Hidup Sehat, Rumah sakit, Tips

Dapatkan Promo Medical Check Up Jantung Hanya Di Sehatq!

Pemeriksaan jantung bukan hanya dianjurkan bagi orang yang sudah memiliki penyakit jantung. Orang yang sehat pun perlu memeriksakan jantung secara rutin. Tujuannya adalah untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya gangguan jantung, agar dapat ditangani secepat mungkin. Nah, jadi Anda bisa melakukan pemeriksaan jantung dengan memanfaatkan promo medical check up jantung yang tersedia di Cahayasaga Clinic melalui website atau aplikasi SehatQ. 

Promo medical check up jantung ini berlaku hingga 31 Desember 2021. Anda bisa mendapat potongan hingga 34%. Kesehatan jantung merupakan hal yang harus diperhatikan dengan baik. Menurut data yang dihimpun oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2016, ada sekitar 18 juta orang di seluruh dunia yang meninggal karena penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Sekitar 85% di antaranya disebabkan oleh serangan jantung dan stroke. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Sekitar 13% dari kasus kematian diduga disebabkan oleh penyakit jantung yang tidak tertangani. 

Oleh karena itu, memeriksakan kesehatan jantung sedini mungkin merupakan hal yang sangat penting, agar gangguan pada jantung dapat diketahui sejak awal. Dengan begitu, penanganannya pun bisa segera dilakukan. Kondisi jantung pada dasarnya dapat dinilai dengan serangkaian pemeriksaan, meliputi pemeriksaan fisik jantung, pemeriksaan tekanan darah, dan tes penunjang. Tes penunjang untuk pemeriksaan jantung antara lain seperti ini.

1. Uji latih jantung

Uji latih jantung bertujuan untuk menentukan apakah jantung masih mampu memompa darah dengan efisien ketika tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen, misalnya saat berolahraga atau menjalani aktivitas fisik yang berat. Tes ini juga dapat mendeteksi apakah muncul gejala tertentu, seperti nyeri dada, ketika tubuh menjalani aktivitas fisik atau olahraga. 

2. Tes kolesterol

Tes kolesterol dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium. Sebelum pemeriksaan, pasien biasanya diminta untuk berpuasa selama 8 hingga 12 jam. Jika Anda berusia lebih dari 20 tahun dan tidak menderita penyakit tertentu, Anda perlu memeriksakan kadar kolesterol setidaknya lima tahun sekali. Namun bila Anda memiliki riwayat diabetes, kolesterol tinggi, stroke, penyakit jantung, hipertensi, dan obesitas, lakukanlah pemeriksaan kolesterol rutin sesuai anjuran dokter.

3. Elektrokardiogram (EKG)

Prosedur ini bertujuan untuk memeriksa aktivitas listrik jantung. Kelainan pada aktivitas listrik jantung bisa menandakan adanya gangguan irama jantung atau aritmia. Selain itu, elektrokardiogram juga digunakan untuk mendeteksi kemungkinan adanya serangan jantung.

4. Ekokardiografi

Ekokardiografi adalah pemeriksaan untuk melihat kondisi otot dan katup jantung, menggunakan USG. Prosedur ini kerap digunakan untuk mendiagnosis endokarditis, kelainan katup jantung, dan penyakit jantung bawaan, serta untuk melihat apakah terdapat timbunan cairan di selaput pembungkus jantung.

5. Angiografi dan kateterisasi jantung

Pemeriksaan angiografi dan kateterisasi jantung sering kali perlu dilakukan jika dokter menduga adanya masalah pada otot, katup, atau pembuluh darah arteri di jantung. Selain untuk pemeriksaan, kateterisasi juga kerap digunakan sebagai prosedur penanganan, misalnya untuk menghancurkan sumbatan pada pembuluh darah jantung, melebarkan pembuluh darah yang tersumbat, atau memperbaiki katup jantung yang rusak.

6. CT scan jantung

CT scan jantung yang dikenal juga dengan nama coronary calcium scan adalah prosedur pemeriksaan jantung untuk mendeteksi plak (aterosklerosis) yang mungkin terdapat di pembuluh darah arteri jantung. Dengan mengetahui seberapa banyak plak di arteri, dokter dapat memprediksi gangguan apa yang akan muncul dan mempersiapkan penanganannya.

7. MRI jantung

Mesin MRI atau magnetic reasonance imaging menghasilkan gambar jantung secara detail, sehingga dokter dapat memeriksa kondisi jantung dengan lebih teliti. MRI digunakan jika terdapat dugaan adanya masalah pada ukuran jantung, ketebalan dan pergerakan otot jantung, serta pembuluh darah jantung.

Sebelum menjalani medical check up jantung, Anda perlu berkonsultasi dulu dengan dokter jantung. Selain menentukan jenis dan jadwal pemeriksaan jantung, dokter juga akan menganjurkan jenis makanan dan olahraga yang sesuai dengan kondisi Anda. Dengan adanya promo medical check up jantung tentunya akan sangat membantu Anda dalam menjaga dan memantau kesehatan jantung.