Hidup Sehat

Probiotik dalam Obat Lacto-B, Apa Manfaatnya?

Probiotik merupakan salah satu jenis obat yang baik untuk mengobati gangguan pada sistem pencernaan. Lacto-B adalah salah satu obat berjenis probiotik yang bisa mengatasi masalah seperti diare.

Secara khusus, obat ini bisa diberikan kepada anak-anak. Karena komposisinya sudah disesuaikan dengan kebutuhan anak yang berusia antara satu sampai dengan 12 tahun.

Apa saja manfaat probiotik dalam Lacto-B?

Probiotik memang terbukti efektif untuk mengobati penyakit atau gangguan pada sistem pencernaan. Tapi, selain itu, ada manfaat lain yang bisa Anda rasakan, yaitu: 

  • Menjaga kesehatan usus

Probiotik pada dasarnya merupakan sejenis bakteri yang baik. Bakteri baik ini penting untuk memelihara kesehatan usus Anda. 

Bakteri berkumpul pada usus Anda. Bakteri ini bisa diolah di dalam usus untuk kemudian dijadikan kandungan nutrisi lain yang diperlukan oleh tubuh guna meningkatkan sistem kekebalan.

Jadi, ketika Anda mengonsumsi obat probiotik seperti Lacto-B, Anda pun bisa mendapatkan manfaatnya untuk kesehatan usus.

  • Sindrom iritasis usus besar

Selain diare, kondisi pencernaan lain yang bisa diatasi dengan probiotik adalah sistem iritasi usus besar. Ini merupakan gangguan pencernaan yang cukup umum terjadi, ditandai dengan gejala gas, kembung, sembelit, dan lain sebagainya.

Ketika anak mengalami gejala dari sindrom ini, pemberian probiotik juga bisa menjadi solusi yang tepat. Tapi, tentunya konsumsi probiotik ini harus dilakukan dengan dosis yang tepat. 

Jenis bakteri probiotik

Ada banyak sekali bakteri sehat yang dapat dikategorikan sebagai probiotik. Secara khusus, obat Lacto-B mengandung jenis bakteri sehat sebagai berikut: 

  • Lactobacillus acidophilus

Bisa dibilang, jenis bakteri yang satu ini adalah bakteri yang paling umum digunakan sebagai probiotik. Anda bisa menemukan kandungan bakteri ini pada banyak produk probiotik seperti yogurt atau suplemen kesehatan.

Kandungan probiotik yang satu ini memiliki fungsi utama untuk meredakan gejala diare. Selain itu, ini juga baik dikonsumsi oleh anak yang tidak mampu mencerna laktosa, gula, dan susu dengan baik.

  • Bifidobacterium longum

Bakteri baik berikutnya adalah Bifidobacterium longum. Bakteri ini juga cukup umum digunakan sebagai probiotik. Umumnya, kandungan bakteri ini dapat ditemukan pada produk susu seperti yogurt. 

Salah satu kondisi utama yang bisa diatas oleh bakteri Bifidobacterium longum adalah sindrom iritasi usus besar. Tapi, bukan berarti bakteri ini hanya mampu mengatasi kondisi tersebut saja. 

  • Streptococcus thermophilus

Ada juga kandungan bakteri Streptococcus thermophilus yang terdapat dalam obat Lacto-B. Ini juga merupakan sejenis bakteri sehat probiotik yang sering ditemukan pada yogurt. 

Bakteri ini umumnya tinggal di dalam sistem pencernaan tanpa mengakibatkan dampak negatif. Sebaliknya, bakteri ini justru baik untuk mencegah diare, konstipasi, serta diabetes.

Bakteri-bakteri yang telah disebutkan di atas merupakan bakteri asam laktat. Bakteri tersebut baik digunakan untuk meningkatkan daya cerna, mengendalikan bakteri di saluran pencernaan, serta mencegah Anda dari sembelit. 

Apabila ingin menggunakan obat probiotik untuk anak, pastikan untuk menyesuaikan dosisnya dengan dosis anak-anak. Dalam hal ini, pemberian obat Lacto-B diberikan dengan dosis sebanyak tiga sachet per hari untuk anak usia 1 sampai 12 tahun.

Anda bisa mendapatkan obat ini secara bebas tanpa memerlukan resep dari dokter. Bila ingin mendapatkan arahan lebih jelas, Anda bisa mencoba berkonsultasi dengan apoteker ketika akan membeli obat ini.

Jika penggunaan Lacto-B pada anak kurang efektif untuk menyembuhkan gejala anak, maka sebaiknya bawalah anak Anda ke dokter.