Uncategorized

Jangan Diremehkan, Ini Tanda-Tanda Penyakit Jantung pada Wanita

Penyakit jantung bisa menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Umumnya, gejala penyakit jantung pada wanita sedikit berbeda dengan pria. Apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat, gejala ini bisa menimbulkan dampak yang berbahaya bagi kesehatan.

Banyak orang berpikiran bahwa penyakit jantung lebih sering terjadi pada pria, sehingga informasi mengenai gejala kondisi ini pun disesuaikan dengan gejala pada pria. Padahal, wanita juga memiliki resiko yang sama untuk terkena penyakit ini.

Kurangnya edukasi mengenai gejala pada wanita bisa semakin meningkatkan resiko kematian akibat penyakit jantung pada wanita.

Tanda-tanda penyakit jantung pada wanita

Gejala penyakit jantung umum juga akan dirasakan oleh wanita, sama dengan penderita pria. Gejala umum tersebut meliputi nyeri di area dada serta adanya sensasi tekanan di dada.

Akan tetapi, pada wanita, rasa nyeri ini akan terasa sedikit berbeda. Nyeri yang ditimbulkan lebih ringan dari nyeri pada penyakit jantung pria. Hal ini membuat sebagian penderita wanita tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit jantung.

Pada tahap awal, gejala yang akan dirasakan mungkin berupa:

  • Nyeri di area punggung, rahang, dan tenggorokan
  • Nyeri punggung bagian atas
  • Sesak napas dan kelelahan
  • Perubahan warna kulit menjadi keabu-abuan
  • Berkeringat

Gejala-gejaal awal mungkin akan dirasakan saat Anda sedang beristirahat atau saat sedang melakukan aktivitas sehari-hari.

Apabila kondisi penyakit jantung sudah memasuki tahap yang lebih serius, Anda akan merasakan beberapa gejala tambahan berupa:

  • Pembengkakan di area kaki, tangan, dan pergelangan kaki
  • Penambahan berat badan
  • Gangguan tidur
  • Jantung terasa berdebar-debar terus menerus
  • Batuk, pusing, dan berkeringat
  • Maag dan gangguan pencernaan
  • Gelisah
  • Mudah pingsan

Faktor resiko penyakit jantung pada wanita

Berbeda dengan pria, beberapa kondisi bisa memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan resiko penyakit jantung pada wanita. Faktor resikp penyakit jantung yang menyerang wanita antara lain:

  • Depresi

Depresi dan beberapa masalah kesehatan mental lainnya bisa meningkatkan resiko seorang wanita terkena penyakit jantung. Hal ini karena masalah mental memiliki pengaruh yang lebih besar pada perasaan wanita dibandingkan dengan pria.

Wanita yang mengalami depresi akan sulit menjalani pola hidup sehat dan mengikuti upaya pengobatan yang telah direkomendasikan oleh dokter.

  • Menopause

Setiap wanita pasti akan memasuki masa menopause, umumnya setelah melewati usia 45 tahun. Kadar hormon estrogen yang rendah setelah menopause dapat menimbulkan resiko penyakit yang lebih signifikan terhadap pembuluh darah yang lebih kecil.

Dalam beberapa kasus, menopause dini juga memiliki resiko yang lebih besar untuk terkena penyakit jantung.

  • Komplikasi kehamilan

Selama masa kehamilan, wanita rentan mengalami diabetes serta tekanan darah yang tinggi. Hal ini juga meningkatkan resiko jangka panjang wanita hamil terkena darah tinggi dan diabetes, bahkan setelah melahirkan.

Tekanan darah tinggi dan diabetes yang terjadi di tengah masa kehamilan dapat menyebabkan seorang wanita terkena penyakit jantung.

  • Tidak aktif

Menurut penelitian, sebagian besar wanita lebih tidak aktif secara fisik dibandingkan dengan pria. Pria lebih banyak menggunakan fisiknya untuk beraktivitas. Secara tidak langsung, ini juga bisa menjadi faktor utama penyebab penyakit jantung.

  • Kebiasaan merokok

Pada pria, kebiasaan merokok bisa menyebabkan penyakit jantung. Akan tetapi, resiko itu lebih tinggi pada wanita yang memiliki kebisaan merokok. Wanita yang merokok memiliki peluang lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung dibanding pria.

Penyakit jantung pada wanita dapat dihindari dengan mengenali faktor resikonya. Hindari hal-hal yang dapat meningkatkan peluang Anda terkena penyakit jantung dan cobalah untuk mengenali gejala yang berbeda dengan pria.