Kecantikan

Manfaat Salicylic Acid Serum dan Efek Sampingnya

Produk Salicylic Acid Serum kini mulai banyak beredar di pasaran. Kandungannya yang bermanfaat untuk mengatasi jerawat, komedo, serta menghilangkan sel-sel kulit mati membuat banyak orang menyukai produk ini.

Asam salisilat termasuk ke dalam golongan BHA sehingga mampu larut ke dalam minyak. Oleh sebab itu, kandungan ini juga mampu membersihkan wajah hingga ke pori-pori. Efeknya, wajah jadi lebih cerah, bersih, dan tidak kusam lagi.

Meskipun memiliki banyak manfaat untuk kulit wajah, namun penggunaan Salicylic Acid juga bisa menimbulkan efek samping yanv tidak baik untuk kulit wajah. Apalagi jika penggunaannya berlebihan. Bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, hingga kulit yang kering.

Berikut ini beberapa manfaat Salicylic Acid Serum untuk wajah serta efek sampingnya yang wajib kamu ketahui.

Mengatasi jerawat batu

Munculnya jerawat batu pada wajah memang mengganggu dan bikin kita jadi tak nyaman. Namun, tak perlu khawatir karena penggunaan Salicylic Acid Serum ini mampu menghilangkan jerawat batu dengan maksimal.

Asam salisilat bekerja sebagai anti-bakteri dengan cara mengangkat sumbatan keratin di kulit. Namun, hasil yang dirasakan setiap orang umumnya berbeda-beda.

Ada orang yang jerawat batunya mudah hilang dalam beberapa waktu, ada juga yang membutuhkan waktu agak lama. 

Membersihkan wajah hingga ke pori-pori

Kandungan di dalam Salicylic Acid juga efektif digunakan sebagai eksfoliator. Sehingga efektif membersihkan wajah dengan mengangkat sel-sel kulit mati. 

Selaik itu, Salicylic Acid juga mampu membersihkan kotoran wajah hingga ke dalam pori-pori terdalam. Hal ini membantu mengeluarkan komedo, baik blackheads atau pun whiteheads.

Dengan kemampuannya membersihkan wajah secara menyeluruh hingga ke pori-pori, wajah pun bisa jadi lebih cerah, bersih, dan tidak kusam lagi.

Mengurangi produksi minyak berlebih

Asam salisilat sendiri memiliki sifat yang mampu masuk ke dalam lapisan kulit berminyak, sehingga proses pembersihannya makin maksimal.

Hal ini membuat produksi minyak bisa ditekan, sehingga wajah jadi lebih bersih, cerah, dan sehat. 

Dengan mengontrol produksi minyak, wajah juga jadi terhindar dari sumbatan kotoran di pori-pori yang menyebabkan jerawat atau pun komedo. 

Adakah efek samping dari penggunaan Salicylic Acid?

Meskipun memiliki banyak manfaat, yakni mengatask jerawat, komedo, hingga mengangkat sel-sel kulit mati, namun penggunaan Salicylic Acid harus tetap berhati-hati. Apalagi jika kamu memiliki riwayat alergi terhadap produk ini. 

Salah satu efek samping yang paling sering terjadi adalah munculnya iritasi pada wajah. Selain itu, pada beberapa kasus juga ditemukan penggunaan Salicylic Acid bisa menyebabkam wakah jadi kering, memerah, hingga terkelupas. 

Untuk menghindari efek samping ini, sebaiknya gunakan Salicylic Acid dengan bijak dan tidak berlebihan. Usahakan gunakan produk Salicylic Acid bersama dengan skincare lainnya untuk mengurangi risiko iritasi atau kulit jadi kering.

Perlu digarisbawahi juga bahwa penggunaan produk dengan kandungan Salicylic Acid sebaiknya tidak digunakan bebarengan dengan produk yang mengandung retinol. Hal ini bisa memunculkan reaksi yang tidak baik untuk kulit.

Berikut ini beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk menggunakan produk dengan kandungan Salicylic Acid: 

  • Ibu hamil yang mengonsumsi obat pengencer darah
  • Seseorang yang memiliki alergi aspirin
  • Seseorang yang memiliki riwayat eksim

Agar aman dari iritasi, beberapa ahli menyarankan untuk memilih produk dengan kandungan Salicylic Acid sebesar 0,5-2%. 

Gunakan produk Salicylic Acid serum secukupnya saja sesuai dengan panduan. Biasanya yakni 1-2 kali dalam sehari dengan mengoleskannya pada bagian kulit yang bermasalah. 

Apabila khawatir iritasi, kamu bisa menggunakan produk ini dengan kandungan Salicylic Acid yang paling rendah. Jika sudah aman, kamu bisa menaikkan dosisnya secara perlahan. 

Apabila penggunaan malah membuat wajah jadi kering, gatal, dan tidak nyaman, sebaiknya hentikan segera penggunaan produk ini.