Hidup Sehat

Cara Merawat Wajah Anak Yang Berjerawat

Jerawat adalah sebuah gangguan yang terjadi pada folikel rambut (daerah di sekitar dasar atau akar masing-masing rambut) dan kelenjar sebasea (kelenjar kecil yang mengeluarkan minyak atau sebum ke folikel rambut). Sebum tersebut akan melembabkan kulit dan rambut, yang akan muncul ke permukaan kulit melalui lubang-lubang kecil yang disebut pori-pori kulit. Jerawat merupakan hal yang biasa dijumpai. Kebanyakan anak dan orang dewasa usia antara 11 hingga 30 tahun akan memiliki jerawat, dengan jerawat sering bermula pada saat seseorang menginjak pubertas, sehingga akan lebih baik apabila orang tua tahu cara merawat wajah anak yang berjerawat karena sering keberadaan jerawat akan mempengaruhi kepercayaan diri anak.

Jerawat dapat terjadi ketika pori-pori kulit Anda tersumbat oleh sel kulit mati dan minyak. Bakteri yang biasanya ada di permukaan kulit juga dapat masuk ke dalam pori-pori yang tersumbat. Namun, penyebab jerawat tidak sepenuhnya dimengerti, dengan kondisi ini dihubungkan dengan perubahan hormon pada saat pubertas, kehamilan, dan siklus menstruasi; level hormon seks pria (androgen) yang meningkat baik pada pria atau wanita pada masa pubertas yang menyebabkan lebih banyak sebum dan sel kulit mati; penggunaan makeup atau kosmetik yang tersumbat pori-pori; level kelembapan udara yang tinggi dan berkeringat; serta konsumsi obat-obatan seperti corticosteroid. Adapun cara merawat wajah anak yang berjerawat di antaranya adalah:

  • Waspada akan adanya tanda-tanda tumbuhnya jerawat

Jerawat pada masa remaja biasanya terjadi ketika anak-anak mencapai usia pubertas, meskipun beberapa anak mulai menunjukkan tanda-tanda jerawat saat berusia 8 tahun. Perhatikan tanda-tanda komedo dan papul terutama di bagian hidung dimana jerawat biasanya muncul. Saat jerawat menjadi lebih parah, kondisi ini akan menyebar ke dahi, untuk kemudian menjalar ke pipi dan dagu. Tujuan utama adalah mengetahui dan merawat tanda-tanda jerawat sejak dini sebelum menyebar.

  • Ajari anak kebiasaan perawatan kulit yang baik

Pada saat anak memasuki usia 9 tahun, mereka perlu mulai membersihkan wajah mereka sendiri setiap malam menggunakan sabun yang lembut dan air yang hangat. Kebiasaan tersebut akan membantu mengurangi penyumbatan pori-pori yang menyebabkan jerawat. Membersihkan wajah setiap hari terutama penting untuk anak laki-laki, karena mereka berisiko menderita jerawat yang lebih parah dan dapat bertahan lama. Apabila Anda melihat adanya jerawat pada wajah anak, cara merawat wajah anak dengan kondisi ini adalah menggunakan pembersih benzoyl peroxide atau asam salisilat satu atau dua kali setiap harinya. Apabila pembersih wajah tersebut membuat kulit wajah anak kering, oleskan pelembab bebas aroma dan bebas minyak setelah wajah dibersihkan. Pilihlah jenis produk yang sangat lembut karena kulit anak masih sensitif. Produk yang keras dapat mengiritasi kulit. Hindari melakukan scrubbing karena teknik ini tidak akan membersihkan jerawat dan malah akan membuat kulit iritasi.

  • Gunakan krim perawatan jerawat lembut

Krim benzoyl peroxide (kekuatan 5 persen) merupakan pilihan yang baik bagi mereka yang menderita jerawat meradang dan merah yang tidak dapat diatasi hanya dengan menggunakan pembersih wajah saja. Benzoyl peroxide dapat membunuh bakteri yang menyebabkan jerawat dan sangat efektif dalam merawat kasus jerawat ringan.

Apabila cara merawat wajah anak yang berjerawat di atas tidak efektif atau tidak ada tanda-tanda kondisi anak semakin membaik, kunjungi dokter kulit untuk mendapatkan diagnosa dan perawatan. Dokter kulit akan membantu Anda membuat rencana perawatan yang akan membantu cara merawat wajah anak.