obat

Dosis dan Aturan Pakai Flutamol Sirup yang Wajib Dipahami

Flutamol sirup merupakan jenis obat yang biasa digunakan untuk meringankan dan mengobati gejala flu seperti demam, hidung tersumbat, sakit kepala dan bersin-bersin yang disertai dengan batuk ringan. Obat ini termasuk obat golongan bebas yang bisa dibeli tanpa menggunakan resep dokter sehingga cocok untuk obat darurat di rumah.

Flutamol mengandung beberapa bahan aktif diantaranya: 

  1. Acetaminophen/paracetamol 125 mg : berfungsi sebagai antipyretic sekaligus analgesic. 
  2. Guaiphenesin atau glyceryl guaiacolate 12.5 mg: obat batuk golongan ekspektoran.
  3. Phenylpropanolamine 3.5 mg: obat nasal dekongestan stereoisomer dari norephedrine
  4. Chlorpheniramine maleate 0.5 mg: obat alergi golongan antihistamin generasi pertama

Dosis dan Aturan Pakai

Penggunaan Flutamol sirup harus sesuai dengan dosis dan aturan pakai yang tertera pada kemasan sebagai berikut:

  • Dosis bayi usia <1 tahun : 3x sehari ½ sendok teh
  • Dosis anak usia 1-6 tahun : 3x sehari 1 sendok teh 
  • Dosis anak usia 6-12 tahun : 3x sehari 2 sendok teh
  • Dosis dewasa : 3x sehari 4 sendok teh

Flutamol sirup ada baiknya digunakan setelah makan dengan dosis sesuai aturan. Jika mengalami gejala alergi setelah mengkonsumsi obat ini ada baiknya segera hubungi dokter terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Penggunaan Flutamol Sirup untuk Ibu Hamil

Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan flutamol yang memiliki kandungan paracetamol sebagai obat dengan kategori C. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada hewan, penggunaan obat ini menunjukkan efek buruk pada janin. Oleh sebab itulah, penggunaan flutamol sirup untuk ibu hamil perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menghindari efek buruk dari obat tersebut. 

Efek Samping

Secara umum, penggunaan obat ini bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar tubuh manusia selama digunakan dengan dosis dan aturan yang sesuai. Akan tetapi dalam beberapa kasus, obat ini juga berpotensi memberikan efek samping seperti berikut ini :

  • Obat yang mengandung paracetamol berpotensi menyebabkan kerusakan hati terutama jika digunakan melebihi dosis yang telah ditentukan. Potensi kerusakan hati juga akan semakin besar pada pecandu alkohol.
  • Menyebabkan gangguan saluran pencernaan ringan seperti mual dan muntah. Akan tetapi jika digunakan dalam dosis besar bisa meningkatkan risiko perdarahan lambung.
  • Penggunaan jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal
  • Menyebabkan efek samping berupa sakit kepala, vertigo, mengantuk, gangguan psikomotor, aritmia, takikardi, palpitasi, mulut kering dan juga retensi urine.

Perhatian

Penggunaan flutamol sirup  harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Hentikan penggunaan obat ini jika menimbulkan tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat dan beberapa tanda lainnya.
  • Penggunaan obat ini harus dilakukan dengan hati-hati pada pasien yang mempunyai penyakit asma
  • Penggunaan obat ini pada ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter karena diketahui bahwa paracetamol bisa ikut keluar bersamaan dengan air susu ibu (ASI) meskipun dalam jumlah kecil.
  • Konsumsi obat setelah makan
  • Penderita disfungsi ginjal harus hati-hati terhadap penggunaan obat ini
  • Obat ini bisa menyebabkan kantuk sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi saat ingin berkendara.

Di musim pancaroba seperti sekarang ini, penting untuk memiliki persediaan obat dirumah jika terjadi keluhan kesehatan tiba-tiba. Flutamol sirup merupakan salah satu obat yang harus ada di kotak P3K Anda sebagai antisipasi pertama jika keluarga mengalami gejala flu. Namun pastikan gunakan obat tersebut sesuai dosis dan aturan pemakaian yang telah dianjurkan pada kemasan.