Kesehatan Wanita

Penyebab Haid pada Gadis di Usia 10 Tahun

Bagi seorang perempuan sudah pasti tak dapat menentukan kapan menstruasi atau haid pertama mereka muncul. Beberapa di antaranya mengalami kondisi menstruasi yang datang lebih awal, bahkan ada perempuan yang sudah mengalami haid di usia 10 tahun. Jika kondisi demikian muncul patut diketahui risiko yang ada ketika seorang perempuan mengalami menstruasi lebih dini.

Menstruasi menjadi siklus alami yang terjadi pada setiap wanita, biasanya terjadi selama dua hingga tujuh hari. Dengan jarak antar periode antara 21-35 hari, menstruasi pertama disebut dengan menarche yang biasa terjadi dua hingga tiga tahun setelah mengalami pertumbuhan bulu kemaluan atau payudara.

Penyebab Haid Terlalu Dini

Menstruasi terlalu dini atau haid di usia 10 tahun biasanya disebabkan oleh beberapa faktor gaya hidup dan lingkungan. Termasuk paparan polusi udara dan gaya hidup yang kurang sehat, hal ini perlu dipahami oleh para orang tua agar tidak panik ketika mengalami kondisi ini. Berikut ini beberapa faktor yang menjadi penyebab menstruasi dini.

  • Hormon dan Pola Hidup

Faktor internal merupakan kondisi hormonal yang terlalu cepat berkembang atau adanya kelalaian yang dibawa sejak lahir. Kemudian faktor eksternal yang merupakan pola hidup, kondisi lingkungan sekitar dan makanan yang dikonsumsi, kedua faktor inilah yang harus ditinjau ketika perempuan mengalami haid di usia 10 tahun.

Produksi hormon dalam tubuh manusia dipengaruhi oleh pola hidup dan pola makanan, tetapi pengaruh terbesar tentu saja datang dari pola makan. Perempuan yang sudah dan masih mengalami menstruasi tubuhnya akan aktif memproduksi hormon estrogen. Hormon ini dipengaruhi oleh kadar lemak tubuh jika tubuh kurang mendapat asupan lemak maka produksi hormon ini berkurang.

Begitu juga sebaliknya, yang menjadi masalah hanyalah banyak anak perempuan yang kelebihan lemak sehingga produksi estrogennya menjadi berlebih. Sementara kebutuhan lemak tak hanya bisa didapat dari makanan berminyak atau daging-dagingan, tetapi juga karbohidrat berlebih yang tak diolah menjadi energi akan disimpan menjadi lemak.

  • Pengaruh Minuman Soda

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan seorang profesor di Harvard School of Public Health menunjukkan bahaya minuman bersoda terhadap kondisi hormonal anak perempuan. Minuman bersoda mengandung kadar gula tinggi yang memengaruhi jumlah kalori harian dan indeks masa tubuh (BMI).

Minuman yang mengandung gula buatan berlebih juga harus diperhatikan, hindari konsumsi jus buah dan menggantinya dengan buah asli. Inilah pentingnya mengatur konsumsi gula pada anak, biasakan mengganti gula dengan madu, buat jus tanpa menggunakan gula dan menghindari konsumsi makanan ringan kemasan dalam jumlah berlebih. 

Selain pola makan, aktivitas harian yang dilakukan anak juga berpengaruh pada kondisi hormonal anak tersebut. Anak perempuan yang aktif bergerak dan rutin berolahraga akan lebih aman dari kondisi mengalami menstruasi dini.

  • Bahaya Menstruasi Dini

Penelitian terkait haid di usia 10 tahun memang banyak dilakukan, mengingat bahaya yang mengancam anak tersebut di kemudian hari. Perempuan yang mengalami menstruasi pasti akan mengalami menopause di masa tua, rentang waktu antara menstruasi dengan menopause akan semakin cepat begitu pula mengalami menopause.

Menopause atau kondisi penurunan drastis kesuburan menjadi momok bagi nyaris semua perempuan. Tubuh mereka tidak akan lagi memproduksi hormon estrogen dalam jumlah banyak, hal ini berdampak pada menurunnya kesehatan tulang dan jantung. Gairah seks juga akan menurun seiring berkurangnya produksi estrogen.