapi empuk.
  6. Jangan lupa koreksi rasa, apabila sudah pas taburi bawang goreng dan daun bawang.
  7. Sajikan selagi hangat. 

Sop buntut goreng

Bahan-rebusan: 

  • 1 kg buntut sapi
  • 2 buah bunga lawang
  • 5 buah cengkeh
  • 2 ruas jahe, digeprek

Bahan kuah:

  • 2 buah wortel, potong dadu
  • 2 buah kentang, potong dadu
  • 1 buah tomat, potong dadu
  • 10 siung bawang merah
  • 7 siung bawang putih
  • 1 siung bawang bombai
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 2 buah daun bawang
  • 1/2 sdt kayu manis bubuk
  • Gula, merica, garam, dan kaldu jamur secukupnya

Bahan ungkep:

  • 8 sdm kecap manis
  • 8 sdm saus tiram
  • 2 sdm saus tomat
  • 2 sdm kecap inggris
  • 2 sdm gula merah serut
  • Garam, kaldu jamur secukupnya
  • 3 siung bawang putih haluskan
  • 1 sdt merica

Bahan untuk menggoreng buntut sapi:

  • 2 sdm butter
  • 1 buah bawang bombai

Cara membuat:

  1. Rebus buntut sapi selama 15 menit dan buang air rebusan pertama.
  2. Masukkan air dan rebus kembali buntut sapi hingga mendidih, kecilkan api selama kurang lebih 30 menit.
  3. Angkat buntut sapi dan masak dengan bahan ungkep sampai mendidih lalu koreksi rasa, lalu presto selama 15-20 menit sampai empuk. Biarkan selama 2 jam sampai bumbu meresap.
  4. Sambil menunggu buntut sapi meresap, haluskan bawang merah dan putih lalu tumis dengan sedikit minyak.
  5. Masukkan tumisan bawang merah dan bawang putih ke air rebusan buntut beserta bahan kuah lainnya. 
  6. Rebus wortel, kentang, dan tomat di rebusan terpisah hingga matang dan taruh di mangkuk.
  7. Setelah didiamkan, tumis buntut yang sudah dibumbui tadi dengan butter dan bawang bombai sampai dengan tingkat kematangan yang diinginkan.
  8. Sajikan buntut goreng bersama sayuran wortel, kentang, dan tomat yang sudah direbus dengan air rebusan buntut sapi tadi.

Resep sop buntut spesial ala hotel bintang 5

Bahan-bahan:

  • 1,5 kg buntut sapi
  • 2-3 tangkai seledri
  • 3-4 tangkai daun bawang
  • 3 buah tomat dipotong dadu
  • 3 buah kentang, potong dadu
  • 2 buah wortel dipotong dadu
  • ¾ gula pasir
  • Garam dan penyedap rasa secukupnya

Bumbu halus:

  • 12 siung bawang putih, iris tipis
  • 8 siung bawang merah, iris tipis
  • 5 iris pala
  • 7-8 biji cengkeh

Cara membuat:

  1. Rebus buntut sapi hingga setengah mendidih, kemudian tiriskan. Untuk mendapatkan kuah yang gurih, sebaiknya jangan cuci buntut sapi. 
  2. Cuci buntut sapi setelah direbus dengan air yang mengalir. Lalu, rebus kembali buntut sapi dengan api kecil. 
  3. Sambil menunggu buntut sapi empuk, tumis bawang putih dan merica yang sudah dihaluskan hingga kecoklatan.
  4. Masukkan dua gelas air dan aduk hingga mendidih, lalu masukkan ke dalam kuah sop buntut.
  5. Masukkan pala, cengkeh, daun bawang, dan seledri, lalu masukkan gula, garam, dan penyedap.
  6. Tambahkan bawang merah dan bawang putih goreng agar aroma sop buntut semakin enak. 
  7. Masukkan tomat, kentang, wortel, dan daun bawang. Aduk hingga merata dan sajikan
Bayi & Menyusui

Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

Perut kembung atau secara medis disebut meteorismus adalah sebuah tanda adanya gangguan pada saluran cerna. Kembung tidak hanya bisa dialami oleh orang dewasa, namun juga bisa dialami oleh bayi.  Para orang tua baru umumnya kerap panik dan bingung bagaimana cara mengatasi perut kembung pada bayi. 

Sebenarnya, pada bayi dibawah 3 bulan kembung merupakan hal yang normal terjadi. Hal ini disebabkan karena belum sempurnanya sistem saluran pencernaan pada bayi. Selain itu, pada bayi diatas 6 bulan biasanya akan membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI). Biasanya bayi akan mencoba banyak sekali makanan baru yang dapat mengakibatkan perut kembung. Maka dari itu, para orang tua tentunya perlu untuk berhati-hati dalam menentukan MPASI dan juga mengetahui cara mengatasi perut kembung pada bayi.

Penyebab Perut Kembung pada Bayi

Ada banyak hal yang menjadi penyebab perut bayi kembung. Namun, perut kembung yang dialami bayi tidak selalu menjadi tanda penyakit yang serius. Berikut beberapa penyebab perut bayi kembung.

  • Banyaknya udara yang tertelan

Posisi menyusu yang tidak pas ataupun penggunaan dot yang tidak sesuai dapat menyebabkan banyaknya udara yang ikut masuk ke saluran pencernaan si Kecil. Contohnya, seperti pada saat mulut bayi sudah terbuka tetapi tidak langsung menggapai puting sang ibu dan juga aliran dot yang terlalu deras. Hal tersebut menyebabkan banyaknya udara berlebih yang ikut masuk ke saluran cerna si kecil.

  • Makanan yang dikonsumsi oleh ibu

Makanan yang dikonsumsi oleh ibu dapat menjadi pemicu perut bayi kembung. Hal ini dikarenakan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi oleh ibu akan terserap ASI, sehingga kembung pada bayi tidak terhindarkan. 

Maka dari itu, para ibu yang sedang menyusui perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Hindari makanan yang dapat memicu produksi gas sesudah dicerna, seperti bawang, brokoli, kentang, dan kol.

  • Tidak cocok dengan makanan atau minuman tertentu

Pada bayi usia 6 bulan keatas biasanya akan membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI). Pada masa MPASI, bayi akan mencoba banyak sekali makanan dan minuman baru yang belum pernah ia konsumsi sebelumnya dengan tekstur yang lebih padat. Hal ini dapat menyebabkan kembung karena lambung bayi masih menyesuaikan dengan makanan dan minuman baru tersebut. Terlebih lagi jika makanan tersebut mengandung lemak, gula, pati, dan tinggi serat, yang dapat meningkatkan resiko perut bayi kembung.

Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

Udara ataupun gas masuk kedalam saluran cerna adalah hal yang wajar. Namun berbeda dengan orang dewasa yang saluran pencernaannya sudah matang, bayi membutuhkan bantuan untuk dapat mengeluarkan gas tersebut dari sistem pencernaannya. Berikut cara mengatasi perut kembung pada bayi:

  1. Perhatikan posisi menyusui

Untuk mengatasi perut kembung pada bayi, selalu pastikan jika posisi kepala si Kecil lebih tinggi dari badannya, baik saat menyusui secara langsung ataupun melalui dot. Dengan begitu susu akan lebih mudah masuk ke dalam perut dan udara berlebihnya akan menuju ke atas.

  1. Bantu bayi bersendawa setelah menyusu

Salah satu cara agar udara dapat keluar dari sistem pencernaan si kecil yaitu dengan gendong bayi menghadap Anda, sanggah kan kepada dan lehernya di pundak Anda, lalu menepuk punggungnya dengan lembut hingga bayi sendawa.

  1. Pijat perut bayi

Ada 2 cara pijat yang dapat dicoba yaitu pijat dengan cara mengelus searah jarum jam atau Anda bisa memijat dengan cara seolah-olah menulis huruf ILU menggunakan telapak tangan Anda. 

Anda juga dapat menggunakan minyak telon ataupun balsem bayi untuk menghangatkan perut si Kecil. 

  1. Periksa kembali makanan pendamping ASI 

Jika bayi sudah mengkonsumsi MPASI, Anda perlu meninjau kembali makanan pendamping ASI yang diberikan. Pasalnya, beberapa makanan terutama yang mengandung sorbitol (alkohol gula) dapat meningkatkan resiko bayi mengalami perut kembung.

Itulah beberapa cara mengatasi perut kembung pada bayi. Biasanya kembung akan reda dalam waktu beberapa saat. Namun, jika kembung tak kunjung reda dan menunjukan adanya tanda-tanda masalah serius pada anak, maka sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Uncategorized

Nutrigoat: Selain Baik untuk Kesehatan, Susu Kambing Baik untuk Kulit Juga, Lho!

Nutrigoat adalah susu kambing etawa yang memiliki banyak peminat dan cukup populer. Susu kambing merupakan salah satu alternatif bagi seseorang yang alergi susu sapi. Pasalnya, Nutrigoat menambahkan gula aren dan creamer pada susu kambing etawa miliknya. 

Tidak hanya itu, susu kambing pun mengandung protein, kalsium, vitamin A, vitamin D dan berbagai manfaat lainnya bagi tubuh. Namun, tahukah Anda bahwa susu kambing pun memiliki manfaat bagi kulit Anda? Cari tahu pada artikel berikut, yuk!

Nutrigoat, susu kambing etawa banyak manfaat

Nutrigoat merupakan susu kambing etawa yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Nutrigoat mengklaim bahwa susu kambing etawa ini dapat membantu memperlancar produksi ASI, mengatasi gangguan pernapasan, mengatasi masalah dengan pencernaan, mengatasi osteoporosis, serta membantu seseorang fokus dalam belajar. Beberapa masalah tersebut bisa diatasi dengan mengonsumsi Nutrigoat dua kali sehari secara rutin untuk bisa mewujudkan keluarga yang sehat dan bahagia. 

Manfaat lain susu kambing bagi kulit

Susu kambing telah digunakan selama ribuan tahun untuk memgatasi kulit sensitif. Jadi jika Anda mengalami masalah dengan kulit Anda, perawatan dengan susu kambing adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya. Susu kambing bisa berbentuk sabun, losion, atau pembersih. Berikut beberapa manfaat susu kambing bagi kulit Anda. 

  • Membuat lembut

Susu kambing secara rutin digambarkan sebagai produk perawatan kulit alami terbaik. Susu kambing memiliki pH yang sama dengan kulit manusia. Jadi, saat Anda membersihkan dengan produk susu kambing, Anda tidak mengganggu acid mantle, atau microbiome alami kulit. 

Hal ini dapat mengubah kulit menjadi lebih lembut yang sebelumnya memiliki masalah kulit sensitif, seperti eksim, psoriasis, atau kertosis pilaris. Meskipun banyak produk perawatan kulit hanya akan memperburuk kondisi ini, namun tidak demikian dengan susu kambing. 

  • Asam laktat yang memberi kelembapan

Salah satu khasiat susu kambing adalah kandungan asam laktatnya. Ini asam alpha hydroxy (AHA) dikenal lembut hidrasi dan pengelupasan kulit dengan sifat-sifatnya. Penelitian juga menyarankan bahwa AHA berkonsentrasi rendah yang berguna dalam merawat kulit yang rusak akibat sinar matahari. 

Asam laktat terbukti meningkatkan produksi ceramide, yang dapat Anda anggap sebagai mortar di antara sel kulit Anda. Asam laktat juga berfungsi sebagai pelembap alami yang bekerja seperti magnet untuk menarik dan mempertahankan kelembapan di kulit. Jadi, susu kambing dapat memberikan warna kulit yang lebih halus, cerah, dan terhidrasi. 

Meningkatkan asam lemak esensial, probiotik, dan vitamin

Selain asam laktat, susu kambing mengandung asam lemak yang membantu memperbaiki pelindung kulit, probiotik untuk mendorong pertumbuhan flora kulit normal, dan vitamin A yang membantu pengelupasan kulit dengan lembut. 

Selain beberapan manfaat susu kambing di atas, berikut manfaat lain saat Anda menggunakan sabun susu kambing pada kulit Anda. Meliputi:

  • Sabun susu kambing belakangan ini terbukti efektif mengobati jerawat 
  • Sabun susu kambing tidak menyebabkan alergi dibandingkan dengan sabun atau detergen komersial lainnya
  • Susu kambing dapat mengurangi peradangan kulit, serta menenangkan kulit yang kering dan rusak
  • Susu kambing dapat mengurangi kerutan dan menunda tanda-tanda penuaan pada kulit. Emolien dan trigliserida membuat kulit lembap
  • Susu kambing memiliki tingkat pH yang paling dekat dengan kulit Anda, ini akan membantu melindungi kulit dari serangan bakteri dan bahan kimia lainnya
  • Susu kambing sarat dengan nutrisi dan vitamini seperti C, B1, B6, B12 dan E

Jadi, susu kambing selain baik untuk kesehatan seperti yang terdapat pada Nutrigoat. Susu kambing pun baik untuk kesehatan kulit Anda, yang telah berbentuk sabun, pelembap atau pembersih. Berminat untuk mencoba?

obat

Kandungan Ekspektoran dalam Benacol Sirup Untuk Batuk Berdahak

Batuk berdahak merupakan suatu kondisi di mana terdapat lendir atau dahak saat batuk. Terkadang, batuk berdahak ini juga akan mengeluarkan lendir ke dalam mulut. Batuk berdahak menandakan bahwa tubuh sedang memproduksi lebih banyak lendir dari biasanya, hal ini bisa disebabkan karena ada infeksi dari virus atau bakteri. Seringkali, batuk berdahak menimbulkan sensasi gatal dan mengganjal pada dada atau tenggorokan. Oleh karena itu, perlu digunakan ekspektoran pada obat batuk seperti yang terdapat pada Benacol sirup yang berguna untuk membersihkan lendir.

Pengertian Ekspektoran

Ekspektoran adalah obat yang sering terdapat pada obat batuk seperti Benacol sirup yang berfungsi untuk mengeluarkan lendir pada penderita batuk berdahak. 

Ekspektoran mengurangi ketebalan lendir dan membuat sekresi di saluran udara menjadi lebih tipis. Dengan mengencerkan lendir menggunakan cara ini, ekspektoran memudahkan seseorang untuk batuk berdahak dan membersihkan tenggorokannya. 

Obat Ekspektoran

Obat ekspektoran mengandung bahan aktif yang dapat mengencerkan lendir. Obat ekspektoran yang umum digunakan meliputi:

Guaifenesin

Ekspektoran yang paling umum tersedia dalam obat over-the-counter (OTC) adalah guaifenesin. Guaifenesin dapat ditemukan dalam produk OTC berikut ini:

  • obat batuk, pilek, dan flu
  • dekongestan
  • penekan batuk
  • obat nyeri dan demam.

Para ahli belum mengetahui bagaimana guaifenesin mencegah batuk. Namun, beberapa penelitian yang telah dipublikasikan di  Journal Chronic Obstructive Pulmonary Diseases pada tahun 2019 telah menyarankan bahwa guaifenesin memiliki manfaat yaitu mengurangi lengketnya lendir dengan melembapkannya sehingga memudahkan orang untuk batuk agar lendir lebih mudah dikeluarkan.

Para peneliti juga menganggap bahwa guaifenesin sebagai ekspektoran yang aman dan efektif untuk mengobati gejala terkait lendir pada infeksi saluran pernapasan bagian atas dan bronkitis kronis.

Kalium Iodida

Kalium iodida adalah ekspektoran yang hanya tersedia melalui resep dokter. Dokter meresepkan larutan oral kalium iodida untuk orang dengan penyakit paru-paru kronis. Obat ekspektoran ini bekerja dengan cara membantu mengencerkan lendir dan memudahkan batuk.

Komposisi Obat Batuk Benacol Sirup

Obat batuk Benacol sirup sendiri memiliki komposisi sebagai berikut:

Setiap 5 ml obat Benacol sirup mengandung

  • Diphenhydramine HCI 12,5 mg
  • Ammonium chloride 100 mg
  • Sulfoguaiacol potassium 30 mg
  • Alkohol 4 %.

Ammonium chloride dan Diphenhydramine yang terkandung dalam obat batuk Benacol sirup diketahui memiliki fungsi untuk:

  • meredakan tanda-tanda alergi
  • meredakan batuk
  • mengencerkan lendir atau dahak sehingga bisa dengan mudah dikeluarkan dari tubuh melalui mekanisme batuk
  • serta dapat digunakan untuk meredakan mabuk perjalanan.

Selain itu, sulfogaiacol potassium atau sulfoguaiacolum adalah garam dari guaiacolsulfonic acid yang berfungsi sebagai ekspektoran untuk meredakan gejala batuk dan mengencerkan lendir di dada akibat infeksi saluran penapasan, asma, masuk angin atau demam. Sulfogaiacol potassium bekerja dengan mengencerkan lendir atau dahak di paru-paru, membuat lendir tidak terlalu lengket sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan melalui batuk. Kandungan ini juga dikenal mampu mengurangi sensasi sesak pada dada sehingga membuat batuk menjadi lebih produktif. 

Meski begitu, Anda harus tetap berhati-hati mengonsumsi obat Benacol sirup. Hal ini karena obat Benacol sirup dapat menimbulkan efek samping seperti

  • Mengantuk
  • Sedasi
  • Menimbulkan gangguan koordinasi
  • Mengakibatkan pusing
  • Terjadi rasa tidak enak di ulu hati
  • Sekresi saluran napas jadi mengental.

Mengonsumsi obat Benacol sirup untuk meredakan batuk berdahak juga memerlukan perhatian khusus apabila diminum oleh: 

  • Pasien yang memiliki riwayat peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien yang memiliki riwayat produksi hormon tiroid berlebihan akibat adanya gangguan pada kelenjar tiroid (hipertiroid).
  • Pasien yang memiliki riwayat asma bronkial, emphysema, sesak nafas, penyakit paru-paru kronis.
  • Pasien yang memiliki riwayat prostat membesar.
  • Pasien yang memiliki riwayat penyakit jantung.
  • Pasien yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi.
  • Pasien lansia.
  • Wanita yang sedang hamil.
  • Anak-anak berusia 6 tahun ke bawah.

Obat Benacol sirup juga tidak boleh dikonsumsi oleh bayi yang baru lahir, ibu yang sedang menyusui serta pasien yang hipersensitif terhadap obat ini.

Resep

Lakukan Ini Agar Resep Semur Daging Sapi Anda Jadi Lebih Lezat!

Antara satu daerah dengan daerah lain memiliki resep semur daging sapi dengan kombinasi bumbu berbeda antara rempah cengkeh, pala, dan kayu manisnya, karena 3 bahan itulah yang menjadi inti dari masakan ini. Dari semua resep tersebut, mana yang paling enak? Ternyata bukan sekedar resep tetapi ada faktor lain yang harus menjadi perhatian.

Resep semur daging sapi dapat dengan mudah dicoba

Pertama adalah cara memilih daging yang akan digunakan, teksturnya harus empuk agar tidak mengalami kesulitan saat dikunyah. Sebenarnya faktor inilah yang membuat banyak orang agak ragu saat memasak daging sapi, karena proses untuk mengempukkan daging sapi memang memakan waktu cukup lama.

Oleh sebab itu diperlukan kemampuan untuk bisa memilih jenis daging sapi sesuai dengan jenis masakan yang akan dibuat. Khusus untuk resep semur daging sapi ada 3 jenis daging sapi yang cocok digunakan yaitu

  • Has Dalam (Tenderloin)

Harganya memang lebih mahal jika dibandingkan dengan daging sapi dari bagian lainnya. Dengan lemak yang cenderung sedikit, tak bertulang dan berserat, tenderloin lebih mudah dipotong dan empuk saat dijadikan semur.

  • Rib Eye

Daging jenis ini seringkali dibandingkan dengan iga. Jika pada iga biasanya hanya ada sedikit daging yang menempel pada tulang rusuk, pada rib eye bagian daging jauh lebih banyak. Teksturnya empuk dengan jaringan lemak, membuat rib eye ini terasa lezat untuk dibuat semur dengan citarasa gurih yang kuat.

  • Has Luar (Sirloin)

Teksturnya memang  tak seempuk tenderloin, tapi dagingnya cukup tebal dan harga yang lebih murah. Sirloin juga memiliki lemak pada bagian pinggiran yang membuatnya lebih lezat dibandingkan tenderloin. Sayangnya sirloin memiliki lebih banyak serat, jika akan dibuat semur, perlu waktu memasak yang lebih lama agar lebih empuk.

Setelah mengetahui jenis daging yang akan diolah menjadi semur daging. Langkah selanjutnya adalah bagaimana cara mengolah daging tersebut menjadi empuk, lezat dan nikmat ketika disantap. Inilah cara mengolahnya, simak tips dan triknya sebagai berikut ini.

  1. Cara Merebus

Rasa lezat dari resep semur daging sapi berasal dari karamelisasi, yaitu sebutan bagi proses mencoklatkan suatu bahan makanan yang mengandung gula. Jika gula dipanaskan sampai suhu yang sangat tinggi, akan berubah menjadi cairan bening. Jika dipanaskan terus, lama kelamaan cairan gula tersebut menjadi berwarna kuning, kemudian kecokelatan, hingga dengan cepat berubah warna menjadi benar-benar cokelat. Proses inilah yang dinamai karamelisasi dengan citarasa yang khas.

Jadi, cara yang benar adalah memasukkan daging sapi kedalam tumisan rempah dan ditambahkan kecap manis, gula putih dan gula merah secukupnya. Hal ini akan membuat daging sapi kaya akan aroma karamel. Setelah daging menjadi setengah matang dan harum, baru boleh menambahkan air untuk mematangkan daging sapi dan membuat bumbu meresap ke dalam daging tersebut.

  1. Menambahkan Bahan Pelengkap

Bahan-bahan tersebut diantaranya adalah kentang rebus, wortel atau buncis. Untuk bahan yang bertekstur keras seperti wortel, sebaiknya dimasukkan setelah menambahkan air pada semur. Sedangkan yang lebih dan mudah hancur seperti kentang rebus atau buncis, dimasukkan sesaat sesaat sebelum semur daging sapi matang.

  1. Mengurangi Lemak Daging Sapi

Lemak berfungsi untuk memperkaya rasa resep semur daging sapi. Namun jika tidak menyukainya, ada cara mudah untuk menghilangkannya. Caranya, letakkan semur yang sudah matang dan sudah hilang uap panasnya ke dalam kulkas selama seharian. Lemak daging sapi akan menggumpal dan naik ke permukaan. silahkan diangkat hingga bersih.

Nah, itulah beberapa tips dalam memilih dan mengolah resep semur daging sapi agar menjadi lebih lezat. Jangan sampai pilih bagian daging sapi yang ingin diolah, ya! Jadi, tunggu apalagi? Selamat mencoba!

Penyakit

Berbagai Cara Mengobati Gusi Bengkak Karena Gigi Berlubang

Gusi Anda sangat penting untuk kesehatan mulut. Gusi terbuat dari jaringan kuat dan berwarna merah muda yang menutupi tulang rahan. Jaringan tersebut sangat tebal, berserat, dan dipenuhi oleh pembuluh darah. Apabila gusi Anda menjadi bengkak, gusi akan tampak menonjol. Pembengkakan pada gusi biasanya berawal di daerah di mana gusi bertemu dengan gigi. Namun, gusi Anda dapat membengkak dan menutupi bagian gigi.

ada beberapa rekomendasi obat gusi bengkak di apotik yang ampuh

Gusi yang bengkak akan tampak berwarna merah. Gusi yang bengkak sering iritasi, sensitif, dan menyebabkan rasa nyeri. Anda juga akan memperhatikan bahwa gusi bengkak mudah berdarah ketika Anda menyikat gigi dan melakukan flossing. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari gigi berlubang hingga infeksi. Artikel ini akan membahas cara mengobati gusi bengkak karena gigi berlubang. 

Cara mengobati gusi bengkak karena gigi berlubang dapat dimulai dengan mempraktekkan beberapa “home remedies” atau perawatan rumahan alternatif. Adapun hal-hal yang bisa Anda lakukan di antaranya adalah:

  • Obat kumur antiseptik

Cara merawat gusi bengkak karena gigi berlubang yang pertama adalah dengan menggunakan obat kumur antiseptik. Obat kumur jenis ini tidak dapat membersihkan plak dan karang gigi, namun dapat membantu mengontrol penumpukan bakteri plak tambahan. Obat kumur antiseptik tersedia dalam bentuk OTC atau over-the-counter di apotek. Carilah produk yang mengandung bahan dengan sifat antiseptik yang kuat, seperti cetylpyridinium chloride. Terkadang, dokter gigi akan meresepkan obat kumur antiseptik yang mengandung chlorhexidine, yang mana dianggap sebagai bahan paling efektif dalam mengatasi gusi bengkak. 

  • Berkumur menggunakan air garam

Sebuah studi tahun 2016 menginvestigasi efek berkumur menggunakan air garam terhadap pemulihan luka di gusi. Dalam studi tersebut, para peneliti mengambil sel gingival fibroblast dari gigi donor. Sel tersebut membuat jaringan penghubung pada gigi. Setelah melakukan isolasi terhadap sel yang rusak, para peneliti membilasnya dengan menggunakan larutan air garam selama 2 menit, tiga kali sehari. Mereka menemukan bahwa larutan air garam dengan konsentrasi 1,8 persen adalah yang paling efektif dalam meningkatkan tingkat pemulihan luka. Anda bisa membuat larutan air garam yang efektif dengan mencampur satu sendok teh air pada satu cup rebusan air yang telah didinginkan. Berkumurlah menggunakan larutan tersebut tiga hingga 4 kali setiap harinya. 

  • Berkumur menggunakan rempah atau herbal

Sebuah studi tahun 2014 menginvestigasi efek anti-plak dan anti-gingivitis pada obat kumur herbal yang mengandung minyak pohon teh, cengkeh, dan kemangi. Bahan-bahan tersebut memiliki sifat anti-bakteri dan anti-peradangan. Para peneliti membagi 40 peserta ke dalam dua kelompok Kelompok pertama menggunakan obat kumur yang tersedia di pasaran selama 21 hari, sementara kelompok yang lain menggunakan obat kumur herbal. Hasil menunjukkan bahwa obat kumur herbal sama baiknya dengan obat kumur di pasaran. Para peserta dari kedua kelompok menunjukkan peningkatan kesehatan gusi, seperti berkurangnya plak dan peradangan gusi. 

  • Ibuprofen

Obat penghilang rasa nyeri, seperti ibuprofen, dapat membantu mengurangi nyeri gusi pada saat seseorang mendapatkan perawatan abses gigi dan penyakit periodontal. 

Cara mengobati gusi bengkak karena gigi berlubang di atas patut untuk dicoba. Gusi bengkak pada satu gigi disebabkan oleh banyak hal, tidak hanya gigi berlubang saja. Beberapa kondisi lain di antaranya adalah kebersihan mulut yang buruk dan penyakit periodontal. Anda harus mengunjungi dokter gigi apabila pembengkakan terus menerus terjadi selama lebih dari 1 minggu. Anda juga perlu mencegah gusi bengkak dengan menjaga kesehatan mulut dengan rutin menyikat gigi dan mengunjungi dokter gigi 6 bulan sekali.

Bayi & Menyusui

Panduan Memberikan Obat Demam Bayi Sesuai Usia

Panduan Memberikan Obat Demam Bayi Sesuai Usia

Demam adalah tanda umum penyakit, tetapi itu tidak selalu berarti buruk. Faktanya, demam berperan sebagai kunci dalam melawan infeksi. Jadi, haruskah Anda memberikan obat demam bayi atau membiarkan demamnya mereda dengan sendirinya? Pemberian obat demam bayi dan anak boleh saja, namun dengan catatan untuk tidak memberikannya pada mereka yang tidak mengalami gangguan kekebalan atau mengonsumsi obat kemoterapi dan belum pernah menjalani operasi.

Anak kecil sering mengalami demam jika batuk atau pilek, misalnya, karena tubuh sedang melawan infeksi. Anak Anda mungkin mengalami demam jika merasa lebih panas dari biasanya saat Anda menyentuh dahi, punggung atau perutnya, merasa berkeringat atau lembap, atau pipinya memerah.

Panduan memberikan obat demam bayi dan anak yang tercantum di bawah ini adalah untuk suhu yang diukur dengan termometer rektal dan oral. Termometer ini memberikan pengukuran suhu tubuh inti yang paling akurat. Jenis termometer lain, seperti termometer telinga (membran timpani) atau dahi (arteri temporal), meskipun nyaman, namun memberikan pengukuran suhu yang kurang akurat. Lebih lengkapnya simak panduan memberikan obat demam bayi yang tepat berikut.

Bayi dan balita

0-3 bulan

Demam dengan suhu 38ºC atau lebih tinggi, diambil secara rektal. Anda harus segera menghubungi dokter, bahkan jika bayi tidak menunjukkan tanda atau gejala lain. Jangan berikan obat medis apapun.

3-6 bulan

Demam dengan suhu hingga 38,9ºC, diambil secara rektal. Anda harus mengajak si kecil untuk banyak beristirahat dan minum cairan seperti ASI atau susu formula. Obat tidak dibutuhkan untuk bayi usia tersebut. Hubungi dokter jika mereka tampak sangat sensitif, lesu, atau tidak nyaman.

3-6 bulan

Demam dengan suhu di atas 38,9ºC, diambil secara rektal. Segera hubungi dokter. Mereka mungkin akan merekomendasikan agar Anda membawa anak ke laboratorium untuk segera melakukan tes atau pengecekan lebih lanjut dan jangan berikan obat demam bayi sama sekali.

6-24 bulan

Demam dengan suhu di atas 38,9ºC, diambil secara rektal. Berikan anak asetaminofen (tylenol, lainnya). Jika anak berusia 6 bulan atau lebih, ibuprofen (advil, motrin, lainnya) juga sudah boleh diberikan. Baca label dengan hati-hati untuk mendapatkan dosis yang tepat. Jangan berikan aspirin kepada bayi atau balita. Hubungi dokter jika demam tidak merespons obat atau berlangsung lebih dari satu hari.

Anak-anak

2-17 tahun

Demam dengan suhu hingga 38,9ºC diambil secara rektal untuk anak-anak usia 2-3, dan diambil secara oral untuk anak-anak di atas 3 tahun. Anda harus mengajak anak untuk perbanyak istirahat dan minum banyak cairan. Anda tidak memerlukan obat demam bayi dalam hal ini. Namun, segera hubungi dokter jika anak tampak sensitif atau lesu atau mengeluh sangat tidak nyaman.

2-17 tahun

Demam dengan suhu di atas 39,9ºC diambil secara rektal untuk anak-anak usia 2-3, dan diambil secara oral untuk anak-anak di atas 3 tahun. Jika anak tampak tidak nyaman, berikan mereka asetaminofen (tylenol, lainnya) atau ibuprofen (advil, motrin, lainnya). Selalu baca label dengan saksama untuk mendapatkan dosis yang tepat.

Anda juga harus berhati-hati untuk tidak memberi anak Anda lebih dari satu obat yang mengandung acetaminophen, seperti beberapa obat demam  bayi yang juga diperuntukan untuk sakit batuk dan pilek. Hindari memberikan aspirin kepada anak-anak atau remaja. Hubungi dokter jika demam tidak merespons obat atau berlangsung lebih dari tiga hari.

Uncategorized

Tips Memilih Masker Non Medis Untuk Cegah Virus Covid-19

Penggunaan masker non medis sangat dianjurkan untuk dikenakan semua masyarakat, guna mencegah virus covid-19. Menurut World Health Organization (WHO) masker adalah kunci utama yang efektif untuk menekan penularan dan menyelamatkan nyawa selama masa pandemi.

Masker harus digunakan sebagai bagian dari pendekatan yang komprehensif termasuk menjaga jarak fisik, menghindari kerumunan, tidak melakukan kontak fisik secara masal, menjaga ventilasi yang baik, membersihkan tangan, menutupi mulut ketika bersin dan batuk. Lantas, bagaimana cara memilih masker non medis yang aman untuk mencegah penularan virus covid-19? Berikut tipsnya.

1. Masker terdiri dari tiga lapis

Masker non medis harus terdiri dari minimal tiga lapisan atau lebih. Rekomendasinya adalah lapisan paling dalam dibuat dari bahan atau kain yang menyerap air dengan tenunan rapat  seperti katun atau linen. Sedangkan lapisan terluar harus lebih tahan air, biasanya terbuat dari bahan polyester atau polyester-kapas. Pada lapisan ketiga dapat terdiri dari kain jenis filter seperti polipropilen bukan tenunan. 

Anda juga boleh menambahkan beberapa penghalang tambahan, apabila merasa masker non medis masih kurang cukup menutupi. Beberapa alat yang dapat digunakan sebagai filter antara lain, handuk/tisu kertas lipat (sekali pakai), dan kain kerajinan dari tas belanja yang lebih lembut dan dapat digunakan kembali (dapat dicuci dan dikeringkan dengan udara). Masker dua lapis dapat dengan mudah diubah menjadi masker tiga lapis melalui penambahan sederhana filter tersebut.

Penting untuk diperhatikan bahwa masker non medis yang menggunakan katup atau ventilasi pernafasan tidak disarankan. Masker ini tidak membatasi penyebaran virus karena memungkinkan penyebaran tetesan pernapasan menular dan menyebar ke luar masker. Masker ini tidak melindungi orang lain dari COVID-19.

2. Selektif memilih bahan masker non medis

Pertimbangan penting berikutnya saat mencari masker non medis yang tepat adalah jenis bahannya. Bahan masker ideal mampu memberikan filtrasi yang sangat baik, yaitu mampu menangkap tetesan dan partikel kecil, sekaligus memastikan Anda mudah bernapas dengan nyaman.

Misalnya, yang terbaik adalah menghindari kain kasa, saputangan katun, atau sutra dan bahan elastis secara umum. Bahan tersebut kurang memberikan perlindungan jika dibandingkan dengan bahan yang relatif lebih unggul seperti katun dan polyester. Pada saat yang sama, penting untuk memastikan bahwa Anda dapat bernapas dengan baik setiap saat.

3. Mudah bernapas dan pas dengan wajah

Selain memilih bahan yang tepat supaya bisa bernapas dengan baik, Anda juga harus mencari masker yang pas dengan hidung, pipi, dan dagu. Pastikan masker non medis cukup besar untuk menutupi hidung, mulut, dan dagu tanpa menganga. Sedangkan ukuran dan bentuk yang ideal untuk masker anak-anak, dapat sangat bervariasi jika dibandingkan dengan yang seharusnya dikenakan oleh orang dewasa.

4. Tidak menggunakan masker berkali-kali

Setelah usai menemukan masker yang pas, selanjutnya Anda harus memperhatikan waktu pemakaian. Masker hanya boleh dipakai oleh satu orang; tidak dipakai untuk waktu yang lama, dan diganti jika basah atau kotor dan menggutingnya sebelum membuangnya.

Ingatlah bahwa semua orang wajib menggunakan masker, termasuk anak-anak. Namun, pemilihan masker untuk anak-anak lebih harus teliti. Pasalnya, masker untuk anak-anak di bawah usia dua tahun tidak sebenarnya tidak diperbolehkan, karena memakai masker dalam waktu lama bisa membuat mereka sesak napas hingga pingsan. Oleh karena itu, anak berusia dua tahun ke bawah sebaiknya tidak meninggalkan rumah ataupun bertemu dengan orang di luar rumah.