Olahraga

Tidak Hanya Kesehatan Fisik, Ini Manfaat Bermain Basket untuk Mental

Basket merupakan salah satu jenis olahraga yang cukup banyak digemari. Banyak orang bermain basket sebagai upaya menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh secara fisik. Akan tetapi, selain manfaat fisik, ada juga manfaat bermain basket untuk kondisi mental dan emosional Anda. 

Manfaat bermain basket untuk kesehatan mental

Secara garis besar, basket membantu dalam melatih kekuatan, koordinasi, dan ketahanan otot. Selain itu, ada juga manfaat bermain basket untuk kesehatan mental Anda, yaitu: 

  • Mengurangi stres

Ketika Anda mengalami stres, olahraga bisa menjadi cara yang tepat untuk mengatasinya. Basket adalah salah satu jenis olahraga yang bisa membantu hal tersebut.

Ketika Anda terlibat dalam aktivitas fisik, termasuk berolahraga, tubuh akan melepaskan endorfin, yaitu hormon pemicu perasaan senang. Dengan dilepaskannya endorfin, suasana hati Anda akan menjadi lebih baik dan tubuh menjadi lebih rileks.

Tidak hanya itu, bermain basket juga melatih kemampuan konsentrasi Anda. Kemampuan ini penting untuk mengelola stres, agar Anda bisa memfokuskan pikiran pada hal-hal yang penting di masa kini. 

  • Menjalin hubungan dengan orang lain

Basket merupakan olahraga yang dimainkan dalam tim. Anda akan banyak berinteraksi dengan anggota sesama tim untuk merencanakan strategi dan berlatih. 

Hal ini secara tidak langsung juga memberi dampak positif untuk kondisi mental Anda. Anda bisa menjalin pertemanan baru sekaligus melatih kemampuan berkomunikasi dengan lebih efektif, baik komunikasi verbal maupun non-verbal.

  • Mengembangkan kepercayaan diri

Manfaat bermain basket lainnya adalah melatih kepercayaan diri. Anda akan bermain bersama dengan anggota tim. Di dalam tim tersebut, Anda dan anggota tim lainnya dapat saling memotivasi, mendorong, dan mendukung.

Selain itu, sesama anggota tim juga bisa memberikan Anda masukan. Dengan begitu, Anda bisa menyadari apa kekurangan diri Anda dan apa yang perlu dilakukan untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

Ketika Anda sukses bermain basket di lapangan, Anda juga bisa mendapatkan kesuksesan dalam bidang lainnya. Hal ini terjadi karena Anda telah memperoleh kepercayaan diri dan mental Anda telah terlatih untuk berubah menjadi lebih baik lagi. 

  • Mendorong semangat bekerja dalam tim 

Dalam hidup, Anda tidak akan bisa mencapai kesuksesan bila bekerja sendirian. Karena basket merupakan olahraga yang dilakukan dalam tim, Anda akan terbiasa untuk melatih kerja sama dan kepercayaan dengan sesama anggota tim lainnya.

Di dalam tim, Anda akan bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan perspektif yang berbeda. Pikiran Anda menjadi lebih terbuka dan lebih bisa berkompromi dengan orang lain.

Hal ini juga bisa Anda terapkan untuk kehidupan pekerjaan sehari-hari. Anda menjadi bersemangat saat bekerja di dalam tim, sehingga kondisi emosional Anda ketika bekerja dalam tim pun menjadi lebih terjaga. 

  • Mencegah rasa kesepian

Bermain basket adalah upaya yang tepat untuk mengatasi rasa kesepian. Anda akan bertemu dengan orang lain dan menjalin hubungan dengan anggota tim. Hal ini membantu Anda untuk bersosialisasi dan menghindari rasa kesepian.

Bahkan, sosialisasi tidak hanya Anda dapatkan dari interaksi dengan sesama anggota tim, tetapi juga dari lawan. Kehidupan sosial yang baik juga bisa berkontribusi dalam mengelola stres Anda. 

Itulah beberapa manfaat bermain basket untuk kesehatan mental Anda. Dengan bermain basket, Anda bisa mendapatkan keuntungan untuk kesehatan fisik keseluruhan dan juga emosional.

Hidup Sehat

8 Cara Menurunkan Kreatinin dengan Mudah di Rumah

Ginjal merupakan organ penting bagi tubuh sehingga harus terus dijaga agar tetap berfungsi dengan baik. Salah satu bahaya yang mengancam kesehatan ginjal adalah tingginya kadar kreatinin dalam ginjal. Oleh karena itu, perlu diketahui cara menurunkan kreatinin agar kesehatan ginjal tetap terjaga. 

Kreatinin adalah merupakan limbah yang diproduksi oleh otot yang digunakan selama otot kontraksi. Kreatinin ini harus disaring dulu oleh ginjal sebelum dikeluarkan melalui urine. 

Saat seseorang memiliki masalah ginjal, biasanya kreatinin akan menumpuk di dalam darah. Kondisi ini akan menyebabkan berbagai penyakit ginjal dan sistem perkemihan lainnya. 

Cara Menurunkan Kreatinin dengan Mudah

Ada beberapa cara menurunkan kreatinin yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah. Apa saja?

  1. Kurangi Olahraga Berat

Berolahraga memang menyehatkan tubuh. Namun, melakukan olahraga berat yang berlebihan, bisa membuat kadar kreatinin dalam darah meningkat. Hal ini sebagai respons kerusakan otot ketika seseorang berolahraga. 

Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menentukan olahraga apa yang cocok untuk dilakukan dan harus seberapa intens.

  1. Perhatikan Kebutuhan Cairan

Jangan sampai tubuh Anda mengalami dehidrasi. Dehidrasi bisa menyebabkan tubuh menjadi pusing, lemah, dan haus. Tubuh yang kekurangan cairan juga bisa mengancam kesehatan organ penting seperti jantung dan sebagainya. Termasuk dapat meningkatkan kadar kreatinin dalam tubuh. Oleh sebab itu, jangan sepelekan aturan jumlah cairan yang harus diminum setiap hari untuk memenuhi kebutuhan air putih tubuh Anda agar tidak membahayakan kesehatan.

  1. Hindari Konsumsi Suplemen Kreatinin

Dalam dunia olahraga, tak jarang para atlet mengonsumsi suplemen kreatin dengan tujuan menambah kadar kreatinin dalam tubuh yang bisa meningkatkan performa otot dan juga fisik. 

Jika Anda mengalami masalah ginjal akibat kreatinin yang tinggi, sebaiknya hentikan konsumsi suplemen kreatin ini agar kreatinin tidak menumpuk dalam tubuh Anda.

  1. Perbanyak Konsumsi Makanan Berserat

Cara menurunkan kreatinin juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan berserat. Menurut penelitian, makanan berserat seperti buah dan sayur bisa menurunkan kadar kreatinin pada penderita penyakit ginjal kronis. 

Namun, sebenarnya masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat ini. Hanya saja, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran.

  1. Mengurangi Porsi Protein

Cara menurunkan kreatinin selanjutnya adalah dengan mengurangi jumlah konsumsi protein. Menurut penelitian, protein dalam jumlah berlebihan bisa meningkatkan kadar kreatinin dalam tubuh. Jika Anda mengkonsumsi daging merah dna makanan berprotein tinggi seperti produk susu misalnya, hal ini akan membuat kadar kreatinin dalam tubuh Anda menjadi meningkat.

  1. Mengurangi Natrium

Kadar kreatinin dalam tubuh bisa meningkat akibat mengonsumsi makanan yang kaya akan natrium sehingga membuat tekanan darah tinggi dan resistensi air. Agar ginjal Anda berfungsi dengan baik, mulailah untuk mengurangi makanan yang mengandung natrium.

  1. Konsumsi Tanaman Salvia

Tanaman salvia miltiorrhiza dipercaya oleh masyarakat Tiongkok bisa mengobati penyakit gagal ginjal dan juga menurunkan kadar kreatinin dalam tubuh. Akan tetapi, tanaman ini ketika dikonsumsi bisa menimbulkan berbagai efek samping seperti sakit perut hingga gatal-gatal.

  1. Konsumsi Teh Herbal

Kadar kreatinin yang tinggi bisa diturunkan dengan mengonsumsi teh herbal seperti dandelion, kamomil, hingga daun jelatang. Teh herbal ini berperan sebagai diuretik yang dapat membantu mengurangi kadar kreatinin yang dibuang melalui urine.

Selain menerapkan tips dan cara menurunkan kreatinin dalam tubuh, sebaiknya juga melakukan pemeriksaan darah ke dokter untuk mengetahui berapa kadar kreatinin dalam tubuh Anda.