Kecantikan

Menyamarkan Bintik Hitam dengan Olay White Radiance

Bintik hitam pada wajah atau lazim disebut flek adalah kondisi yang mana terjadinya peningkatan produksi melanin di kulit. Peningkatan produksi pigmen yang menentukan warna kulit manusia tersebut biasanya sering terjadi selepas terpapar langsung oleh sinar matahari. Nah jika melanin pada kulit kian banyak, maka implikasinya adalah kulit wajah bisa menjadi gelap, termasuk menimbulkan flek. Dalam menyamarkan bintik hitam itu, olay white radiance bisa menjadi produk yang diandalkan. 

Kendati demikian, artikel ini tidak akan membahas secara khusus mengenai produk tersebut. Akan tetapi, bakal membahas lebih detail mengenai flek hitam itu sendiri. Sebab, penyebab-penyebab bintik hitam pada wajah dirasa perlu untuk kita ketahui karena akan menentukan langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

Dikutip dari berbagai sumber, bintik hitam pada wajah ini umumnya bisa dialami oleh siapa saja. Tentu karena penyebab utamanya lantaran terpapar sinar matahari, maka orang yang sering beraktivitas di luar ruangan jadi pihak yang paling rentan mengalami flek hitam. Akan tetapi, perlu kita ketahui, terdapat beberapa catatan yang menyebut bahwa ada indikasi lain juga yang bisa meningkatkan risiko munculnya bintik hitam.

Faktor lain yang dimaksud adalah memiliki kulit putih dan punya riwayat keluarga yang mengalami hal serupa. Untuk faktor yang terakhir itu, ini membuktikan bahwa risiko flek hitam pada wajah bisa lebih rentan menimpa seseorang dengan alasan genetik, meskipun bukan tak mungkin bisa juga diatasi dengan olay white radiance.

Meskipun terkadang kita tidak menyadari saat flek hitam muncul, tetapi sebetulnya ada beberapa gejala sebelum bintik hitam itu muncul. Adapun gejala yang dimaksud adalah warna. Sebagai informasi, meskipun disebut sebagai bintik hitam, warna sesungguhnya bukanlah hitam, seperti tahi lalat misalnya. Sebab warna yang sering muncul adalah kecoklatan atau merah nan pudar. 

Flek yang bisa disamarkan dengan olay white radiance ini juga memiliki gejala lain dari sisi bentuk. Ternyata, dari bentuknya memang terkesan tidak terlalu menonjol dalam artian tak terlalu jelas karena memang ukurannya yang kecil. Jika kita ingin mengetahui apakah ada flek di wajah atau tidak, saat bercermin sebaiknya di bawah penerangan lampu yang memadai agar penglihatan bisa lebih jelas untuk memudahkan pengecekan.

Lebih lanjut, meskipun bintik hitam ini bisa terjadi di area wajah mana saja, tetapi dalam gejalanya bisa lebih spesifik. Hal tersebut mengacu dari banyak kasus yang menunjukkan bahwa flek hitam kerap muncul di area hidung dan pipi. Akan tetapi, itu bukan berarti flek hitam tak bisa muncul di wilayah lain wajah, sebab bintik tersebut bisa juga menyebar ke area lainnya.

Dalam mencegah penyebaran atau menyamarkan flek hitam tersebut, olay white radiance bisa diandalkan. Akan tetapi, meskipun itu bisa dilakukan, kita juga perlu bertanya langsung kepada dokter terkait perihal penanganannya. Langkah tersebut perlu dilakukan apabila bintik pada wajah ini mengalami gejala tertentu.

Gejala yang dimaksud adalah terjadinya perubahan secara signifikan, baik dari sisi ukuran atau teksturnya. Jika bintik hitam di wajah anda mengalami hal seperti itu, maka anda disarankan untuk menemui dokter ahli terkait. Demikian disarankan, sebab bukan tidak mungkin flek hitam itu ternyata gejala dari penyakit kulit lainnya. 

Demikianlah penjelasan umum perihal flek hitam pada wajah. Tentu dari penjelasan di atas, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan guna menghindarinya. Salah satunya dengan tidak membiarkan wajah kita terpapar langsung sinar matahari jahat pada siang hari.

Akan tetapi, jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan kala siang hari, pastikan anda juga menggunakan topi agar paparan sinar matahari ke wajah bisa terhalau. Namun, apabila bintik hitam sudah muncul, kita bisa menggunakan produk olay white radiance untuk mengatasinya.

Kesehatan Kulit

Kenali Perbedaan Essence dan Serum dalam Urutan Skincare Rutin

Mungkin masih banyak orang yang bingung apa sih perbedaan essence dan serum? Lalu apa pula bedanya dengan toner? Mana yang harus dipakai duluan? Nah, semua pertanyaan tersebut akan kita bahas selengkapnya di artikel berikut ini ya.

Mengenal Apa Perbedaan Essence dan Serum

Dari segi tekstur dan fungsi, essence dan serum sebenarnya hampir mirip sehingga banyak yang bingung apa perbedaan keduanya. Secara umum, ada beberapa perbedaan essence dan serum yang perlu diketahui, yaitu:

1. Perbedaan dari sisi tekstur

Meskipun essence dan serum sama-sama berbahan dasar air, perbedaan serum dan essence bisa dilihat dari teksturnya yang berbeda. Serum wajah punya tekstur yang lebih kental dan tebal, sedangkan essence umumnya lebih ringan. 

Tekstur essence sendiri lebih kental dibanding toner, namun tidak sekental serum. Serum ini memang lebih kental dan padat karena mengandung konsentrasi bahan aktif yang lebih banyak dibandingkan essence. Sehingga penyerapan kandungannya lebih maksimal ke dalam kulit wajah.

2. Perbedaan fungsi

Fungsi essence dan serum wajah juga berbeda tentunya. Serum biasanya mengandung hyaluronic acid, ceramide, dan bahan aktif lain yang bisa mencegah radikal bebas dan peradangan. 

Selain itu, serum juga ada yang mengandung bahan aktif berupa antioksidan, antipenuaan, zat pencerah kulit, asam glikolat, peptida, hingga berbagai jenis vitamin seperti A dan E.

Berbeda dengan essence yang biasanya mengandung asam hialuronat, gliserin, hingga sejumlah vitamin yang fungsinya untuk mencerahkan, menghidrasi, dan menghaluskan kulit. Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kulit Anda. Essence juga bisa mencegah tanda penuaan dini hingga mengembalikan kelembapan kulit wajah.

3. Cara penggunaan

Selain tekstur dan fungsi, perbedaan essence dan serum juga bisa dilihat dari cara pakainya. 

Dalam rangkaian urutan penggunaan skincare, essence disarankan dipakai lebih dulu karena teksturnya yang lebih ringan dibandingkan serum. 

Kenali Tahapan Penggunaan Skincare yang Tepat

Agar tidak bingung lagi, yuk kenali tahapan urutan penggunaan skincare yang benar berikut ini.

  • Tahap cleansing

Pastikan bahwa wajah Anda bersih dengan menggunakan make up remover yang akan membantu mengangkat sisa kotoran dan makeup di wajah. 

Setelah itu, lanjut menggunakan sabun pembersih wajah. Penggunaan facial wash ini agar permukaan kulit dan pori-pori wajah Anda bersih sempurna. Sehingga siap menggunakan skincare setelahnya. 

1. Menggunakan toner

Setelah wajah benar-benar bersih, maka lanjut dengan penggunaan toner. Anda bisa memulai dengan exfoliating toner terlebih dahulu. Penggunaan exfoliating tiner ini cukup dilakukan beberapa kali seminggu saja untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Bisa juga dengan menggunakan scrub wajah.

Setelah itu, agar wajah tetap segar setelah di eksfoliasi, maka gunakan hydrating toner. Bisa langsung dituang ke telapak tangan atau tuang ke kapas terlebih dahulu baru aplikasikan ke wajah.

Tekstur hydrating toner ini ada yang cair mirip air, ada pula yang sedikit lebih kental. Anda bisa menggunakan jenis toner ini setiap hari.

2. Essence

Tahap selanjutnya adalah menggunakan essence atau booster. Produk ini memiliki fungsi untuk memberi nutrisi tambahan pada kulit wajah. 

Essence adalah produk yang berbahan dasar air namun tingkat konsentrasi bahan aktifnya lebih tinggi. Jika dibandingkan dengan toner, teksturnya sedikit lebih kental. Tapi tidak sekental serum wajah. 

Anda bisa langsung menuang essence ke telapak tangan, lalu aplikasikan ke wajah dengan ditepuk-tepuk pelan.

3. Serum wajah

Serum wajah merupakan produk dengan konsentrasi kandungan bahan aktif yang tinggi. Ada serum untuk melembapkan kulit wajah, hingga untuk mencerahkan kulit. Pilihlah sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

Anda cukup meneteskan beberapa tetes serum ke telapak tangan, lalu ratakan ke seluruh wajah Anda.

4. Moisturizer

Agar semua produk yang dipakai di wajah bisa ‘terkunci’, Anda bisa menggunakan pelembap atau moisturizer. Pilih pelembap yang sesuai dengan jenis Anda. 

Pelembap terdiri dari berbagai tekstur seperti gel, krim, losion, hingga berbentuk oil. Anda bisa mengoleskan moisturizer ke seluruh wajah sambil dipijat. Jangan lupa tepuk-tepuk ringan agar pelembap meresap sempurna. 

Sebenarnya tahapan penggunaan skincare ini bisa berbeda-beda pada masing-masing orang tergantung kebutuhannya. Di siang hari, Anda perlu menggunakan sunscreen setelah moisturizer. Sedangkan di malam hari tentu tak perlu menggunakannya. 

Setelah tahapan moisturizer, bisa dilanjutkan dengan face oil serta sheet mask atau sleeping mask.

Kesehatan Kulit

Hindari Kebiasaan Ini Ketika Menggunakan Sebamed Baby Bubble Bath

Pernahkah Anda menggunakan bubble bath ketika memandikan bayi Anda? Salah satu produk bubble bath yang bisa Anda jadikan pilihan adalah Sebamed Baby Bubble Bath.

Pada dasarnya, bubble bath memiliki fungsi yang sama seperti sabun mandi bayi pada umumnya. Bedanya, sabun jenis ini mampu menghasilkan bubble yang cenderung disukai oleh bayi. 

Ini membuat penggunaan bubble bath menghadirkan pengalaman mandi yang terasa lebih seru dan berbeda bagi bayi Anda. 

Kebiasaan memakai Sebamed Baby Bubble Bath yang harus dihindari

Meskipun sabun bubble bath dari Sebamed sudah dikhususkan untuk kulit bayi yang sensitif, pemakaian sabun ini juga bisa menimbulkan dampak negatif bila tidak dilakukan dengan cara yang tepat.

Sebagai orang tua, Anda harus memastikan bahwa Anda menghindari kebiasaan-kebiasaan berikut saat memandikan bayi: 

  • Tidak mengecek suhu air

Air mandi untuk bayi haruslah berupa campuran dari air dingin dan air panas yang menghasilkan air hangat. Sebelum memasukkan bayi ke dalam bak mandi, pastikan suhu air sudah sesuai dan aman untuk kulit bayi.

Suhu air yang terlalu dingin atau terpalu panas bisa membuat kulit bayi Anda teriritasi. Oleh sebab itu, selalu pastikan untuk mengecek suhu air mandi bayi Anda terlebih dahulu. 

  • Terlalu sering menggunakan sabun

Perlu diperhatikan, meskipun Sebamed Baby Bubble Bath aman untuk bayi Anda, tapi Anda tetap tidak dianjurkan untuk memakainya terlalu sering. Pemakaian sabun bayi yang berlebihan bisa memicu iritasi kulit.

Bayi berusia di bawah satu tahun hanya dianjurkan untuk mandi tiga kali saja dalam seminggu. Anda tidak harus selalu menggunakan sabun ketika memandikan bayi. Cukup memakai sabun hanya di area kulit bayi yang kotor dan berkeringat saja. 

Jika bayi tidak berkeringat, maka tidak apa-apa jika Anda memandikan bayi hanya menggunakan air tanpa mencampurkannya dengan sabun atau bubble bath

  • Meninggalkan bayi mandi seorang diri

Ini adalah kesalahan yang cukup fatal dan sangat harus dihindari. Jangan pernah meninggalkan bayi Anda untuk mandi seorang diri. Sebagai orang tua, Anda perlu terus memantau bayi Anda ketika sedang mandi. 

Supaya Anda tidak perlu meninggalkan bayi, siapkan segala benda yang diperlukan di lokasi yang dekat dengan tempat mandi bayi. Misalnya, jika akan menggunakan Sebamed Baby Bubble Bath, letakkan kemasan sabun itu dekat dengan jangkauan Anda. Sehingga, saat ingin menggunakannya, Anda bisa langsung meraih sabun itu tanpa meninggalkan bayi.

Mengapa perlu menggunakan Sebamed Baby Bubble Bath?

Ada beberapa alasan mengapa Anda perlu menggunakan sabun ini. Berikut beberapa alasan tersebut: 

  • Merupakan jenis sabun hypoallergenic

Sabun berjenis hypoallergenic adalah sabun yang tidak menimbulkan alergi. Sabun berjenis ini sangat baik untuk bayi, karena kulit bayi masih sangat sensitif dan rentan terhadap alergi. 

  • Menjaga kebersihan kulit bayi

Penggunaan sabun bisa membantu agar kulit bayi Anda tetap terjaga kebersihannya. Apabila bayi berkeringat dan terkena kotoran, pemakaian sabun seperti sabun Sebamed tentu bisa membantu agar kulit bayi Anda tetap tampak bersih. 

Anda bisa mendapatkan sabun ini secara bebas, tanpa perlu menggunakan resep dari dokter. Tapi, jika Anda ingin pemakaian Sebamed Baby Bubble Bath menjadi lebih maksimal, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu. Tanyakan pada dokter mengenai intensitas pemakaian sabun yang dianjurkan.

Uncategorized

Informasi Produk Avoskin Miraculous Refining Serum

Avoskin kali ini meluncurkan produk barunya yang bernama Avoskin Miraculous Refining Serum yang termasuk dalam rangkaian produk Avoskin Miraculous Series. Produk yang diluncurkan Avoskin kali ini lebih terfokus pada eksfoliasi kulit. Avoskin Miraculous Refining Serum sendiri merupakan produk chemical exfoliator yang berbentuk acid serum atau exfoliating serum. 

Exfoliating serum adalah produk chemical exfoliator berbentuk serum dan memiliki tekstur encer seperti toner, namun sedikit lebih kental. Seperti exfoliating toner, produk ini dilengkapi dengan kandungan acid (AHA dan/atau BHA), dalam jumlah yang cukup untuk membantu proses eksfoliasi atau pengikisan sel-sel kulit mati pada kulit. 

Exfoliating serum biasanya mencantumkan berapa banyak kandungan AHA dan BHA di dalamnya, serta menyertakan petunjuk pemakaian sebagai chemical exfoliator. Seperti Avoskin Miraculous Refining Serum ini, yang mencantumkan kandungan secara terperinci, yaitu 10% AHA dan 3% BHA, pada kemasan produk. 

Kulit membutuhkan eksfoliasi untuk membersihkan bakteri pada wajah dan membersihkan pori. Selain itu eksfoliasi juga berguna meregenerasi kulit sehingga mengurangi keriput dan mencegah adanya tanda penuaan pada wajah, mencerahkan dan meratakan warna kulit serta menyamarkan bekas jerawat dan flek hitam. 

Avoskin Miraculous Refining Serum memiliki kandungan yang sangat berkualitas dan bagus untuk kulit diantaranya:

  • 10% AHA dalam bentuk Glycolic Acid
  • 3% BHA atau Salicylic Acid
  • 2% Niacinamide (untuk mencerahkan dan anti aging)
  • Ceramide (memperbaiki skin barrier dan melembapkan kulit)
  • Aloe Vera (melembapkan dan menenangkan)
  • Raspberry Extract (mencerahkan)

Seperti toner-nya, Avoskin Miraculous Refining Serum ini juga diformulasikan alcohol-free, paraben-free, fragrance-free, dan sulfate-free. Produk eksfoliasi yang baik memang harus memenuhi syarat bebas dari penggunaan keempat bahan tersebut, untuk mencegah terjadinya iritasi. Karena kulit yang sudah dieksfoliasi pasti lebih sensitif.

Lalu apa manfaat kandungan AHA dan BHA pada serum ini?

AHA (alpha hydroxy acid) merupakan  exfoliant yang bagus untuk kulit kering karena menambah kadar air dalam kulit. AHA pada produk ini berfungsi sebagai exfoliating agent yang memiliki kemampuan untuk membantu pengelupasan sel kulit mati sehingga mempercepat regenerasi kulit. Cara kerja AHA ini adalah mengikis sel kulit mati di permukaan kulit, sehingga kulit lebih cerah, tidak kusam, dan noda hitam memudar. 

Sementara BHA mampu mempenetrasi kulit lebih dalam sehingga bisa membersihkan pori-pori secara maksimal, mengatasi minyak berlebih, komedo, dan juga jerawat. Selain itu BHA juga secara natural bisa menenangkan kulit sehingga bisa cocok untuk kulit yang sedang breakout atau meradang karena jerawat. Prosentase aman kandungan AHA pada suatu produk maksimal berada di angka 10% dan BHA yang aman 3%. Sehingga produk Avoskin Miraculous Refining Serum aman untuk digunakan. 

Dengan kandungan 3% Salicylic Acid, 2% Niacinamide, dan Ceramide, serum ini bagus juga untuk merawat kulit yang berjerawat. Jadi pemilik acne prone skin, tidak perlu takut untuk mencoba exfoliating serum ini. Selain Niacinamide, Avoskin Miraculous Refining Serum juga dilengkapi dengan kandungan Ceramide. Ceramide bagus untuk menjaga kulit tetap lembab, kenyal, dan menjaga kulit dari ancaman buruk bakteri.Avoskin Miraculous Refining Serum memiliki tekstur yang semi-semi gel-lotion dan sangat ringan. Sehingga saat diaplikasikan serum ini mudah meresap dan tidak meninggalkan sensasi lengket. Produk ini dikemas dalam botol kaca tebal berwarna gelap, dengan aplikator berbentuk pipet. Jadi sangat higienis dan mampu melindungi produk dari kerusakan akibat oksidasi dan cahaya matahari. Gunakan Avoskin Miraculous Refining Serum pada awal step skincare routine kamu agar kandungan dalam serum ini dapat bekerja dengan baik.

obat

Kelompok Orang yang Perlu Mewaspadai Obat Griseofulvin

Salah satu masalah kulit yang paling sering menyerang adalah infeksi jamur. Ada banyak sekali penyakit dari kelompok ini, sebut saja panu; kadas; hingga kurap. Memang masalah kulit ini tidak termasuk membahayakan, dampaknya mungkin hanya menyerang psikologis—karena malu dan tidak percaya diri—alih-alih dampak fisik. Untungnya, sudah banyak sekali obat untuk mengatasi masalah ini, termasuk Griseofulvin.

Griseofulvin adalah nama generik dari obat yang masuk ke dalam golongan antijamur. Di Indonesia, terdapat begitu banyak merek dagang yang tersebar di pasaran. Obat ini bisa digunakan untuk mengobati infeksi jamur pada kulit, rambut dan kuku jari atau kaki. Dalam mengatasi masalah seseorang, Griseofulvin bekerja dengan memberhentikan pertumbuhan jamur.

Ini tidak termasuk obat bebas. Artinya, seseorang harus memiliki resep dokter sebelum mengonsumsinya. Sebab senyawa aktif yang dikandungnya dapat memberikan efek tertentu pada sekelompok orang. Yakni Griseofulvin tidak disarankan digunakan untuk anak di bawah usia 2 tahun, karena manfaat dan keamanannya tidak diketahui. Selain itu, obat ini juga tidak boleh diberikan pada penderita gagal hati dan porfiria. 

Jika kelompok orang di atas mengonsumsi Griseofulvin, mereka terancam dengan beberapa risiko kesehatan. Penggunaan Griseofulvin dapat menimbulkan efek samping seperti gangguan fungsi hati, ruam kulit, urtikaria, dan eritema multiformis. 

Selain itu, sesorang juga bisa mengalami pusing, diare, sakit kepala, mual dan muntah, hingga insomnia. Lebih parahnya, meski jarang terjadi, seseorang juga dapat mengalami kebocoran protein ke dalam urine, penurunan jumlah sel darah putih, nyeri ulu hati, perdarahan saluran pencernaan, hingga sindrom Steven-Johnson.

Untuk itu amat penting untuk memberikan gambaran kondisi kesehatan Anda kepada dokter ketika pemeriksaan berlangsung. Selain itu, terbukalah kepada dokter Anda mengenai obat-obatan yang rutin dikonsumsi, termasuk suplemen dan obat herbal. Pasalnya, obat ini juga bisa berinteraksi dengan kelompok obat lain.

Penggunaan Griseofulvin dapat mengurangi efektivitas fenilbutazon dan obat antikoagulan. Sedangkan jika dikonsumsi bersama obat penenang akan mengurangi penyerapannya.  Efektivitas obat ini juga akan berkurang jika digunakan bersama obat daclatasvir, darunavir, gefitinib, dan nilotinib. Penggunaan Griseofulvin bersama pil KB juga akan mengurangi efektivitasnya. Selain itu, juga dapat mengakibatkan perdarahan.

Griseofulvin sebaiknya Anda konsumsi dengan mengikuti aturan pada label resep. Gunakanlah sesuai takaran dosis dan lama waktu penggunaan sesuai yang dianjurkan. Mengonsumsi Griseofulvin bentuk tablet, agar mudah ditelan, seseorang dapat menggerus tablet obat tersebut dan menaburkannya pada sesendok yoghurt. Cara minumnya langsung ditelan tanpa mengunyah. Jika masih ada sisa, jangan simpan campuran obat untuk digunakan lain kali.

Supaya gejala infeksi jamur yang diderita membaik, gunakan obat ini sampai habis. Memang obat ini membutuhkan waktu hingga beberapa minggu untuk menunjukkan khasiatnya. Malah dalam beberapa kasus infeksi tertentu, Griseofulvin  bahkan bisa baru menunjukkan hasil setelah dikonsumsi berbulan-bulan. Perlu Anda ingat bahwa Griseofulvin tidak mengobati infeksi bakteri, atau infeksi virus seperti flu.

Untuk penggunaan obat ini dalam jangka panjang, harus sering melakukan tes kesehatan di klinik dokter. Supaya obat bisa diserap lebih baik, sebaiknya konsumsi Griseofulvin bersama makanan yang mengandung lemak.

Penting juga untuk diingat bahwa seseorang harus tetap melanjutkan konsumsi obat meski kondisinya sudah berangsur membaik dalam beberapa hari. Karena penghentian konsumsi obat terlalu dini berisiko membuat jamur tumbuh kembali. Apabila kondisi Anda tidak membaik setelah mengonsumsi Griseofulvin selama jangka waktu yang ditetapkan, segera konsultasikan ke dokter. Termasuk ketika Anda mengalami reaksi alergi atau overdosis setelah mengonsumsi Griseofulvin, segeralah temui dokter.