Seks & Relationship

Makanan Sehat Hari Valentine dan Ide Brilian Lainnya

Makanan Sehat Hari Valentine dan Ide Brilian Lainnya

Apa rencana Anda merayakan Hari Valentine di tahun 2021 ini? Keterbatasan untuk keluar rumah karena adanya pandemi Covid 19 membuat Anda mesti memutar otak agar perayaan Hari Valentine bisa tetap berkesan. Mencoba merayakan makanan sehat Hari Valentine pun sangat dianjurkan guna meningkatkan imunitas tubuh dari paparan virus. 

Memasak bersama di rumah dengan orang tersayang dapat menjadi perayaan Hari Valentine yang selalu berkesan. Memasak bersama makanan sehat Hari Valentine juga dapat mengusir rasa bosan karena terlalu banyak diam di rumah. 

Namun selain memasak bersama, banyak ide brilian lain yag dapat Anda lakukan untuk merayakan Hari Valentine di tahun 2021. Dari berbagai cara di bawah ini, mana yang ingin Anda coba terlebih dahulu?

  1. Maraton Film

Mengapa tidak merayakan Hari Valentine Anda dengan bersantai? Santai dalam hal ini bukan hanya beristirahat dan tidur, tetapi bisa juga dengan duduk berleha-leha sambil maraton film. Diskusikan film apa saja yang mau Anda tonton bersama pasangan Anda. Filmnya tidak harus selalu drama percintaan. Menonton film horror sekalipun bisa menjadi sangat seru untuk merayakan Hari Valentine Anda! Jangan lupa tambahkan makanan sehat Hari Valentine sebagai camilan menonton. Yogurt ataupun carrot cake dapat menjadi pilihan. 

  1. Membuat Kerajinan Bersama 

Jangan siapkan kado Valentine terlebih dahulu. Bagaimana jika Anda membuat konsep merayakan Hari Valentine dengan membuat kado yang dihasilkan dari kerajinan tangan. Sediakan beragam peralatan yang kira-kira dibutuhkan untuk membuat kerajinan tangan. Lalu, berlombalah membuat kado terunik dan terbaik dengan pasangan Anda. Bersiap-siaplah apabila hasil kerajinan tangan pasangan Anda ternyata lebih bagus daripada yang Anda buat. 

  1. Tulis Surat Cinta 

Saat ini Anda masih sudah sangat jarang mendapat surat karena semakin berkembangnya teknologi. Berbagai ucapan bisa dikirimkan lewat pesan instan dari ponsel Anda. Namun sesungguhnya, tulisan tangan bisa menjadi lamban cinta yang luar biasa. Mengucapkan Hari Valentine kepada pasangan lewat surat cinta akan lebih menghasilkan kesan yang luar biasa. Siapkanlah surat cinta yang menggambarkan betapa beruntungnya Anda memiliki dia. Tuliskan pula betapa Anda begitu besar mencintainya dan ingin selalu bersama. Dijamin, ia akan sayang kepada Anda. 

  1. Makan Malam Romantis

Makan malam untuk merayakan Hari Valentine tidak harus dirayakan di luar rumah dengan memesan makanan di restoran mewah. Makan malam sebagai lambang kasih sayang juga dapat dilakukan di rumah dengan menu-menu makanan sehat Hari Valentine. Anda bisa membuat makan malam layaknya fine dining. Buatlah salad balam dengan perasan lemon dan zaitun sebagai menu pembuka. Untuk menu utama, buatlah steak ikan yang lebih rendah kalori dan kolesterol. Sementara untuk penutup, puding stroberi akan membuat perayaan Valentine ditutup dengan sempurna. Jangan lupa untuk mendekorasi meja makanmu agar suasananya semakin romantis ya!

  1. Susun Album Foto

Pasti di ponsel Anda banyak foto yang menunjukkan memori bersama pasangan Anda, bukan? Dari awal jadian, pacaran, liburan bersama, atau bahkan saat Anda menikah dan berkeluarga. Apakah Anda tidak berminat mencetaknya? Cobalah cetak foto momen bersama pasangan yang Anda sukai sebanyak-banyaknya. Ajak pasangan untuk menyusun foto-foto tersebut menjadi sebuah album foto buatan sendiri. Dijamin, rasa cinta Anda berdua akan semakin bertambah melihat begitu banyak kenangan yang sudah terukir dan tersimpan dalam album buatan sendiri. 

*** 

Di rumah saja bukan halangan untuk merayakan hari kasih sayang. Menu-menu makanan sehat Hari Valentine pun bisa menjadi peneman di tiap kegiatan perayaan yang Anda lakukan di rumah.

Hidup Sehat

Kapankah Anda Perlu Khawatir Tentang Kelelahan?

Hampir semua orang mungkin pernah merasa kelelahan atau mengalami rasa lelah. Pasalnya, rasa lelah yang dirasakan adalah masalah yang umum dirasakan oleh semua orang. Seringkali, ini bukanlah masalah medis, tetapi hanya kondisi yang memerlukan istirahat sejenak. 

Namun, ternyata kelelahan bisa berdampak negatif pada kesehatan dan rutinitas sehari-hari, baik dalam pekerjaan ataupun keluarga. Lalu, kapan Anda perlu khawatir pada kelelahan yang Anda alami? Simak penjelasannya pada artikel berikut.  

Apa itu kelelahan?

Sederhananya, kelelahan adalah rasa lelah. Kondisi ini umumnya berbeda dengan perasaan mengantuk atau perasaan apatis secara psikologis, meskipun keduanya mungkin termasuk dalam lelah itu sendiri. istilah lain untuk menggambarkan kelelahan, meliputi:

  • Berkurang atau tidak adanya energi 
  • Kelelahan fisik atau mental
  • Kurang motivasi

Penyebab kelelahan

Kelelahan termasuk kondisi umum yang hampir semua orang pernah merasakan. Namun, hal ini biasanya tidak disebabkan oleh penyakit. Ada banyak penyebab kelelahan medis dan non-medis, termasuk pola makan Anda dan gaya hidup. 

Faktor-faktor berikut dapat menyebabkan kelelahan, baik sendiri maupun kombinasi:

  • Psikologis dan psikososial, stres, kecemasan, dan depresi
  • Fisik, anemia, diabetes, demam kelenjar, dan kanker
  • Fisiologis, kehamilan, menyusui, kurang tidur, dan olahraga berlebihan

Beberapa jenis kelelahan biasanya dianggap sebagai masalah medis, termasuk kelelahan akibat:

  • Aktivitas fisik
  • Stres emosional
  • Kebosanan
  • Kurang tidur

The National Institute in Aging membuat daftar kebiasaan gaya hidup berikut yang dapat menyebabkan kelelahan:

  • Begadang 
  • Mengonsumsi terlalu banyak kafein
  • Mengonsumsi terlalu banyak alkohol
  • Makan junk food

Beberapa orang lebih sering menderita kelelahan dibandingkan yang lain. Misalnya, wanita lebih sering melaporkan kelelahan. Orang yang hidup dalam kemiskinan dan mereka yang menderita penyakit mental atau fisik juga cenderung mengalami kelelahan. 

Kelelahan yang disebabkan medis

Penyebab fisik dapat menyebabkan kelelahan, bersama dengan faktor psikologis dan fisiologis. Daftar penyebab fisik atau medisnya panjang, sehingga penting untuk menemui dokter untuk diagnosis yang akurat berdasarkan riwayat pribadi dan medis seseorang. Daftar alasan medis potensial untuk kelelahan meliputi:

  • Kegemukan 
  • Apnea tidur obstruktif
  • Insomnia
  • Anemia
  • Kekurangan zat besi
  • Kanker
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Gagal jantung
  • Penyakit tiroid
  • Diabetes
  • Penyakit Addison
  • Anoreksia nervosa atau gangguan makan lainnya
  • Artritis, termasuk arthritis rheumatoid
  • Penyakit autoimun seperti lupus eritematosus sistemik
  • Fibromyalgia
  • Infeksi, terutama jangka panjang
  • AIDS, tuberculosis, dan mononucleosis
  • Malnutrisi

Lalu, kapankah perlu khawatir tentang kelelahan?

Mengalami kelelahan adalah hal normal, bahkan seminggu merasa lelah dari biasanya pun bukanlah hal yang aneh. Namun, kebanyakan orang dapat mengetahui kapan kelelahan mereka terasa seperti sesuatu yang lebih serius. 

Jika kelelahan yang Anda alami lebih dari dua minggu atau lebih dan merasa semakin parah, maka disarankan untuk segera mengunjungi dokter. Kelelahan Anda mungkin terkait dengan penyakit atau infeksi yang mendasarinya, terutama jika disertai dengan gejala, seperti demam ringan, sesak napas, atau kehilangan nafsu makan. 

Alasan lain untuk menemui dokter, adalah ketika Anda sering bangun karena kelelahan meskipun sedang tidur nyenyak, tidak merasa termotivasi untuk memulai hari, atau kesulitan melakukan aktivitas yang biasanya mudah. Hal ini bisa menjadi gejala gangguan tidur atau depresi. 

Cara mengatasi kelelahan

Pada dasarnya tidak ada obat untuk kelelahan, karena cara mengatasinya terhantung pada penyebab dari rasa lelah itu sendiri. Jika proses diagnostik tidak mengungkap penjelasan medis yang mendasari kelelahan, gaya hidup dan modifikasi pola makan berikut mungkin dapat membantu Anda mengatasinya:

  • Memperbaiki kebiasaan tidur dan memastikan tidur yang cukup
  • Berolahraga secara teratur serta menyeimbangkan istirahat dan aktivitas
  • Menghentikan konsumsi kafein dan minum banyak air
  • Makan sehat untuk menghindari kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan
  • Menetapkan ekspektasi yang realistis untuk beban kerja dan jadwal
  • Meluangkan waktu untuk bersantai, mungkin mencoba meditasi atau yoga
  • Mengidentifikasi dan menangani stres dengan, misalnya mengambil cuti kerja atau menyelesaikan masalah hubungan
  • Menghindari penggunaan alkohol, nikotin, dan obat-obatan terlarang

Bagi beberapa orang dengan kelelahan, dokter mungkin akan mempertimbangkan untuk menawarkan rujukan untuk konseling atau terapi bicara yang dikenal dengan terapi perilaku kognitif. Jadi, jika kelelahan sudah berlangsung dua minggu atau lebih, dan ada tambahan gejala, ada baiknya untuk segera menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sehat selalu!

Olahraga

Tidak Hanya Kesehatan Fisik, Ini Manfaat Bermain Basket untuk Mental

Basket merupakan salah satu jenis olahraga yang cukup banyak digemari. Banyak orang bermain basket sebagai upaya menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh secara fisik. Akan tetapi, selain manfaat fisik, ada juga manfaat bermain basket untuk kondisi mental dan emosional Anda. 

Manfaat bermain basket untuk kesehatan mental

Secara garis besar, basket membantu dalam melatih kekuatan, koordinasi, dan ketahanan otot. Selain itu, ada juga manfaat bermain basket untuk kesehatan mental Anda, yaitu: 

  • Mengurangi stres

Ketika Anda mengalami stres, olahraga bisa menjadi cara yang tepat untuk mengatasinya. Basket adalah salah satu jenis olahraga yang bisa membantu hal tersebut.

Ketika Anda terlibat dalam aktivitas fisik, termasuk berolahraga, tubuh akan melepaskan endorfin, yaitu hormon pemicu perasaan senang. Dengan dilepaskannya endorfin, suasana hati Anda akan menjadi lebih baik dan tubuh menjadi lebih rileks.

Tidak hanya itu, bermain basket juga melatih kemampuan konsentrasi Anda. Kemampuan ini penting untuk mengelola stres, agar Anda bisa memfokuskan pikiran pada hal-hal yang penting di masa kini. 

  • Menjalin hubungan dengan orang lain

Basket merupakan olahraga yang dimainkan dalam tim. Anda akan banyak berinteraksi dengan anggota sesama tim untuk merencanakan strategi dan berlatih. 

Hal ini secara tidak langsung juga memberi dampak positif untuk kondisi mental Anda. Anda bisa menjalin pertemanan baru sekaligus melatih kemampuan berkomunikasi dengan lebih efektif, baik komunikasi verbal maupun non-verbal.

  • Mengembangkan kepercayaan diri

Manfaat bermain basket lainnya adalah melatih kepercayaan diri. Anda akan bermain bersama dengan anggota tim. Di dalam tim tersebut, Anda dan anggota tim lainnya dapat saling memotivasi, mendorong, dan mendukung.

Selain itu, sesama anggota tim juga bisa memberikan Anda masukan. Dengan begitu, Anda bisa menyadari apa kekurangan diri Anda dan apa yang perlu dilakukan untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

Ketika Anda sukses bermain basket di lapangan, Anda juga bisa mendapatkan kesuksesan dalam bidang lainnya. Hal ini terjadi karena Anda telah memperoleh kepercayaan diri dan mental Anda telah terlatih untuk berubah menjadi lebih baik lagi. 

  • Mendorong semangat bekerja dalam tim 

Dalam hidup, Anda tidak akan bisa mencapai kesuksesan bila bekerja sendirian. Karena basket merupakan olahraga yang dilakukan dalam tim, Anda akan terbiasa untuk melatih kerja sama dan kepercayaan dengan sesama anggota tim lainnya.

Di dalam tim, Anda akan bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan perspektif yang berbeda. Pikiran Anda menjadi lebih terbuka dan lebih bisa berkompromi dengan orang lain.

Hal ini juga bisa Anda terapkan untuk kehidupan pekerjaan sehari-hari. Anda menjadi bersemangat saat bekerja di dalam tim, sehingga kondisi emosional Anda ketika bekerja dalam tim pun menjadi lebih terjaga. 

  • Mencegah rasa kesepian

Bermain basket adalah upaya yang tepat untuk mengatasi rasa kesepian. Anda akan bertemu dengan orang lain dan menjalin hubungan dengan anggota tim. Hal ini membantu Anda untuk bersosialisasi dan menghindari rasa kesepian.

Bahkan, sosialisasi tidak hanya Anda dapatkan dari interaksi dengan sesama anggota tim, tetapi juga dari lawan. Kehidupan sosial yang baik juga bisa berkontribusi dalam mengelola stres Anda. 

Itulah beberapa manfaat bermain basket untuk kesehatan mental Anda. Dengan bermain basket, Anda bisa mendapatkan keuntungan untuk kesehatan fisik keseluruhan dan juga emosional.

Hidup Sehat

8 Cara Menurunkan Kreatinin dengan Mudah di Rumah

Ginjal merupakan organ penting bagi tubuh sehingga harus terus dijaga agar tetap berfungsi dengan baik. Salah satu bahaya yang mengancam kesehatan ginjal adalah tingginya kadar kreatinin dalam ginjal. Oleh karena itu, perlu diketahui cara menurunkan kreatinin agar kesehatan ginjal tetap terjaga. 

Kreatinin adalah merupakan limbah yang diproduksi oleh otot yang digunakan selama otot kontraksi. Kreatinin ini harus disaring dulu oleh ginjal sebelum dikeluarkan melalui urine. 

Saat seseorang memiliki masalah ginjal, biasanya kreatinin akan menumpuk di dalam darah. Kondisi ini akan menyebabkan berbagai penyakit ginjal dan sistem perkemihan lainnya. 

Cara Menurunkan Kreatinin dengan Mudah

Ada beberapa cara menurunkan kreatinin yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah. Apa saja?

  1. Kurangi Olahraga Berat

Berolahraga memang menyehatkan tubuh. Namun, melakukan olahraga berat yang berlebihan, bisa membuat kadar kreatinin dalam darah meningkat. Hal ini sebagai respons kerusakan otot ketika seseorang berolahraga. 

Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menentukan olahraga apa yang cocok untuk dilakukan dan harus seberapa intens.

  1. Perhatikan Kebutuhan Cairan

Jangan sampai tubuh Anda mengalami dehidrasi. Dehidrasi bisa menyebabkan tubuh menjadi pusing, lemah, dan haus. Tubuh yang kekurangan cairan juga bisa mengancam kesehatan organ penting seperti jantung dan sebagainya. Termasuk dapat meningkatkan kadar kreatinin dalam tubuh. Oleh sebab itu, jangan sepelekan aturan jumlah cairan yang harus diminum setiap hari untuk memenuhi kebutuhan air putih tubuh Anda agar tidak membahayakan kesehatan.

  1. Hindari Konsumsi Suplemen Kreatinin

Dalam dunia olahraga, tak jarang para atlet mengonsumsi suplemen kreatin dengan tujuan menambah kadar kreatinin dalam tubuh yang bisa meningkatkan performa otot dan juga fisik. 

Jika Anda mengalami masalah ginjal akibat kreatinin yang tinggi, sebaiknya hentikan konsumsi suplemen kreatin ini agar kreatinin tidak menumpuk dalam tubuh Anda.

  1. Perbanyak Konsumsi Makanan Berserat

Cara menurunkan kreatinin juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan berserat. Menurut penelitian, makanan berserat seperti buah dan sayur bisa menurunkan kadar kreatinin pada penderita penyakit ginjal kronis. 

Namun, sebenarnya masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat ini. Hanya saja, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran.

  1. Mengurangi Porsi Protein

Cara menurunkan kreatinin selanjutnya adalah dengan mengurangi jumlah konsumsi protein. Menurut penelitian, protein dalam jumlah berlebihan bisa meningkatkan kadar kreatinin dalam tubuh. Jika Anda mengkonsumsi daging merah dna makanan berprotein tinggi seperti produk susu misalnya, hal ini akan membuat kadar kreatinin dalam tubuh Anda menjadi meningkat.

  1. Mengurangi Natrium

Kadar kreatinin dalam tubuh bisa meningkat akibat mengonsumsi makanan yang kaya akan natrium sehingga membuat tekanan darah tinggi dan resistensi air. Agar ginjal Anda berfungsi dengan baik, mulailah untuk mengurangi makanan yang mengandung natrium.

  1. Konsumsi Tanaman Salvia

Tanaman salvia miltiorrhiza dipercaya oleh masyarakat Tiongkok bisa mengobati penyakit gagal ginjal dan juga menurunkan kadar kreatinin dalam tubuh. Akan tetapi, tanaman ini ketika dikonsumsi bisa menimbulkan berbagai efek samping seperti sakit perut hingga gatal-gatal.

  1. Konsumsi Teh Herbal

Kadar kreatinin yang tinggi bisa diturunkan dengan mengonsumsi teh herbal seperti dandelion, kamomil, hingga daun jelatang. Teh herbal ini berperan sebagai diuretik yang dapat membantu mengurangi kadar kreatinin yang dibuang melalui urine.

Selain menerapkan tips dan cara menurunkan kreatinin dalam tubuh, sebaiknya juga melakukan pemeriksaan darah ke dokter untuk mengetahui berapa kadar kreatinin dalam tubuh Anda.