Penyakit

Apakah Cedera Ligamen Lutut Anterior Harus Dioperasi?

Cedera ligamen lutut anterior (ACL) adalah kondisi ligamen krusiat anterior (salah satu ligamen utama di lutut) mengalami robekan atau keseleo. Cedera ACL paling sering terjadi saat berolahraga yang melibatkan gerakan berhenti mendadak atau perubahan arah, lompatan, dan pendaratan, seperti sepak bola, bola basket, dan ski lereng.

Memahami anatomi lutut

Struktur tulang sendi lutut terdiri atas tulang paha, tibia, dan patela. Ligamen krusiat anterior adalah salah satu ligamen utama pada lutut untuk menghubungkan tulang paha ke tibia.

Lutut pada dasarnya adalah sendi yang berengsel dan disatukan oleh ligamen kolateral medial (MCL), kolateral lateral (LCL), krusiat anterior (ACL), dan krusiat posterior (PCL). ACL adalah salah satu ligamen lutut yang menghubungkan tulang paha (femur) ke tulang kering (tibia) dan memberikan stabilitas rotasi pada lutut.

Permukaan lutut yang menahan beban ditutupi oleh lapisan tulang rawan artikular. Di antara permukaan tulang rawan femur dan tibia, terdapat meniskus yang bertindak sebagai peredam kejut dan bekerja sama dengan tulang rawan untuk mengurangi tekanan antara tibia dan tulang paha.

Penyebab cedera ligamen lutut anterior

Ligamen adalah pita penghubung antar tulang yang sangat kuat. ACL adalah salah satu jenis ligamen yang sering kali mengalami cedera. Secara umum, cedera ligamen lutut anterior sering terjadi saat melakukan olahraga yang memberikan tekanan pada lutut, termasuk:

  • Gerakan tiba-tiba melambat dan mengubah arah (memotong).
  • Berputar dengan kaki tertanam kuat di tanah atau lantai.
  • Gerakan mendarat yang canggung dari lompatan.
  • Berhenti tiba-tiba.
  • Pukulan langsung ke lutut atau benturan, seperti tekel sepak bola.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa atlet wanita berisiko lebih tinggi mengalami cedera ligamen lutut anterior dibandingkan atlet pria pada cabang olahraga tertentu. Hal ini karena adanya perbedaan kekuatan otot, kondisi fisik, dan kontrol neuromuskuler. Adapun perkiraan lainnya adalah perbedaan terkait gender, termasuk pelvis dan penyelarasan ekstremitas bawah (tungkai), peningkatan kelemahan ligamen, dan efek hormon estrogen pada ligamen.

Gejala umum

Saat cedera ligamen lutut anterior terjadi, Anda mungkin akan mendengar suara letupan yang keras di lutut. Segera setelahnya, lutut Anda akan mengalami nyeri, bengkak, dan jadi tidak stabil. Beberapa jam kemudian, pembengkakan akan semakin membesar, Anda akan kehilangan rentang gerak, nyeri hebat pada sendi lutut, dan ketidaknyamanan saat berjalan.

Lalu, apakah pengobatannya harus dioperasi?

Sebelum memutuskan pengobatan yang akan diberikan, dokter akan melihat seberapa parah cedera ligamen lutut anterior yang dialami. Dokter Anda mungkin akan melakukan pemeriksaan dengan rontgen untuk mencari kemungkinan patah tulang. Selain itu, juga dilakukan pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) untuk mengevaluasi dan memeriksa cedera pada ligamen lutut lainnya, tulang rawan meniskus, atau tulang rawan artikular.

Beberapa pengobatan yang mungkin dapat dilakukan adalah:

  • Mengangkat kaki melebihi tinggi kepala.
  • Kompres lutut yang cedera dengan kantong es (dibungkus handuk).
  • Minum obat ibuprofen untuk mengurangi nyeri dan bengkak.

Pengobatan cedera ligamen lutut anterior tidak selalu dioperasi. Operasi hanya dilakukan apabila tingkat kerobekan ligamen lutut akibat cedera cukup serius, misalnya terjadi cedera gabungan dengan bagian lutut yang lain. Namun, pada pasien tertentu, mungkin keputusan untuk menunda operasi adalah hal yang harus dilakukan, misalnya pada seorang atlet tertentu, anak-anak kecil, dan remaja.

Sebagian besar penderita cedera ligamen lutut anterior berisiko tinggi mengalami kerusakan lutut sekunder. Oleh sebab itulah, Anda mungkin harus mempertimbangkan untuk dilakukan operasi. Dalam kasus cedera gabungan, perawatan bedah akan sangat diperlukan.  

Jika dokter tidak merekomendasikan Anda untuk operasi dan lutut tetap stabil, maka pengobatan mungkin melibatkan:

  • Menggunakan kruk untuk menahan beban di lutut.
  • Memakai penjepit untuk menopang dan menstabilkan lutut.
  • Menjalani terapi fisik untuk memperkuat otot-otot di kaki dan mengembalikan gerakan menjadi normal.

Catatan dari SehatQ

Terlepas dari apakah Anda menjalani operasi atau tidak, rehabilitasi tetap berperan penting untuk membantu memulihkan dan mengembalikan kekuatan dan gerakan lutut Anda. Selalu diskusikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan penanganan cedera ligamen lutut anterior yang tepat sesuai dengan tingkat keparahan, tujuan, dan kebutuhan khusus lainnya.